Tidak Khawatir Kehilangan Pengikut, Hotman Paris Beri Penjelasan Alasan Jadi Kuasa Hukum Jampidsus Febrie Ardiansyah
- Instagram Hotman Paris
Jakarta, tvOnenews.com- Isu terkait Hotman Paris menjadi kuasa hukum Jampidsus Febrie Ardiansyah, masih menjadi perhatian publik di medsos. Ia pun tidak ragu dengan pilihannya.
Dalam keterangannya, Hotman Paris menjelaskan tidak khawatir dengan keputusannya tersebut. Bahkan ia siap kehilangan pengikut di media sosial (medsos).
Merangkum informasi dari tvOnenews.com dan Viva.co.id, kalau Pengacara senior Indonesia itu mengaku bukan semata-mata karena uang atau sekadar mencari muka.
Sebab Hotman melihat kasus yang menimpa Febrie, eks Jampidsus tersebut bentuk kriminalisasi. Bahkan ia mengaku tak mengharapkan uang dari Febrie, karena ia merupakan konglomerat.
"Jangan tanya saya cari muka, saya tidak butuh uang lagi. Dan semua klien saya konglomerat, tanya semuanya," kata Hotman kepada wartawan pada Jumat (17/7).
"Saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal, saya bayarannya super mahal di Indonesia,” sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut juga, Hotman menyebut nama Presiden Prabowo Subianto, yang diakuinya sebagai klien setianya selama puluhan tahun.
- Instagram hotmanparisofficial
"Ingat, saya 25 tahun sebagai pengacaranya Prabowo. Semua perkara besar beliau, termasuk adiknya Pak Hashim, saya yang pegang. Bahkan waktu beliau Menhan pun saya sering diminta (bantuan hukum) tanpa dibayar," pesan Hotman.
Dengan begitu, ia mengaku merasa miris melihat kondisi Febrie saat ini. Baginya, Febrie merupakan yang sosok berprestasi yang menjadi kebanggaan Presiden Prabowo karena berhasil menyelamatkan aset negara dalam jumlah fantastis.
"Jampidsus itu adalah yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo. Dia mendapatkan pengembalian kerugian negara Rp130 triliun, ditambah Satgas PKH Rp300 triliun. Total Rp430 triliun kembali ke negara. Bayangkan, orang yang jadi kebanggaan Presiden tiba-tiba dikriminalisasi tanpa pamit sama Presiden," katanya.
"Bagi followers saya yang merasa, kok Hotman jadi begini, silakan, saya ambil risiko itu. Tapi di mana logikanya, seorang bawahan Presiden justru mentersangkakan dan mempermalukan bawahan lain yang adalah kebanggaan Presiden? Anda jawab sendiri, ada apa?," pungkasnya
Sikap Hotman Paris Dikritik Anak Sulung
Setelah keputusan tersebut, Anak sulung Hotman Paris, Frank Alexander Hutapea mengkritisi sikap sang ayah.
- Instagram/frankalexand3r | Instagram/hotman911official
"Tapi tetep ambil kasus yang ada 74 kg emas batangan sebagai barang bukti. Semahal-mahal fee-nya pengacara, emang ada pengacara yang denger segitu banyak emas, matanya gak ijo?"
Komentar itu kemudian dibalas langsung oleh Frank. "Halah kebanyakan pencitraan Fritz Married aja angpaonya lo ambil ala ala ga mau duit."
Frank juga menyebut kalau bantuan hukum gratis yang selama ini dikenal masyarakat dari Hotman, lebih banyak dimanfaatkan sebagai strategi membangun citra dibandingkan sebagai bentuk kepedulian sosial.
"Orang miskin itu cuman dijadiin senjata marketing aja. He never really care he only care about being center of attention," kata Frank.
Lebih lanjut juga, ia menyoroti akun media sosial Hotman 911. Saat ini menjadi perhatian karena sering memberikan bantuan ke siapapun.
Dinilainya, keberadaan akun tersebut lebih berfungsi sebagai sarana promosi dibandingkan wadah memperjuangkan keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum.
"Tutup aja ini IG pengais keadilan marketing ala ala buat jualan alcohol di Holywings lebih hina dari hina," jelasnya.(klw/muu)
Load more