Satu Per Satu Oknum Dokter dan Nakes Menyesal, Imbas Nyinyir Pasien BPJS Curhat Nunggu 8 Jam Sudah Meninggal Dunia
- Instagram/@yurizaltrich
Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah oknum dokter dan tenaga kesehatan (nakes) yang mencemooh curhatan pasien pengguna BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan yang sudah meninggal dunia muncul ke ruang publik.
Kemunculan mereka untuk menyampaikan permintaan maaf setelah nyinyir keluhan pasien BPJS Kesehatan tersebut. Perbuatan mereka tentu langsung memicu gelombang amarah publik.
Mulanya datang dari seorang nakes bernama Widhiyarini Pangestika. Melalui akun Threads @widhiyarini, Selasa (4/8/2026), ia mengucapkan duka cinta mendalam atas meninggalnya almarhum Yurizal Tri Chaerawan.
"Perkenalkan nama saya Widhiyarini Pangestika. Pertama, saya turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Yurizal, semoga amal ibadahnya dapat diterima di sisi Allah. Amin," ujar Widhiya dikutip tvOnenews.com, Rabu (5/8/2026).
Ia kemudian mengucapkan permohonan maaf kepada pihak keluarga almarhum pasien BPJS Kesehatan tersebut. Utas darinya pada 25 Juli 2026 justru menimbulkan luka dan emosional bagi keluarga korban.
"Saya menyadari kesalahan saya dan ketidakprofesionalan sebagai tenaga kesehatan," katanya.
- Istimewa
Cuitan tersebut, tambah Widhiya, sangat berdampak pada instansi sebagai tempat kerjanya. Dampak dari nyinyir pasien BPJS Kesehatan yang sudah meninggal dunia membuat citra instansi menjadi buruk.
Ia tidak menyangka hanya kesalahan dari komentar membuat kepercayaan masyarakat terhadap instansinya menurun drastis. Ia memastikan dampak dari utasnya menjadi tanggung jawab dirinya.
"Saya juga meminta maaf kepada instansi saya karena utas saya tersebut mencoreng nama baik instansi saya," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa, permintaan maaf yang diucapkan olehnya dengan sungguh-sungguh. Baginya, komentar darinya sangat tidak pantas karena tak menunjukkan etika, empati, serta profesionalisme dirinya.
"Di sini saya bersungguhg-sungguh untuk meminta maaf. Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi di kemudian hari. Terima kasih," ucapnya.
Sementara, pernyataan lainnya juga datang dari dr Benny Christian Sihombing, seorang dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ruteng. Ia menyampaikan permintaan maaf atas komentar nyinyir curhatan Yurizal di Threads.
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas ketikan saya di media sosial Threads. Saya juga turut menyampaikan berduka cita pemilik utas yaitu almarhum Yurizal. Semoga segenap keluarga diberikan penghiburan," ungkap dokter Benny.
Load more