News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Kematian Pendiri Mango Terkuak? Putra Sang Miliarder Ditangkap, Dugaan Pembunuhan Guncang Spanyol

Kasus kematian pendiri Mango, Isak Andic, memasuki babak baru. Putranya, Jonathan Andic, ditangkap polisi setelah penyelidikan menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah
Kamis, 25 Juni 2026 - 02:42 WIB
Ilustrasi Misteri Kematian Pendiri Mango Terkuak? Putra Sang Miliarder Ditangkap, Dugaan Pembunuhan Guncang Spanyol
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kematian seorang miliarder biasanya selalu menyita perhatian publik. Namun ketika sosok yang meninggal adalah pendiri kerajaan fesyen ternama dan satu-satunya saksi utama merupakan anak kandungnya sendiri, perhatian dunia pun berubah menjadi rasa penasaran yang sulit dibendung.

Itulah yang kini terjadi di Spanyol. Hampir satu setengah tahun setelah kematian pendiri merek fesyen Mango, Isak Andic, kasus yang semula dianggap sebagai kecelakaan pendakian berubah menjadi penyelidikan dugaan pembunuhan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perkembangan terbaru tersebut mengguncang dunia bisnis Eropa sekaligus memicu spekulasi luas mengenai konflik keluarga, perebutan pengaruh, hingga motif ekonomi di balik tragedi itu.

Nama Jonathan Andic, putra sulung Isak, kini menjadi sorotan. Pria berusia 45 tahun itu sempat ditangkap dan diwajibkan membayar uang jaminan sebesar 1 juta euro atau sekitar Rp18 miliar sebelum dibebaskan sementara. 

Meski terus membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya, hakim penyidik menyatakan terdapat cukup indikasi untuk mengusut kemungkinan keterlibatannya dalam kematian sang ayah.

Dari Kecelakaan Pendakian Menjadi Dugaan Pembunuhan

Melansir dari berbagai sumber, peristiwa bermula pada 14 Desember 2024 ketika Isak Andic meninggal dunia saat mendaki di kawasan pegunungan Montserrat, utara Barcelona. 

Pendiri Mango yang saat itu berusia 71 tahun dilaporkan jatuh lebih dari 100 meter ke jurang ketika sedang melakukan perjalanan bersama Jonathan. Awalnya, aparat memperlakukan insiden tersebut sebagai kecelakaan tragis.

Jonathan kala itu menghubungi layanan darurat dan menjelaskan bahwa dirinya berjalan lebih dahulu. Ia mengaku mendengar suara bebatuan bergeser, kemudian berbalik dan melihat ayahnya telah terjatuh.

Namun seiring berjalannya waktu, penyidik menemukan sejumlah kejanggalan. Lokasi jatuhnya korban dinilai tidak sesuai dengan skenario terpeleset biasa. Jalur tersebut dikenal relatif aman dan kerap digunakan keluarga maupun rombongan pelajar. 

Selain itu, posisi tubuh korban dan pola luka yang ditemukan memunculkan pertanyaan baru. Hasil forensik bahkan menyebut tubuh Isak tampak seperti meluncur dengan posisi kaki terlebih dahulu, bukan akibat terjatuh secara alami.

Penyelidik juga menemukan kontradiksi dalam berbagai keterangan Jonathan. Dalam satu kesempatan ia mengaku berada cukup jauh di depan ayahnya, namun dalam kesempatan lain menyebut posisi keduanya berdekatan. 

Pernyataan mengenai aktivitas Isak sebelum jatuh pun berubah-ubah. Jonathan sempat mengatakan ayahnya sedang mengambil foto, tetapi telepon genggam korban justru ditemukan tersimpan di saku celana.

Tiga Kunjungan Mencurigakan dan Dugaan Motif Ekonomi

Salah satu temuan yang memperkuat kecurigaan penyidik adalah fakta bahwa Jonathan diketahui mengunjungi lokasi kejadian sebanyak tiga kali sebelum insiden terjadi, yakni pada 7, 8, dan 10 Desember 2024.

Hakim menilai kunjungan tersebut dapat diartikan sebagai bentuk "perencanaan dan studi lokasi". Dugaan ini menjadi salah satu alasan mengapa kasus yang sebelumnya ditutup kemudian dibuka kembali dan status Jonathan berubah dari saksi menjadi tersangka. ([Reuters][1])

Selain faktor lokasi, penyidik juga mendalami hubungan ayah dan anak tersebut. Isak Andic dikenal sebagai pengusaha sukses yang membangun Mango sejak 1984 hingga berkembang menjadi salah satu perusahaan fesyen terbesar di Eropa. 

Perusahaan itu mempekerjakan lebih dari 16.000 orang dan membukukan pendapatan sekitar 3,3 miliar euro sepanjang 2024.

Dalam penyelidikan terungkap adanya dugaan ketegangan terkait rencana Isak membentuk yayasan amal. Penyidik menilai langkah tersebut berpotensi memengaruhi pengelolaan kekayaan keluarga. Sejumlah pesan pribadi yang ditelusuri juga disebut menunjukkan adanya konflik emosional antara ayah dan anak.

Menurut hakim penyidik, Jonathan diduga melakukan "manipulasi emosional" terhadap ayahnya demi kepentingan ekonomi serta pernah menunjukkan perasaan kebencian dan dendam. Namun dugaan tersebut masih menjadi bagian dari proses pembuktian hukum yang terus berjalan.

Keluarga Membela, Pengacara Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

Meski penyelidikan terus berkembang, Jonathan Andic dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia menyebut tuduhan pembunuhan tersebut tidak berdasar dan menegaskan kematian ayahnya merupakan kecelakaan murni. 

Dukungan juga datang dari keluarga besar Andic. Dalam pernyataan resmi, keluarga menyatakan tidak ada bukti sah yang menunjukkan Jonathan terlibat dalam kematian Isak dan mereka tetap yakin proses hukum akan membuktikan ketidakbersalahannya.

Pengacara Jonathan, Cristóbal Martell, bahkan menyebut teori pembunuhan yang dibangun penyidik tidak masuk akal.

"Teori pembunuhan tidak masuk akal. Tetapi, yang terpenting, itu menyakitkan. Itu menstigmatisasi orang yang tidak bersalah," kata Martell melansir dari CBS News.

Kini kasus tersebut masih terus bergulir di pengadilan Spanyol. Jonathan telah dibebaskan dengan jaminan 1 juta euro, namun diwajibkan menyerahkan paspor, melapor secara berkala kepada pengadilan, dan tidak diperkenankan meninggalkan wilayah tertentu selama proses hukum berlangsung. ([Channels Television][5])

Apakah kematian Isak Andic benar-benar akibat kecelakaan saat mendaki, atau justru menyimpan skenario pembunuhan yang telah dirancang sebelumnya? Jawaban atas misteri yang mengguncang dunia bisnis dan fesyen Eropa ini masih menunggu putusan akhir pengadilan. 

Namun satu hal yang pasti, kasus tersebut telah berubah dari tragedi keluarga menjadi salah satu perkara kriminal paling menyita perhatian publik Spanyol dalam beberapa tahun terakhir. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dirut PT MMS Jadi Tersangka Kasus Dugaan Under Invoicing Ekspor Sawit, Langsung Ditahan

Dirut PT MMS Jadi Tersangka Kasus Dugaan Under Invoicing Ekspor Sawit, Langsung Ditahan

Dittipidter Bareskrim Polri menetapkan tersangka terhadap Direktur Utama PT Mitra Mentari Sentosa (MMS), Whu Zeng Xie, dalam kasus dugaan manipulasi data ekspor minyak turunan sawit melalui modus under invoicing.
Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Bareskrim Geledah 87 Kontainer di Tanjung Priok dan Sita 300 Dokumen

Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Bareskrim Geledah 87 Kontainer di Tanjung Priok dan Sita 300 Dokumen

Penyidikan dugaan manipulasi data ekspor produk turunan kelapa sawit memasuki babak baru.
Bareskrim Polri Bongkar Kontainer Terkait Dugaan Under Invoicing di Pelabuhan Tanjung Priok

Bareskrim Polri Bongkar Kontainer Terkait Dugaan Under Invoicing di Pelabuhan Tanjung Priok

pemeriksaan 87 kontainer milik PT Mitra Mentari Sentosa, dan sejumlah dokumen ini guna pembuktian dugaan pelanggaran dalam kegiatan ekspor yang saat ini tengah didalami oleh penyidik.
Korps Garda Revolusi Islam Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura

Korps Garda Revolusi Islam Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura

Sebuah kapal kargo berbendera Singapura di Selat Hormuz, diduga diserang oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran. Hal ini diungkap laporan The Wall Street Journal, Kamis, mengutip sejumlah pejabat dan pelaut AS.
Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Presiden ke-7 Joko Widodo memulai blusukan dan bertemu warga hari ini, Jumat (26/06/2026). Berangkat dari Bandara Adi Soemarno Solo menuju Lampung, dia nampak mengenakan topi dan kemeja berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Rupiah Melemah Hampir ke Rp 18.000 Meski Pemerintah Tebar Optimisme soal Pasokan Minyak & Ekonomi RI

Rupiah Melemah Hampir ke Rp 18.000 Meski Pemerintah Tebar Optimisme soal Pasokan Minyak & Ekonomi RI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup menguat pada perdagangan hari ini pada Jumat (26/6/2026).

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Disebutkan sebanyak 28 akses gerbang tol di Jakarta masuk dalam skema ganjil genap yang berlaku setiap hari kerja. Jadwalnya dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.
Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Kamis menolak klaim Amerika Serikat bahwa aset Teheran yang dibekukan dan telah dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian Amerika.
Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Ketua ARUKKI mengatakan gugatan tersebut diajukan sebagai bentuk kritik terhadap belum rampungnya penanganan perkara dugaan korupsi yang menjerat Firli Bahuri.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons ucapan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait TNI di Indonesia mengurusi sektor pertanian.
Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Gempa bumi dahsyat melanda Venezuela pada Kamis (25/6/2026) hingga dilaporkan menelan ratusan korban jiwa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT