Mengenal Ahmad Zaki Ali, Sosok Relawan Asal Jakarta yang Meninggal Dunia saat Bawa Bantuan Korban Gempa di NTT
- Instagram/@ahmadzaki_ali
Selain itu, Ahmad Zaki bersama yayasannya juga menggencarkan aksi kemanusiaan pada seminggu terakhir bulan suci Ramadhan 2025. Ia menyalurkan zakat hingga infaq kepada masyarakat di wilayah Indonesia timur.
Program penyaluran tersebut tak lepas untuk membantu para dai, mualaf hingga masyarakat di kawasan pedalaman, salah satunya bergerak ke Agats, Kabuapten Asmat, Papua Selatan.
Salurkan Bantuan Korban Gempa Bumi di NTT
Dedikasinya untuk terus melakukan aksi kemanusiaan belum luntur sebelum menghembuskan napas terakhirnya. Bang Jek sapaan akrabnya langsung terjun untuk menyalurkan bantuan kepada warga hingga korban terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di wilayah Flores, NTT pada 15 Agustus 2026.
Ia bahkan sering berbagi aktivitas penyaluran bantuan tersebut melalui Instagram pribadi dan akun resmi Yayasan Gerak Bareng.
Adapun kegiatannya terjadi setelah berangkat pada 16 Agustus 2026. Ia bahkan sempat menuliskan, "Bismillah, berharap keridhaan Allah, semoga hadirnya kita memberi manfaat kepada masyarakat."
Pada hari yang sama saat meninggal dunia, Ahmad Zaki sempat berbagi aktivitas terakhirnya dan mengabarkan bahwa dirinya telah enam hari berada di NTT.
"Alhamdulillah sebagian besar amanah kawan-kawan baik telah tersampaikan, tersalurkan ke ratusan keluarga yang terdampak gempa," ujarnya.
Sayangnya aksi kemanusiaannya terhenti hendak menuju Desa Satar Padut. Ia mendadak tidak sadarkan diri setelah menghentikan mobil Fortuner yang dikendarai olehnya.
Jenazah Ahmad Zaki Dimakamkan di Sukabumi
Deputi Operasi dan Siaga Basarnas Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso menyampaikan bahwa, Kantor SAR Maumere dan unsur SAR setempat dengan cepat langsung mengevakuasi jenazah Ahmad Ali agar dipulangkan ke Jakarta.
"Pukul 07.04 WITA (Sabtu), Tim Heli Dauphin Basarnas telah mendarat di Helipad Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, dan langsung memproses evakuasi jenazah almarhum.
Proses evakuasi telah berlangsung dari lokasi penanganan bencana. Helikopter Dauphin Basarnas pun membawa jenazah korban menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo.
Jenazah relawan tersebut kemudian dibawa ke RSUD Pratama Komodo untuk pemulasaraan sebelum dipulangkan ke Jakarta.
Pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah Ahmad Zaki diterbangkan menuju Jakarta. Selepas itu, jenazah disemayamkan di Masjid Jami As-Shiroth.
Load more