News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

10 Raja Kartel Narkoba dengan Harta Terbesar dalam Sejarah, Nomor 1 Sulit Ditandingi

Daftar 10 gembong narkoba terkaya di dunia sepanjang sejarah. Dari Pablo Escobar hingga El Chapo, kekayaan mereka mencapai ratusan triliun rupiah dari bisnis narkoba internasional.
Jumat, 26 Juni 2026 - 00:26 WIB
ilustrasi 10 Raja Kartel Narkoba dengan Harta Terbesar dalam Sejarah, Nomor 1 Sulit Ditandingi
Sumber :

tvOnenews.com - Bisnis narkoba dikenal sebagai salah satu industri ilegal terbesar di dunia. Meski dilarang hampir di seluruh negara, peredaran narkotika tetap berlangsung karena tingginya permintaan pasar dan besarnya keuntungan yang bisa diraup para pelakunya.

Laporan berbagai lembaga internasional, termasuk United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), menunjukkan bahwa perdagangan narkoba global menghasilkan miliaran dolar setiap tahun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uang yang berputar dalam jaringan ini bahkan mampu menyamai pendapatan perusahaan multinasional hingga perekonomian negara kecil. 

Tak heran jika para bos kartel narkoba mampu membangun kerajaan bisnis bawah tanah dengan aset yang nilainya fantastis.

Namun menghitung kekayaan para gembong narkoba bukan perkara mudah. Berbeda dengan pengusaha legal yang memiliki laporan keuangan terbuka, aset para bandar narkoba tersebar dalam berbagai bentuk, mulai dari properti, perusahaan cangkang, rekening rahasia, hingga investasi ilegal di banyak negara. 

Karena itu, estimasi kekayaan mereka biasanya didasarkan pada hasil penyelidikan aparat, laporan intelijen, dan berbagai temuan hukum yang terungkap selama proses penangkapan.

Dilansir dari berbagai laporan penegak hukum internasional, berikut daftar 10 gembong narkoba terkaya di dunia yang pernah membangun imperium narkotika bernilai miliaran dolar.

Pablo Escobar Masih Menjadi Raja Kartel Terkaya Sepanjang Sejarah

Nama Pablo Escobar hampir selalu menjadi simbol kekuasaan dunia narkoba. Pendiri Kartel Medellin asal Kolombia ini disebut sebagai salah satu penjahat terkaya dalam sejarah modern.

Pada puncak kejayaannya di era 1980-an, Escobar diperkirakan mengendalikan sekitar 80 persen pasokan kokain yang masuk ke Amerika Serikat. Kartelnya disebut mampu menghasilkan lebih dari US$60 juta per hari dari perdagangan narkotika.

Kekayaan Pablo Escobar diperkirakan mencapai US$30 miliar atau sekitar Rp468,9 triliun. Angka tersebut menjadikannya pemuncak dalam daftar 10 gembong narkoba terkaya di dunia.

Kekuasaan Escobar berakhir pada Desember 1993 setelah ia tewas dalam operasi pengejaran aparat Kolombia.

Di posisi kedua terdapat Amado Carrillo Fuentes dari Meksiko yang memiliki kekayaan sekitar US$25 miliar atau Rp390,7 triliun. Ia dikenal dengan julukan "Lord of the Skies" karena mengoperasikan armada sekitar 27 pesawat Boeing 727 untuk mengangkut kokain ke Amerika Serikat.

Untuk menghindari penangkapan, Amado sempat menjalani operasi plastik guna mengubah identitasnya. Namun, ia meninggal saat prosedur operasi tersebut berlangsung.

Sementara itu, Dawood Ibrahim Kaskar menempati posisi berikutnya dengan estimasi kekayaan US$6,7 miliar atau Rp104,7 triliun. Bos sindikat D-Company yang berbasis di India ini tidak hanya terlibat dalam perdagangan narkoba, tetapi juga berbagai kejahatan terorganisasi lainnya seperti pemerasan, pencucian uang, hingga pembunuhan.

Kartel Medellin Mendominasi Daftar Bos Narkoba Terkaya

Kartel Medellin menjadi organisasi yang paling banyak melahirkan tokoh dalam daftar ini.

Tiga bersaudara Ochoa, yakni Jorge Luis Ochoa Vasquez, Juan David Ochoa Vasquez, dan Fabio Ochoa Vasquez, tercatat memiliki kekayaan gabungan sekitar US$6 miliar atau Rp93,7 triliun. Mereka merupakan salah satu pendiri Kartel Medellin bersama Pablo Escobar.

Di urutan berikutnya terdapat Khun Sa yang dikenal sebagai "Raja Opium" Asia Tenggara. Mantan pemimpin militer Shan tersebut membangun kerajaan heroin di kawasan Segitiga Emas yang mencakup Myanmar, Laos, dan Thailand. Kekayaannya diperkirakan mencapai US$5 miliar atau Rp78,1 triliun.

Jumlah yang sama juga dimiliki Jose Gonzalo Rodriguez Gacha, salah satu pendiri Kartel Medellin yang berperan besar dalam pembangunan jalur distribusi kokain serta laboratorium produksi narkotika di Kolombia.

Gacha dikenal sebagai sosok brutal yang terlibat dalam berbagai aksi kekerasan terhadap aparat, hakim, hingga pejabat pemerintah sebelum akhirnya tewas dalam operasi kepolisian pada 1989.

Gilberto dan Miguel Orejuela, pendiri Kartel Cali yang menjadi rival utama Kartel Medellin, menempati posisi berikutnya dengan estimasi kekayaan gabungan mencapai US$3 miliar atau sekitar Rp46,8 triliun.

Kartel Cali sempat menguasai sebagian besar perdagangan kokain dunia setelah runtuhnya Kartel Medellin. Namun, keduanya akhirnya ditangkap dan diekstradisi ke Amerika Serikat.

Dari Griselda Blanco hingga El Chapo yang Mengguncang Dunia

Carlos Lehder menjadi nama berikutnya dalam daftar ini dengan kekayaan sekitar US$2,7 miliar atau Rp42,2 triliun. Ia dikenal sebagai salah satu arsitek jalur penyelundupan kokain dari Kolombia menuju Amerika Serikat melalui Bahama.

Kemudian ada Griselda Blanco, sosok perempuan yang dijuluki "Black Widow" atau "Godmother of Cocaine". Ia menjadi salah satu wanita paling berpengaruh dalam sejarah perdagangan narkoba internasional.

Pada masa kejayaannya, operasi yang dijalankan Griselda di Amerika Serikat disebut mampu menghasilkan sekitar US$80 juta per bulan. Kekayaannya diperkirakan mencapai US$2 miliar atau Rp31,2 triliun.

Nama terakhir dalam daftar ini adalah Joaquín "El Chapo" Guzman Loera, mantan pemimpin Kartel Sinaloa asal Meksiko yang sangat terkenal karena beberapa kali berhasil melarikan diri dari penjara berkeamanan tinggi.

Kartel Sinaloa menjadi salah satu organisasi narkoba terbesar di dunia yang mendistribusikan kokain, metamfetamin, heroin, dan ekstasi ke berbagai negara, terutama Amerika Serikat.

Kekayaan El Chapo diperkirakan mencapai US$1 miliar atau sekitar Rp15,5 triliun. Setelah bertahun-tahun menjadi buronan internasional, ia akhirnya diekstradisi ke Amerika Serikat pada 2017 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Berikut daftar 10 gembong narkoba terkaya di dunia berdasarkan estimasi kekayaan mereka:

1. Pablo Escobar – US$30 miliar
2. Amado Carrillo Fuentes – US$25 miliar
3. Dawood Ibrahim Kaskar – US$6,7 miliar
4. Ochoa Bersaudara – US$6 miliar
5. Khun Sa – US$5 miliar
6. Jose Gonzalo Rodriguez Gacha – US$5 miliar
7. Gilberto dan Miguel Orejuela – US$3 miliar
8. Carlos Lehder – US$2,7 miliar
9. Griselda Blanco – US$2 miliar
10. Joaquín "El Chapo" Guzman Loera – US$1 miliar

Meski memiliki kekayaan yang luar biasa besar, hampir seluruh tokoh dalam daftar tersebut berakhir tragis. 

Sebagian tewas dalam operasi penegakan hukum, sebagian lainnya mendekam di balik jeruji besi. Kisah mereka menjadi bukti bahwa kekayaan yang dibangun dari bisnis ilegal pada akhirnya membawa konsekuensi besar, baik bagi pelaku maupun masyarakat yang menjadi korban peredaran narkoba. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Crash, Marc Marquez Rebut Pole Position MotoGP Australia dengan Unggul 1,4 Detik dari Adik Sendiri

Sempat Crash, Marc Marquez Rebut Pole Position MotoGP Australia dengan Unggul 1,4 Detik dari Adik Sendiri

Walau sempat terjatuh, Marc Marquez mencatat waktu 1 menit 34,203 detik dan unggul hingga 1,494 detik dari adiknya, Alex Marquez, yang menempati posisi kedua.
Fakta Baru Eks Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung: Sosok Ini Dimintai Keterangan dan Golok Diamankan

Fakta Baru Eks Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung: Sosok Ini Dimintai Keterangan dan Golok Diamankan

Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra mengungkap fakta baru terkait peristiwa eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur. Pihaknya sudah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk saksi yang mengetahui perselisihan terkait pekerjaan renovasi rumah tersebut.
AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC akan menggeser Piala Asia sebagai ajang empat tahunan ini ke 2032 dari yang seharusnya digelar 2031. 
Teks Khutbah Jumat Tema Sumpah Pemuda 2026: Menjaga Persatuan dan Ukhuwah Islamiyah

Teks Khutbah Jumat Tema Sumpah Pemuda 2026: Menjaga Persatuan dan Ukhuwah Islamiyah

Berikut teks khutbah Jumat tema Hari Sumpah Pemuda 2026 berjudul "Menjaga Persatuan dan Akhuwah Islamiyah" yang bisa dijadikan sebagai referensi khatib shalat Jumat.
Selisih 1 Detik, Marc Marquez Menggila di FP2 MotoGP Australia 2026

Selisih 1 Detik, Marc Marquez Menggila di FP2 MotoGP Australia 2026

Hujan deras di Sirkuit Phillip Island sebelum FP2 Sabtu (24/10/2026) tak menghalangi dominasi Marc Marquez yang finis tercepat dengan selisih satu detik saja. 
Status Keanggotaan Oknum Dokter di Bandung yang Diduga Rudapaksa Anak Kandung Terang Benderang, Ini Kata IDI

Status Keanggotaan Oknum Dokter di Bandung yang Diduga Rudapaksa Anak Kandung Terang Benderang, Ini Kata IDI

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengungkap status keanggotaan IS, oknum dokter yang diduga melakukan pencabulan dan pemerkosaan anak kandung di Kota Bandung.

Trending

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tim para atletik Indonesia mendapatkan torehan impresif berupa 22 medali dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu. Hasil ini bahkan membawa Tim Indonesia ke peringkat ke delapan klasemen Asian Para Games 2026 per Jumat (23/10/2026). 
Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Timnas Indonesia kembali berpeluang menambah pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Kali ini, seorang bek yang tampil di kasta tertinggi ingin bela Garuda.
Kebakaran Lahan dan Hutan Landa Kawasan Seluas 31,68 Hektare di Kolaka, Upaya Pemadaman Masih Dilakukan

Kebakaran Lahan dan Hutan Landa Kawasan Seluas 31,68 Hektare di Kolaka, Upaya Pemadaman Masih Dilakukan

Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) melanda wilayah seluas 31,68 hectare yang berada dalam Kawasan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Vale Indonesia di Puulemo dan Baula
Sosok Koki Narkoba 1,2 Ton di Aceh Ternyata Ahli Kimia

Sosok Koki Narkoba 1,2 Ton di Aceh Ternyata Ahli Kimia

Polri berhasil membongkar pengoperasian laboratorium rahasia pembuat narkoba sabu-sabu berskala raksasa di kawasan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh. Dimana
Alef Sindir Tesla Usai Pamer Mobil Terbang, Klaim Sudah 11 Tahun Kembangkan Teknologi Ini

Alef Sindir Tesla Usai Pamer Mobil Terbang, Klaim Sudah 11 Tahun Kembangkan Teknologi Ini

Alef Aeronautics menyindir Tesla setelah Roadster memamerkan kemampuan melayang di udara. Simak perbedaan teknologi mobil terbang Alef Model A dan Tesla.
Viral! Nathalie Holscher Kena Omel Sule dan Aripat setelah Prank Adzam Lewat Jasa Konten Kreator Polisi Anak

Viral! Nathalie Holscher Kena Omel Sule dan Aripat setelah Prank Adzam Lewat Jasa Konten Kreator Polisi Anak

Artis Nathalie Holscher dimarahi oleh mantan suaminya, Sule dan suaminya, Aripat akibat viral menakuti anaknya, Adzam dengan jasa unik TikToker polisi anak 84.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT