News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Praktisi Hukum Nilai Belum Tentu Bersalah

Ruben Onsu Jadi Tersangka dugaan penipuan investasi, praktisi hukum Rey Utami nilai status tersangka belum tentu bersalah dan masih harus dibuktikan.
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:47 WIB
Ruben Samuel Onsu atau akrab disapa Ruben Onsu
Sumber :
  • Istimewa

Rey yang juga mengaku berkecimpung di dunia bisnis menjelaskan bahwa investasi memiliki risiko keuntungan dan kerugian. Karena itu, kondisi usaha yang mengalami hambatan perlu dibicarakan berdasarkan kesepakatan yang dibuat.

“Dan kalau misalnya bisnis, karena aku juga orang bisnis, ya, kalau bisnis itu pasti namanya ada untung, ada rugi. Namanya investor pengin menerima keuntungan, tapi dia juga harus menerima kerugian,” kata Rey.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia kemudian memberikan gambaran mengenai bisnis yang mengalami kendala operasional. Menurutnya, kondisi seperti penurunan omzet atau terhambatnya pasokan barang dapat menyebabkan proses bisnis berhenti sementara.

“Misalnya bisnis lagi macet. Nah, itu pasti harus dibicarakan. Oh, lagi turun omzet atau lagi sepi karena COVID, misalnya, atau lagi apa. Misalnya bahan bakunya belum datang dan masih di Bea Cukai atau apa. Jadi ada proses-proses yang terhenti sejenak,” ungkapnya.

Menurut Rey, kondisi tersebut seharusnya sudah diantisipasi dalam perjanjian. Para pihak dapat menyepakati langkah yang ditempuh apabila bisnis mengalami kendala di kemudian hari.

“Itu bisa dibicarakan dan harusnya dituangkan dalam perjanjian. Bagaimana kalau misalnya sistemnya nanti ada kendala di kemudian hari? Diselesaikan secara kekeluargaan atau diselesaikan di pengadilan setempat, seperti itu,” lanjut Rey.

Rey juga meminta publik memahami bahwa penipuan dan penggelapan merupakan dua dugaan tindak pidana yang berbeda. Karena itu, unsur yang dikenakan kepada seseorang perlu dibuktikan berdasarkan fakta dan alat bukti yang tersedia.

“Jadi, kita harus tahu dulu duduk perkaranya seperti apa. Karena penipuan dan penggelapan itu berbeda. Kalau penggelapan itu kan menguasai barang milik orang lain yang bukan merupakan hasil tindak pidana untuk menguntungkan diri sendiri. Tapi kan itu harus dibuktikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyidik perlu melihat apakah terdapat keuntungan untuk diri sendiri dan apakah pihak yang dilaporkan memiliki iktikad tidak baik dalam perkara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Apakah dia menguntungkan diri sendiri? Apakah dia tidak beriktikad baik? Semuanya itu harus dibuktikan dari pasal-pasal tersebut,” sambung Rey.

Karena itu, Rey kembali menekankan bahwa perkara tersebut perlu dilihat dari fakta yang sebenarnya. Ia menilai pembuktian unsur pidana menjadi bagian penting dalam menentukan arah kasus Ruben.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Perbuatan biadab seorang ayah kandung di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya terbongkar ke ranah hukum. 
Apa yang Paling Sering Dicari di ChatGPT 2026? Bukan Coding, Ini 3 Topik yang Paling Banyak Ditanyakan

Apa yang Paling Sering Dicari di ChatGPT 2026? Bukan Coding, Ini 3 Topik yang Paling Banyak Ditanyakan

Apa yang paling sering dicari di ChatGPT 2026? Riset menunjukkan pengguna lebih banyak memakai AI untuk mencari informasi, meminta panduan praktis, dan membantu menulis.
Bawa Timnas Indonesia Juara, John Herdman Ungkap Kunci Hadapi Tekanan di ASEAN

Bawa Timnas Indonesia Juara, John Herdman Ungkap Kunci Hadapi Tekanan di ASEAN

John Herdman mengungkap besarnya tekanan yang dihadapi Timnas Indonesia sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026 hingga akhirnya berhasil mengangkat trofi juara. (7/10).
Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Penyidik Polres Lombok Tengah, resmi menetapkan eks pimpinan sebuah pondok pesantren berinisial MIS sebagai tersangka dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. 
Tangan Sering Kesemutan Saat Malam Hari? Kenali Bedanya Carpal Tunnel Syndrome dan Gangguan Saraf Leher

Tangan Sering Kesemutan Saat Malam Hari? Kenali Bedanya Carpal Tunnel Syndrome dan Gangguan Saraf Leher

Tangan sering kesemutan dan kebas saat malam hari jangan selalu dianggap salah posisi tidur. Kenali perbedaan Carpal Tunnel Syndrome dan gangguan saraf leher.
Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), menegaskan pentingnya akselerasi penyediaan infrastruktur jalan di garda terdepan Kalimantan Utara, terutama jalur yang menghubungkan Malinau dan Nunukan. 

Trending

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Aparat Polres Pamekasan turun tangan menyelidiki kasus dugaan aksi main hakim sendiri yang menimpa seorang santri berinisial AR (17) di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Batumarmar. 
Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), menegaskan pentingnya akselerasi penyediaan infrastruktur jalan di garda terdepan Kalimantan Utara, terutama jalur yang menghubungkan Malinau dan Nunukan. 
Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Terduga pelaku dugaan perundungan Aqib (7), siswa SDN 1 Kebondalem Pemalang, sempat menyangkal dan berdalih hanya menolong korban yang disebut jatuh sendiri.
Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Tindakan warga negara asing (WNA) asal Nepal berujung malapetaka. Niat ingin mengusir serangga, pria tersebut justru memicu kobaran api hebat yang melalap vila di Kuta Utara, Bali, Senin (5/10)
Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Penyidik Polres Lombok Tengah, resmi menetapkan eks pimpinan sebuah pondok pesantren berinisial MIS sebagai tersangka dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. 
Apa Itu Top Halal Award 2026? Bukan Sekadar Sertifikasi Halal, Ini Cara Penghargaan Menilai Kepercayaan Konsumen

Apa Itu Top Halal Award 2026? Bukan Sekadar Sertifikasi Halal, Ini Cara Penghargaan Menilai Kepercayaan Konsumen

Apa itu Top Halal Award 2026? Simak pengertian, cara penilaian, tema, hingga alasan penghargaan ini penting bagi brand dan kepercayaan konsumen.
Tangan Sering Kesemutan Saat Malam Hari? Kenali Bedanya Carpal Tunnel Syndrome dan Gangguan Saraf Leher

Tangan Sering Kesemutan Saat Malam Hari? Kenali Bedanya Carpal Tunnel Syndrome dan Gangguan Saraf Leher

Tangan sering kesemutan dan kebas saat malam hari jangan selalu dianggap salah posisi tidur. Kenali perbedaan Carpal Tunnel Syndrome dan gangguan saraf leher.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT