GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Mbah Slamet? Kisah Keji Sang Dukun Pengganda Uang Banjarnegara yang Tega Kubur 12 Korbannya

Terungkapnya kasus pembunuhan berantai Mbah Slamet di Banjarnegara mengungkap kisah tragis 12 korban dukun pengganda uang. Simak kronologi, modus, hingga pengakuan pelaku.
Kamis, 2 Juli 2026 - 17:12 WIB
Masih Ingat Mbah Slamet Kisah Keji Sang Dukun Pengganda Uang Banjarnegara yang Tega Kubur 12 Korbannya
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Kapolres Banjarnegara menjelaskan ritual biasanya dimulai sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah berbincang beberapa saat, korban diberi minuman yang telah dicampur obat penenang dan potasium sianida.

Hanya dalam hitungan menit, korban kehilangan kesadaran dan meninggal dunia. Setelah memastikan korbannya tewas, Tohari menggali lubang sendiri lalu menguburkan jenazah di sekitar kebun miliknya. Beberapa liang bahkan diketahui berisi dua jenazah sekaligus, termasuk pasangan suami istri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi menyebut aksi tersebut telah dilakukan pelaku sejak 2020. Dalam menjalankan modusnya, Tohari mengaku melakukan pembunuhan seorang diri.

Meski demikian, penyidik juga menetapkan seorang pria berinisial BS sebagai tersangka. Perannya bukan sebagai eksekutor, melainkan memperkenalkan korban kepada Tohari melalui promosi di media sosial dan meyakinkan calon korban bahwa pelaku memiliki kemampuan menggandakan uang. 

Sebagai imbalan, BS disebut menerima bayaran antara Rp5 juta hingga Rp10 juta apabila berhasil membawa korban.

Atas perbuatannya, Tohari dijerat dengan pasal berlapis terkait pembunuhan berencana dan penggelapan dengan ancaman hukuman mati. Sementara BS diproses hukum karena diduga turut serta dalam tindak pidana tersebut.

Sidang pertama kasus pembunuhan berantai dukun pengganda uang Slamet Tohari di Pengadilan Negeri Banjarnegara.
Sidang pertama kasus pembunuhan berantai dukun pengganda uang Slamet Tohari di Pengadilan Negeri Banjarnegara.
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Di sisi lain, istri pelaku, Seneh, mengaku tidak mengetahui aktivitas yang dilakukan suaminya. Ia hanya mengetahui banyak tamu datang menemui Tohari sebelum masuk ke sebuah ruangan kecil yang dilarang dimasukinya.

"Saya kurang tahu. Kalau di rumah biasa saja. Banyak tamu berkunjung. Saya hanya membuatkan minuman," ujar Seneh.

Dalam penyelidikan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk uang palsu pecahan Rp100 ribu. Terungkap pula bahwa Tohari merupakan mantan narapidana kasus uang palsu di Pekalongan pada 2019.

Kasus Mbah Slamet menjadi pelajaran penting bahwa tawaran penggandaan uang maupun pesugihan yang menjanjikan keuntungan tidak masuk akal sering kali berujung pada penipuan, bahkan kejahatan yang mengancam nyawa. 

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap modus serupa dan segera melapor kepada aparat apabila menemukan praktik yang mencurigakan agar tidak muncul korban berikutnya. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota menangkap seorang mahasiswa berinisial SK (26) atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya AVG (25). 
KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK menahan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus, Muhammad Haniv (HNV) terkait kasus dugaan gratifikasi. 
Semarak Kemerdekaan! Reog Ponorogo, Tari Topeng Kolosal Hingga Aksi Solidaritas Gempa NTT Jadi Sorotan

Semarak Kemerdekaan! Reog Ponorogo, Tari Topeng Kolosal Hingga Aksi Solidaritas Gempa NTT Jadi Sorotan

Semangat kemerdekaan juga diwujudkan lewat pertunjukan seni, pemberdayaan masyarakat, hingga aksi solidaritas untuk korban bencana gempa NTT.
Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Malaysia menemani salah satu tim dari Timnas Indonesia Putri U-16, Garuda Pertiwi ke babak semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah melibas Arab Saudi. 
Lima Atlet Panjat Tebing Jadi Korban Kekerasan Seksual Pelatih, Terjadi dari Tahun 2022-2025 hingga Manfaatkan Relasi Kuasa

Lima Atlet Panjat Tebing Jadi Korban Kekerasan Seksual Pelatih, Terjadi dari Tahun 2022-2025 hingga Manfaatkan Relasi Kuasa

Lima atlet panjat tebing putri menjadi korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang dilakukan oknum pelatih.
Klasemen Akhir Srikandi Merdeka Cup 2026, Wakil Timnas Indonesia Putri U-16 Tak Terkalahkan

Klasemen Akhir Srikandi Merdeka Cup 2026, Wakil Timnas Indonesia Putri U-16 Tak Terkalahkan

Seluruh rangkaian babak penyisihan grup Srikandi Merdeka Cup 2026 telah selesai dilaksanakan dengan ditutup oleh kemenangan Putri Nusantara atas Yordania di Lapangan Supersoccer Arena, Kediri, Rabu (19/8/2026). 

Trending

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Ketua Umum FGI Ita Yuliati mengatakan kedua atlet tersebut berhak tampil setelah melewati persyaratan kualifikasi pada kejuaraan tingkat Asia
Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Malaysia menemani salah satu tim dari Timnas Indonesia Putri U-16, Garuda Pertiwi ke babak semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah melibas Arab Saudi. 
KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK menahan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus, Muhammad Haniv (HNV) terkait kasus dugaan gratifikasi. 
Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota menangkap seorang mahasiswa berinisial SK (26) atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya AVG (25). 
Semarak Kemerdekaan! Reog Ponorogo, Tari Topeng Kolosal Hingga Aksi Solidaritas Gempa NTT Jadi Sorotan

Semarak Kemerdekaan! Reog Ponorogo, Tari Topeng Kolosal Hingga Aksi Solidaritas Gempa NTT Jadi Sorotan

Semangat kemerdekaan juga diwujudkan lewat pertunjukan seni, pemberdayaan masyarakat, hingga aksi solidaritas untuk korban bencana gempa NTT.
Lima Atlet Panjat Tebing Jadi Korban Kekerasan Seksual Pelatih, Terjadi dari Tahun 2022-2025 hingga Manfaatkan Relasi Kuasa

Lima Atlet Panjat Tebing Jadi Korban Kekerasan Seksual Pelatih, Terjadi dari Tahun 2022-2025 hingga Manfaatkan Relasi Kuasa

Lima atlet panjat tebing putri menjadi korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang dilakukan oknum pelatih.
Klasemen Akhir Srikandi Merdeka Cup 2026, Wakil Timnas Indonesia Putri U-16 Tak Terkalahkan

Klasemen Akhir Srikandi Merdeka Cup 2026, Wakil Timnas Indonesia Putri U-16 Tak Terkalahkan

Seluruh rangkaian babak penyisihan grup Srikandi Merdeka Cup 2026 telah selesai dilaksanakan dengan ditutup oleh kemenangan Putri Nusantara atas Yordania di Lapangan Supersoccer Arena, Kediri, Rabu (19/8/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT