News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Mbah Slamet? Kisah Keji Sang Dukun Pengganda Uang Banjarnegara yang Tega Kubur 12 Korbannya

Terungkapnya kasus pembunuhan berantai Mbah Slamet di Banjarnegara mengungkap kisah tragis 12 korban dukun pengganda uang. Simak kronologi, modus, hingga pengakuan pelaku.
Kamis, 2 Juli 2026 - 17:12 WIB
Masih Ingat Mbah Slamet Kisah Keji Sang Dukun Pengganda Uang Banjarnegara yang Tega Kubur 12 Korbannya
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

tvOnenews.com - Janji menggandakan uang dalam waktu singkat telah lama menjadi salah satu modus penipuan yang memanfaatkan harapan dan kesulitan ekonomi korbannya. 

Di balik iming-iming kekayaan instan, tidak sedikit orang rela menyerahkan tabungan, aset, bahkan meminjam uang demi mengikuti ritual yang diyakini dapat melipatgandakan harta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, praktik semacam itu hampir selalu berakhir dengan penipuan, bahkan dalam beberapa kasus berubah menjadi tindak kejahatan yang jauh lebih mengerikan.

Salah satu kasus paling menyita perhatian publik terjadi di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Seorang pria bernama Tohari alias Slamet, yang dikenal masyarakat sebagai dukun pengganda uang atau Mbah Slamet, ternyata menjalankan aksi keji di balik ritual yang ia tawarkan kepada para korbannya.

Mereka yang datang dengan harapan memperoleh kekayaan justru kehilangan nyawa dan dikuburkan secara diam-diam di lahan milik pelaku.

Kasus yang terbongkar pada 2023 itu menjadi salah satu perkara pembunuhan berantai terbesar di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. 

Hingga proses penyelidikan berlangsung, polisi menemukan sedikitnya 12 jenazah yang diduga menjadi korban Mbah Slamet. 

Temuan tersebut sekaligus mengungkap bagaimana pelaku memanfaatkan kepercayaan korban untuk melancarkan aksi pembunuhan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Dukun pengganda uang Slamet Tohari saat dihadirkan di TKP, Selasa (4/4/2023)
Dukun pengganda uang Slamet Tohari saat dihadirkan di TKP, Selasa (4/4/2023)
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Korban Terus Bertambah, Polisi Temukan 12 Jenazah

Kapolres Banjarnegara saat itu, AKBP Hendri Yulianto, mengungkapkan jumlah korban pembunuhan yang dilakukan Tohari alias Mbah Slamet terus bertambah seiring proses penggalian di area perkebunan milik pelaku di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa.

"Dengan bertambahnya dua korban ini, maka total jasad korban pembunuhan dari dukun pengganda uang ini mencapai 12 orang. Jumlah tersebut terdiri dari satu korban ditemukan pada awal terbongkarnya kasus, sembilan korban pada Senin (3/4/2023), dan hari ini dua korban lagi ditemukan," kata Hendri dalam konferensi pers di lokasi penemuan jenazah, Selasa (4/4/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat konferensi pers berlangsung, Tohari turut dihadirkan untuk membantu polisi mengingat lokasi penguburan para korban. Namun, pelaku mengaku kesulitan mengingat identitas maupun titik pemakaman sebagian besar korban.

Kapolres meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar mengenai jumlah korban karena proses penyelidikan masih terus berlangsung.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Karya dari Berbagai Daerah Ikut Kompetisi, Kopi Lokal Masuk Ruang Promosi Digital

Ratusan Karya dari Berbagai Daerah Ikut Kompetisi, Kopi Lokal Masuk Ruang Promosi Digital

Upaya mengenalkan kopi lokal kini ikut memanfaatkan media sosial untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Hal itu terlihat dari kompetisi video bertajuk “Bondowoso Republik Kopi” yang hingga 1 Oktober 2026 telah menerima ratusan karya dari peserta berbagai daerah.
Bermodus Pesan Nasi Kotak, Pria Gondol Dua Ponsel Karyawan Resto di Probolinggo

Bermodus Pesan Nasi Kotak, Pria Gondol Dua Ponsel Karyawan Resto di Probolinggo

Seorang pria terekam CCTV mencuri dua unit ponsel milik karyawan sebuah resto di Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Sabtu (3/6/2026)
Soal 12 Orang Terluka di Stasiun Duri, KAI Commuter Ungkap Temuan: Ada Gangguan Sistem Penggerak

Soal 12 Orang Terluka di Stasiun Duri, KAI Commuter Ungkap Temuan: Ada Gangguan Sistem Penggerak

KAI Commuter buka suara soal 12 orang terluka imbas gangguan eskalator di Stasiun Duri pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 07.45 WIB.
Kolaps Usai Kena Bogem Vicky Prasetyo, Dede Sunandar Akui 'Bandel' Tak Pakai Pelindung Kepala saat Tinju

Kolaps Usai Kena Bogem Vicky Prasetyo, Dede Sunandar Akui 'Bandel' Tak Pakai Pelindung Kepala saat Tinju

Setelah kolaps akibat kena bogem Vicky Prasetyo, komedian Dede Sunandar mengakui agak 'bandel' karena tak pakai alat pelindung kepala saat bertanding tinju.
Usai Pernyataan Billy Syahputra, Arya Wedakarna: Artis Datang ke Bali Layani Biasa Saja

Usai Pernyataan Billy Syahputra, Arya Wedakarna: Artis Datang ke Bali Layani Biasa Saja

Usai pernyataan dari Billy Syahputra, Arya Wedakarna kembali beri tanggapan: Artis datang ke Bali layani biasa saja.
KAI Mohon Maaf Eskalator yang Bermasalah di Stasiun Duri dalam Perbaikan, Penumpang Diarahkan pakai Jalur Tangga atau Lift

KAI Mohon Maaf Eskalator yang Bermasalah di Stasiun Duri dalam Perbaikan, Penumpang Diarahkan pakai Jalur Tangga atau Lift

Kabar terbaru soal belasan penumpang di Stasiun Duri mengalami luka-luka dikatakan sisa 2 masih dalam perawatan. Sementara penumpang pakai jalur tangga dan lift

Trending

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda menyoroti performa Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia di laga kontra Bangladesh. Sang striker berusia 19 tahun mencetak pancagol alias lima gol di laga itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT