News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pertamax, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo: Apa Bedanya?

Pertamax, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo punya perbedaan RON dan keunggulan berbeda. Ketahui mana yang paling cocok untuk kendaraan Anda di sini. 
Rabu, 10 Juni 2026 - 14:06 WIB
Ilustrasi Pertamax
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / YouTube tvOneNews

tvOnenews.com - Pertamax adalah nama yang sudah tidak asing bagi pengguna kendaraan bermotor di Indonesia. Namun, tahukah Anda bahwa Pertamina kini memiliki tiga varian Pertamax dengan spesifikasi dan keunggulan yang berbeda? Ketiga varian Pertamax ini, yaitu Pertamax RON 92, Pertamax Green RON 95, dan Pertamax Turbo RON 98, dirancang untuk memenuhi kebutuhan mesin yang berbeda-beda.

Sebelum memilih bahan bakar, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan angka RON. RON atau Research Octane Number adalah angka yang menunjukkan kemampuan bahan bakar menahan tekanan sebelum terbakar sendiri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semakin tinggi angka RON, semakin baik bahan bakar menahan tekanan tinggi di dalam mesin, sehingga performa kendaraan pun lebih optimal.

Pertamax (RON 92): BBM Harian yang Andal

Pertamax adalah varian tertua di antara ketiganya. Bahan bakar ini pertama kali diluncurkan pada 10 Desember 1999 sebagai pengganti Premix 1994 dan Super TT 1998, karena kandungan MTBE pada bahan bakar lama dinilai berbahaya bagi lingkungan.

Pertamax dihasilkan melalui penambahan zat aditif dalam proses pengolahan di kilang minyak. Zat aditif ini bukan sekadar campuran biasa, karena Pertamina menggunakan teknologi bernama Pertatec Technology yang dirancang khusus untuk menjaga kebersihan mesin dari penumpukan karbon.

Pertamax direkomendasikan untuk kendaraan dengan rasio kompresi 9,1 hingga 10,1, terutama yang sudah menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI) dan catalytic converter. Sebagian besar kendaraan keluaran 2000-an ke atas masuk dalam kategori ini.

Ada tiga keunggulan utama Pertamax dibanding BBM dengan RON lebih rendah. Pertama, pemakaian bahan bakar yang lebih efisien karena pembakaran lebih sempurna. Kedua, mesin lebih bersih karena Pertatec Technology aktif membersihkan ruang bakar dari kotoran karbon. Ketiga, mesin lebih terlindungi dari penumpukan karbon yang dapat mengganggu kinerja jangka panjang.

Seperti yang dijelaskan laman Pertamina, "Pertamax merupakan BBM sehari-hari yang memberikan performa dengan perlindungan mesin terbaik."

Pertamax Green 95 (RON 95): Langkah Menuju Energi Terbarukan

Pertamax Green 95 adalah varian paling baru di antara ketiga produk ini. Diluncurkan pada 20 Juni 2023, Pertamax Green 95 hadir sebagai inovasi bahan bakar yang menggabungkan Pertamax dengan nabati etanol yang berasal dari tanaman tebu.

Ini bukan sekadar bahan bakar biasa. Pertamina menyebutnya sebagai "bahan bakar hasil dari pengembangan energi terbarukan berupa Bioetanol yang sudah teruji oleh WWFC (Worldwide Fuel Charter)." Kandungan bioetanol inilah yang membedakan Pertamax Green 95 secara fundamental dari Pertamax biasa.

Dengan RON 95, Pertamax Green 95 cocok untuk kendaraan generasi terbaru yang membutuhkan bahan bakar berkualitas lebih tinggi. Pertamina secara khusus merekomendasikannya untuk kendaraan mesin masa depan.

Pertamax Green 95 memiliki tiga keunggulan utama. Pertama, lebih ramah lingkungan karena kandungan bioetanol mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Kedua, akselerasi lebih baik berkat perpaduan RON 95 dengan campuran nabati etanol. Ketiga, telah teruji oleh LEMIGAS dan memenuhi Spesifikasi Worldwide Fuel Charter, sehingga kualitasnya terstandarisasi secara internasional.

Di luar performa, Pertamax Green 95 juga merupakan bagian dari misi besar Pertamina dalam mendukung transisi energi Indonesia. Produk ini dirancang untuk mengurangi emisi karbon sekaligus mewujudkan kemandirian energi nasional.

Pertamax Turbo (RON 98): Untuk Performa Maksimal

Pertamax Turbo adalah varian premium dengan RON tertinggi di antara ketiga produk ini. Perjalanannya cukup unik karena produk ini pertama kali diperkenalkan di Belgia pada 29 Juli 2016 sebagai bahan bakar resmi Lamborghini Supertrofeo European Series, sebelum akhirnya diluncurkan di Indonesia pada ajang GIIAS 2016.

Pertamax Turbo dikembangkan menggunakan formula khusus yang disebut Ignition Boost Formula (IBF) dengan angka oktan 98. Formula ini bukan sekadar peningkatan angka, karena IBF dirancang agar mesin lebih responsif dan performa kendaraan menjadi lebih sempurna secara keseluruhan.

Pertamax Turbo juga menjadi satu-satunya BBM di Indonesia yang memenuhi standar Euro 4. Standar ini mengharuskan kadar sulfur di bawah 50 ppm, yang berarti gas buang yang dihasilkan jauh lebih bersih dan ramah lingkungan dibanding BBM standar lainnya.

Seperti yang dijelaskan dalam laman Pertamina, "Pertamax Turbo adalah produk unggulan Pertamina dengan RON tertinggi 98 yang memenuhi kebutuhan kendaraan bermesin bensin dengan teknologi tinggi." Produk ini memang bukan untuk semua kendaraan, melainkan untuk mesin-mesin berteknologi tinggi yang dirancang mengekstrak performa optimal dari bahan bakar berkualitas premium.

Perbandingan Singkat Ketiganya

Dari sisi RON, Pertamax Turbo berada di posisi tertinggi dengan RON 98, diikuti Pertamax Green 95 dengan RON 95, dan Pertamax dengan RON 92. Semakin tinggi RON, semakin tinggi pula kemampuan bahan bakar menahan tekanan mesin.

Dari sisi inovasi, Pertamax Green 95 paling menonjol karena mengandung bioetanol dari tanaman tebu, satu-satunya di antara ketiganya yang menggunakan komponen energi terbarukan. Sementara itu, Pertamax Turbo unggul dalam hal teknologi pembakaran dengan formula IBF dan sertifikasi Euro 4.

Dari sisi penggunaan sehari-hari, Pertamax tetap menjadi pilihan paling umum untuk kendaraan modern berkompresi sedang. Pertamax Green 95 cocok bagi pengguna yang ingin berkontribusi pada pengurangan emisi tanpa mengorbankan performa. Pertamax Turbo adalah pilihan bagi pemilik kendaraan berperforma tinggi atau turbocharged yang membutuhkan bahan bakar terbaik.

Mana yang Tepat untuk Kendaraan Anda?

Memilih bahan bakar yang tepat bukan soal gengsi, melainkan soal kecocokan dengan spesifikasi mesin. Menggunakan BBM dengan RON terlalu rendah untuk mesin berkompresi tinggi dapat menyebabkan knocking atau ketukan mesin yang merusak komponen dalam jangka panjang.

Cara termudah untuk mengetahui BBM yang tepat adalah dengan melihat buku manual kendaraan atau stiker pada tutup tangki bensin. Pabrikan biasanya mencantumkan rekomendasi RON minimum untuk mesin mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang jelas, ketiga varian Pertamax ini hadir untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda, dari pengguna harian, pengemudi yang peduli lingkungan, hingga penggemar performa tinggi. Pertamina terus berinovasi agar pilihan bahan bakar di Indonesia semakin beragam dan semakin berkualitas.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sebut Komunikasi dengan Pelaku Usaha Internasional Berjalan Intensif

Prabowo Sebut Komunikasi dengan Pelaku Usaha Internasional Berjalan Intensif

Presiden Prabowo Subianto jelaskan arah kebijakan investasi pemerintah termasuk sikap pada modal asing
Ingin Rezeki Lancar dan Selamat saat Bekerja? Syekh Ali Jaber Ungkap 2 Amalan Sebelum Beraktivitas

Ingin Rezeki Lancar dan Selamat saat Bekerja? Syekh Ali Jaber Ungkap 2 Amalan Sebelum Beraktivitas

Ingin rezeki lancar dan selamat saat bekerja? Syekh Ali Jaber ungkap 2 amalan sebelum beraktivitas.
Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia Bakal Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia Bakal Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, jajarannya bakal ikut menggelar nonton bareng perhelatan Piala Dunia 2026. Nantinya, nobar gratis itu bakal diselenggarakan baik di tingkat Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia. 
Omar Artan, Wasit FIFA asal Somalia yang Diusir AS, Disambut Bak Pahlawan

Omar Artan, Wasit FIFA asal Somalia yang Diusir AS, Disambut Bak Pahlawan

Omar Abdulkadir Artan atau Omar Artan, 34 tahun, wasit Somalia yang diusir dari Amerika Serikat (AS) sehingga tidak bisa memimpin pertandingan Piala Dunia 2026 disambut bak pahlawan di negaranya.
Dudung Bongkar Dugaan Praktik Jual Beli Titik Dapur MBG: SK Bisa Jadi Jaminan Bank

Dudung Bongkar Dugaan Praktik Jual Beli Titik Dapur MBG: SK Bisa Jadi Jaminan Bank

Dudung Abdurachman mengungkap, dugaan praktik korupsi yang lebih luas dalam proyek pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gantikan Ahn Hye-jin yang Tersandung Kasus Hukum, Setter Muda GS Caltex Sukses Curi Perhatian di Turnamen Pramusim

Gantikan Ahn Hye-jin yang Tersandung Kasus Hukum, Setter Muda GS Caltex Sukses Curi Perhatian di Turnamen Pramusim

Nama setter yang membawa GS Caltex menjuarai Liga Voli Korea musim 2025/2026, Ahn Hye-jin, tengah menjadi sorotan usai dirinya terkena kasus hukum cukup serius.

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Reaksi Pengamat soal Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Mozambik, Blak-blakan Ngomong Begini terkait Garuda

Reaksi Pengamat soal Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Mozambik, Blak-blakan Ngomong Begini terkait Garuda

Pengamat sepak bola, Erwin Fitriansyah berbicara progres Timnas Indonesia di tangan pelatih John Herdman usai skuad Garuda tekuk Mozambik pada FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT