News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekap Kasus Perundungan PPDS Sepanjang 2026, dari Unsri hingga Unsrat

Rekap kasus perundungan Dokter PPDS sepanjang 2026 dari Unsri hingga Unsrat, termasuk dugaan pesan terakhir Adrian Rantung yang viral sebelum meninggal dunia.
Selasa, 7 Juli 2026 - 17:11 WIB
Ilustrasi - Bullying terhadap dokter
Sumber :
  • Gettyimages/freepik

tvOnenews.com - Kasus perundungan terhadap Dokter PPDS kembali menyita perhatian publik sepanjang 2026. Dua kasus paling menonjol datang dari Unsri di Palembang dan Unsrat di Manado, tempat dr. Adrian Rantung diduga meninggalkan pesan terakhir sebelum wafat.

1. Kasus PPDS Ilmu Kesehatan Mata Unsri di RSMH Palembang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus pertama mencuat dari PPDS Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) di RSUP Mohammad Hoesin, Palembang. Praktik perundungan di lingkungan ini terungkap sejak awal 2026 dan sempat menjadi perbincangan luas di media sosial.

Dalam kasus ini, peserta didik junior berinisial OA diduga diwajibkan menyetorkan uang hingga Rp15 juta per bulan kepada bendahara senior. Uang tersebut digunakan untuk membiayai gaya hidup mewah, kebutuhan makan, hingga keperluan pribadi para senior.

Tekanan yang dialami korban bahkan disebut sempat mendorongnya melakukan upaya bunuh diri sebelum akhirnya memilih mengundurkan diri dari pendidikan spesialis tersebut. Kabar ini menyebar cepat dan mendapat kecaman dari berbagai kalangan.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, membenarkan temuan investigasi tim yang mengungkap praktik perundungan berupa permintaan pembayaran atau pungutan liar yang dilakukan peserta PPDS Ilmu Kesehatan Mata terhadap juniornya.

Sebagai sanksi, Kemenkes menjatuhkan penundaan kelulusan bagi para pelaku perundungan di kasus Unsri. Penyelenggaraan PPDS tersebut juga dihentikan sementara sampai evaluasi menyeluruh yang mencakup 19 poin perbaikan benar-benar dipenuhi oleh pihak kampus dan rumah sakit.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto turut menanggapi kasus ini dengan menyatakan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan rektor Unsri untuk memastikan pelanggaran ditindak tegas oleh pihak kampus.

2. Kasus PPDS Anestesiologi Unsrat di RSUP Kandou Manado

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus kedua terjadi di lingkungan PPDS Anestesiologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado. Pada Juli 2026, dr. Adrian Rantung dari Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dikabarkan meninggal dunia, diduga akibat tekanan berat dan perundungan selama masa pendidikannya.

Sebelum kejadian tersebut, Adrian diduga sempat mengunggah pesan terakhir yang kini menjadi bagian penting dari proses investigasi. Pesan itu diyakini menggambarkan beban psikologis yang ia rasakan selama menjalani pendidikan spesialis anestesiologi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

vivo X500 Ultra dikabarkan membawa kamera telefoto 200MP, sedangkan vivo X500s menguji sensor selfie 68MP berbentuk persegi. Simak bocoran spesifikasinya.
Adik Pemain Timnas Indonesia Dipanggil Jerman untuk Kualifikasi Euro 2027, John Herdman Kecolongan?

Adik Pemain Timnas Indonesia Dipanggil Jerman untuk Kualifikasi Euro 2027, John Herdman Kecolongan?

Said Aalim Brkic, pemain keturunan Indonesia, kembali masuk skuad Jerman U-17 untuk kualifikasi Euro 2027 di Frankfurt, melawan tiga negara Eropa pada November.
Pamerkan 25 Karya Seni, “Ikhtiar Menitipkan Harapan” Ajak Pengunjung Selami Berbagai Pengalaman Hidup Lewat Ekspresi Visual

Pamerkan 25 Karya Seni, “Ikhtiar Menitipkan Harapan” Ajak Pengunjung Selami Berbagai Pengalaman Hidup Lewat Ekspresi Visual

Sebanyak 25 karya seni yang terdiri atas 22 lukisan dan 3 patung hadir dalam pameran bertajuk “Ikhtiar Menitipkan Harapan” di PORTA by Ambarrukmo Yogyakarta
Habib Bahar Buka Suara soal Polemik Herri Pras, Soroti Konten Caci Maki Ulama

Habib Bahar Buka Suara soal Polemik Herri Pras, Soroti Konten Caci Maki Ulama

Pendakwah Habib Bahar bin Smith akhirnya buka suara menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang ramai disorot publik. Ia menyinggung konten yang dinilai.
Daftar Pemain Asing Klub Super League di I.League Cup 2026-2027: Persija Tak Masukkan Jeremejeff dan Stjepan Loncar

Daftar Pemain Asing Klub Super League di I.League Cup 2026-2027: Persija Tak Masukkan Jeremejeff dan Stjepan Loncar

Sebanyak 16 klub Super League telah mendaftarkan pemain asing untuk I.League Cup 2026/2027. Menariknya, Persija Jakarta tidak memasukkan dua nama yang penting.
Profil Martha Amalia Iflahah, Sosok Istri Sah Dwi Bagus Martono yang Kini Jadi Sorotan

Profil Martha Amalia Iflahah, Sosok Istri Sah Dwi Bagus Martono yang Kini Jadi Sorotan

Nama Martha Amalia Iflahah menjadi perhatian publik usai kasus pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya di Madiun terungkap. Ini profil istri Dwi Bagus Martono.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT