News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

WASPADA! Jangan Terkecoh Logo dan Jadwal Asli: Modus Penipuan Tiket Whoosh Ini Bisa Kuras Rekening Korban

Penipu tiket Whoosh memakai logo, jadwal perjalanan, dan promo palsu untuk menjebak korban lewat WhatsApp. Kenali modusnya dan cek kanal pembelian resmi
Rabu, 29 Juli 2026 - 15:44 WIB
Ilustrasi WASPADA! Jangan Terkecoh Logo dan Jadwal Asli: Modus Penipuan Tiket Whoosh Ini Bisa Kuras Rekening Korban
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Niat membeli tiket Kereta Cepat Whoosh dengan mudah bisa berubah menjadi kerugian jika calon penumpang lengah. 

Pelaku penipuan kini tidak lagi hanya mengirim pesan mencurigakan dengan tampilan seadanya. Mereka memakai logo resmi, nama layanan, jadwal keberangkatan, hingga materi visual yang dibuat menyerupai informasi asli untuk meyakinkan korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah kepercayaan terbentuk, korban diarahkan berkomunikasi melalui WhatsApp, diminta memberikan data pribadi, lalu mengirim pembayaran ke rekening perorangan. 

Modus tersebut berpotensi membuat uang korban hilang dan data pribadinya disalahgunakan. Karena itu, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengingatkan masyarakat agar tidak hanya percaya pada tampilan akun atau materi promosi yang terlihat resmi.

Berawal dari Iklan, Korban Diarahkan ke WhatsApp Palsu

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa pelaku kerap memanfaatkan identitas visual Whoosh untuk membuat penawaran palsu terlihat meyakinkan.

Logo perusahaan, nama layanan, jadwal perjalanan, gambar kereta, hingga desain promosi dapat digunakan untuk menciptakan kesan seolah-olah informasi tersebut berasal dari pihak resmi. Padahal, nomor WhatsApp yang digunakan tidak terhubung dengan layanan Whoosh.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak hanya melihat logo, nama, atau jadwal yang diberikan, tetapi selalu memastikan nomor yang dihubungi dan kanal transaksi yang digunakan merupakan kanal resmi Whoosh,” kata Eva di Bandung, Rabu (29/7/2026).

Menurut KCIC, salah satu pola penipuan bermula dari iklan di media sosial yang mengatasnamakan layanan Kereta Cepat Whoosh. Iklan tersebut kemudian mengarahkan pengguna untuk menghubungi nomor WhatsApp tertentu.

Setelah calon korban menghubungi nomor tersebut, pelaku memberikan informasi jadwal perjalanan yang dibuat menyerupai layanan resmi. Korban kemudian dapat diminta mengirim data pribadi, memilih paket perjalanan, atau segera membayar tiket.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mempercepat keputusan korban, pelaku juga dapat menawarkan harga murah, diskon besar, promo terbatas, maupun fasilitas khusus yang sebenarnya tidak tersedia dalam layanan resmi.

Penawaran yang terkesan mendesak perlu diwaspadai. Masyarakat sebaiknya tidak langsung mengirim uang hanya karena mendapat informasi bahwa promo akan segera berakhir atau jumlah tiket terbatas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Ai Ogura Absen di MotoGP San Marino 2026

Resmi! Ai Ogura Absen di MotoGP San Marino 2026

Pembalap Trackhouse Racing, Ai Ogura resmi absen dari seri balapan MotoGP San Marino 2026 pada akhir pekan nanti karena masih dalam proses pemulihan cedera.
Saham CUAN Melejit 7,98%, Transaksi Tembus Rp731 Miliar di Tengah Rencana Akuisisi SINI

Saham CUAN Melejit 7,98%, Transaksi Tembus Rp731 Miliar di Tengah Rencana Akuisisi SINI

Saham CUAN melonjak 7,98% ke Rp1.015 dengan transaksi Rp731,29 miliar, di tengah rencana pengambilalihan Singaraja Putra atau SINI.
Prabowo Kerahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau

Prabowo Kerahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau

Presiden Prabowo memerintahkan TNI AL mencari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat meliput letusan Gunung Anak Krakatau.
3 Syarat Mutlak Pembeli Tiket Pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung di Stadion GBK, Jakmania Wajib Catat

3 Syarat Mutlak Pembeli Tiket Pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung di Stadion GBK, Jakmania Wajib Catat

Setelah tujuh tahun penantian, pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung akan kembali digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026).
Datangkan Nicolo Bulega untuk MotoGP 22027, VR46 yakin Rider Ducati di WSBK itu Bisa Cepat Beradaptasi

Datangkan Nicolo Bulega untuk MotoGP 22027, VR46 yakin Rider Ducati di WSBK itu Bisa Cepat Beradaptasi

Pertamina Enduro VR46, resmi mengumumkan rider Ducati di WorldSBK yakni Nicolo Bulega, akan menjadi salah satu pembalap mereka di MotoGP musim depan.
Sosok Gilberto 'Gibo' Teodoro Jr : Bos Tambang, Mantan Menteri Terkaya yang Punya Paspor Eropa

Sosok Gilberto 'Gibo' Teodoro Jr : Bos Tambang, Mantan Menteri Terkaya yang Punya Paspor Eropa

Setelah usai menjabat Menteri Pertahanan di masa Presiden Arroyo Macapagal, Gibo Teodoro kejatuhan durian runtuh

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT