Dedi Mulyadi Akhirnya Buka Suara soal Kritik Kunjungi Korban Gempa NTT: Mohon Disabarkan
- Tangkapan layar Instagram Dedi Mulyadi
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat sorotan setelah datang langsung ke wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyerahkan bantuan. Kehadirannya menuai kritik dari sejumlah warganet yang menilai kunjungan tersebut sebagai bentuk pencitraan.
Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelumnya membawa bantuan dari berbagai elemen di Jawa Barat dengan nilai mencapai Rp4 miliar. Dukungan juga datang dari ASN dan masyarakat Kota Depok yang menggalang bantuan sekitar Rp500 juta untuk korban gempa NTT.
Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu warga memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa. KDM menjelaskan, besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan.
- Instagram @dedimulyadi71
Untuk rumah dengan kategori rusak berat, bantuan perbaikan diberikan sebesar Rp20 juta. Sementara rumah rusak sedang mendapatkan Rp10 juta dan rusak ringan sebesar Rp5 juta.
"Warga bisa tenang, rumah rusak bisa segera diperbaiki. Semoga NTT cepat pulih dan bangkit," kata KDM, Minggu (23/8/2026).
KDM diketahui berada di NTT sejak Jumat (21/8/2026). Selain menyerahkan bantuan, ia turut meninjau sejumlah lokasi terdampak dan melihat langsung kondisi rumah warga, mulai dari bangunan yang mengalami retakan hingga rumah yang roboh.
Ia juga menyalurkan bantuan logistik untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.
Kehadiran Dedi Mulyadi di lokasi bencana kemudian terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial. Salah satu momen yang menjadi perhatian terjadi ketika seorang warga meneriakkan, "ini baru pemimpin".
Namun, kunjungan tersebut juga mendapat kritik. Sebagian warganet menilai Dedi seharusnya lebih fokus menangani persoalan di Jawa Barat daripada datang ke daerah lain.
"Jika niat bantu mah sebagai pemimpin cukup kirim bantuan aja, orangnya ngapain kesana? kayak di daerahnya udah beres semua, jalanan masih pada rusak, kemiskinan masih merajalela," komentar salah satu pengguna X.
Menanggapi kritik tersebut, KDM akhirnya memberikan respons melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Ia meminta pihak yang mempermasalahkan kunjungannya ke NTT untuk tidak berlebihan dalam menyikapi kegiatan kemanusiaan tersebut.
Load more