GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Hal yang Paling Ruben Onsu Sayangkan Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Penipuan

Ruben Onsu mengungkap 3 hal yang paling disayangkan setelah menjadi tersangka dugaan penipuan, mulai dari narasi negatif hingga soal keyakinan.
Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:47 WIB
Presenter kondang, Ruben Onsu menangis
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube: Acara Silet Awards 2024

tvOnenews.com - Ruben Onsu mengungkap tiga hal yang paling disayangkan setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan. Dalam klarifikasinya, Ruben menyoroti munculnya narasi negatif, pemberitaan yang dikaitkan dengan persoalan hak asuh anak, hingga masalah hukum yang dibawa ke ranah keyakinan pribadi.

Status tersangka yang disandang Ruben Onsu membuat pemberitaan mengenai kasus dugaan penipuan tersebut menjadi perhatian publik. Namun, Ruben meminta agar persoalan yang sedang dihadapinya tidak dikaitkan dengan masalah lain di luar perkara hukum yang tengah berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam tayangan Brownis, Ruben Onsu juga menegaskan bahwa dirinya telah berusaha menyelesaikan persoalan tersebut melalui komunikasi yang baik. Ia menyayangkan adanya pihak tertentu yang justru memanfaatkan situasi dan menyebarkan narasi yang menurutnya dapat memperkeruh keadaan.

1. Narasi Negatif dari Oknum Provokator

Hal pertama yang paling disayangkan Ruben Onsu adalah adanya pihak yang memanfaatkan situasi di tengah pemberitaan mengenai status tersangka. Menurut Ruben, terdapat sekumpulan fanbase yang menggunakan banyak akun untuk terus menggoreng pemberitaan sehingga persoalan yang dihadapinya terlihat semakin besar.

"Cuman yang sangat disayangkan itu adalah ini ada orang-orang yang memanfaatkan situasi ini gitu ya. Sekumpulan fanbase ini mencoba memanfaatkan menggoreng terus beritanya gitu ya," ucap Ruben Onsu dalam tayangan Brownis.

Ruben kemudian menilai narasi tersebut membuat pemberitaan mengenai dirinya seolah-olah menjadi sebuah kesalahan besar. Ia pun mengaku sudah mengambil langkah hukum terhadap oknum yang dianggap telah keterlaluan dalam menyebarkan provokasi.

"Yang akhirnya membuat seolah-olah itu jangan sampai berita ini turun, jangan," lanjut Ruben Onsu.

Menurut Ruben, laporan terhadap oknum tersebut dilakukan secara diam-diam. Ia memilih mengambil tindakan karena merasa tindakan yang dilakukan pihak tersebut sudah melewati batas dan berpotensi semakin memperkeruh persoalan yang sedang dihadapinya.

2. Dikaitkan dengan Masalah Hak Asuh Anak

Hal kedua yang disayangkan Ruben Onsu adalah pemberitaan mengenai status hukumnya dikaitkan dengan proses hak asuh anak. Ruben menegaskan bahwa kasus dugaan penipuan yang sedang dihadapinya tidak memiliki hubungan dengan persoalan hak asuh yang juga tengah berjalan.

"Ternyata memang orang yang sama ini memprovokasi semuanya. Seolah-olah apa pemberitaan ini adalah menjadi sebuah kesalahan besar saya dalam proses untuk hak asuh gitu. Enggak ada kaitannya," kata Ruben Onsu.

Ruben bahkan menjelaskan bahwa masing-masing persoalan memiliki fokus penanganan yang berbeda. Karena itu, ia meminta publik tidak mencampuradukkan kasus hukum yang sedang dihadapinya dengan proses hak asuh anak.

"Makanya saya, Bang Minola fokus ke hak asuh, dan Bang Jon LBF ini fokus je masalah yang sekarang lagi terjadi," ucap Ruben Onsu.

Pernyataan tersebut disampaikan Ruben untuk meluruskan narasi yang beredar di tengah publik. Ia berharap persoalan hukum yang sedang berjalan dapat dipandang secara terpisah sehingga tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru mengenai hubungannya dengan proses hak asuh anak.

3. Dikaitkan dengan Keyakinan Pribadi

Hal ketiga yang paling disayangkan Ruben Onsu adalah ketika persoalan hukum yang sedang dihadapinya dikaitkan dengan keyakinan pribadi. Ruben meminta agar keputusan dan keyakinan pribadinya tidak dijadikan bahan untuk menghubungkan perkara hukum yang sedang berjalan.

"Dan please banget jangan dikait-kaitkan dalam sebuah keyakinan gitu ya. Saya memutuskan memiliki keyakinan yang baru ya kita hidupnya sudah masing-masing saja gitu tentang keyakinan ini. Jadi tidak boleh dikait-kaitkan," pungkas Ruben Onsu.

Ruben menegaskan bahwa dirinya ingin fokus menghadapi persoalan yang sedang terjadi tanpa membawa masalah tersebut ke ranah keyakinan. Ia juga berusaha tetap menjalankan aktivitas pekerjaannya di tengah sorotan publik terhadap kasus yang sedang dihadapinya.

Selain memberikan klarifikasi, Ruben juga mendapat dukungan dari rekan-rekannya di acara Brownis. Mereka memberikan dukungan moral dan mengingatkan Ruben bahwa persoalan yang sedang dihadapi merupakan bagian dari perjalanan hidup yang dapat dilewati dengan tenang.

Sementara itu, status Ruben Onsu dalam kasus dugaan penipuan tersebut masih berada dalam proses penyidikan. Pihak Ruben disebut sedang mengejar opsi penyelesaian melalui jalur damai atau restorative justice terkait kerugian yang disebut berada di kisaran Rp3,5 miliar hingga Rp4,4 miliar.

Polisi juga menjadwalkan pemeriksaan perdana Ruben Onsu sebagai tersangka pada 28 Agustus 2026. Hingga proses hukum berjalan lebih lanjut, Ruben tetap memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi dan menempuh langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

(anf)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Camat Lamba Leda Utara Klarifikasi Video Memarahi Petugas BNPB di Lokasi Bencana Gempa Bumi NTT

Camat Lamba Leda Utara Klarifikasi Video Memarahi Petugas BNPB di Lokasi Bencana Gempa Bumi NTT

Camat Lamba Leda Utara, Agus Supratman sempat viral terkait videonya yang memarahi petugas BNPB terkait bencana gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT).
384 Wisatawan Dilaporkan Hilang Tersapu Banjir Bandang serta Longsor Lumpur Dahsyat di Perbatasan Nepal-China

384 Wisatawan Dilaporkan Hilang Tersapu Banjir Bandang serta Longsor Lumpur Dahsyat di Perbatasan Nepal-China

Banjir bandang yang memicu longsor lumpur dahsyat menyapu wilayah perbatasan Nepal-China. sedikitnya 384 orang dilaporkan menghilang dan 8 orang meninggal dunia
Puluhan Ton Bantuan Disalurkan Polda Riau Untuk Korban Gempa Bumi NTT

Puluhan Ton Bantuan Disalurkan Polda Riau Untuk Korban Gempa Bumi NTT

Bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu turut menyulut aksi kemanusiaan dari kelompok masyarakat dan instansi.
Menag Nasaruddin Umar Mundur dari Jabatannya Demi Jadi Ketum PBNU? Faktanya Langsung Dijawab Kemenag: Hoaks

Menag Nasaruddin Umar Mundur dari Jabatannya Demi Jadi Ketum PBNU? Faktanya Langsung Dijawab Kemenag: Hoaks

Kepala Biro Humas & Komunikasi Publik Kemenag, Thobib memastikan berita Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengundurkan diri demi calon Ketum PBNU hoaks.
Kasus Dugaan Penipuan: Polisi Kantongi Dua Alat Bukti Sah yang Jerat Ruben Onsu

Kasus Dugaan Penipuan: Polisi Kantongi Dua Alat Bukti Sah yang Jerat Ruben Onsu

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa syarat penetapan tersangka terhadap Ruben Onsu (RSO) dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp3,5 miliar telah terpenuhi. 
Demi Melindungi Telurnya, Seekor Induk Ular Mati Terbakar di Tengah Karhutla Kalimantan

Demi Melindungi Telurnya, Seekor Induk Ular Mati Terbakar di Tengah Karhutla Kalimantan

Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kalimantan, seekor induk ular mati terbakar demi melindungi telurnya. Video temuan ular ini viral di media sosial

Trending

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Seorang pedagang cimin di Cirebon berinisial US (45) diduga melakukan perbuatan cabul terhadap sedikitnya tujuh anak perempuan berusia 6–9 tahun.
Kemerdekaan Sejati Tak Cukup Berdiri Sendiri, Syarikat Islam Dorong Kemandirian Ekonomi Umat

Kemerdekaan Sejati Tak Cukup Berdiri Sendiri, Syarikat Islam Dorong Kemandirian Ekonomi Umat

Syarikat Islam menilai kemerdekaan sejati harus dibuktikan melalui kemandirian ekonomi. Umat didorong menjadi pelaku produksi untuk memperkuat Indonesia.
Gerai Samsat Keliling Tersedia di 14 Lokasi Jadetabek Pada Rabu

Gerai Samsat Keliling Tersedia di 14 Lokasi Jadetabek Pada Rabu

Polda Metro Jaya menyediakan layanan Samsat Keliling untuk membantu para wajib pajak dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek), Rabu. 
AS Ancam China soal Kerja Sama Ekonomi dengan Iran, China: Jangan Ganggu!

AS Ancam China soal Kerja Sama Ekonomi dengan Iran, China: Jangan Ganggu!

Pemerintah China tak ingin hubungan kerja samanya dengan Iran diganggu karena masih dalam kerangka internasional termasuk oleh Amerika Serikat.
Jelang Demo 27 Agustus 2026, Massa Aksi Mulai Siapkan Atribut Depan Gedung DPR

Jelang Demo 27 Agustus 2026, Massa Aksi Mulai Siapkan Atribut Depan Gedung DPR

Menjelang demo yang dijadwalkan akan digelar pada Kamis (27/8/2026), massa aksi mulai menyiapkan atribut di depan gedung DPR RI. 
Bakal Naik Level, 5 Zodiak Ini Paling Beruntung Soal Karier Besok 27 Agustus 2026

Bakal Naik Level, 5 Zodiak Ini Paling Beruntung Soal Karier Besok 27 Agustus 2026

Lima zodiak diprediksi paling beruntung soal karier besok, 27 Agustus 2026. Ada peluang baru, apresiasi kerja, hingga kesempatan sukses yang tak boleh dilewatkan!
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 27 Agustus 2026: Taurus Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 27 Agustus 2026: Taurus Panen Dana Ekstra

Memasuki penghujung Agustus 2026, kondisi finansial sejumlah zodiak diprediksi membawa kejutan menarik. Siapa yang diprediksi bakal kebanjiran rezeki besok?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT