3 Hal yang Paling Ruben Onsu Sayangkan Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Penipuan
- Tangkapan Layar YouTube: Acara Silet Awards 2024
tvOnenews.com - Ruben Onsu mengungkap tiga hal yang paling disayangkan setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan. Dalam klarifikasinya, Ruben menyoroti munculnya narasi negatif, pemberitaan yang dikaitkan dengan persoalan hak asuh anak, hingga masalah hukum yang dibawa ke ranah keyakinan pribadi.
Status tersangka yang disandang Ruben Onsu membuat pemberitaan mengenai kasus dugaan penipuan tersebut menjadi perhatian publik. Namun, Ruben meminta agar persoalan yang sedang dihadapinya tidak dikaitkan dengan masalah lain di luar perkara hukum yang tengah berjalan.
Dalam tayangan Brownis, Ruben Onsu juga menegaskan bahwa dirinya telah berusaha menyelesaikan persoalan tersebut melalui komunikasi yang baik. Ia menyayangkan adanya pihak tertentu yang justru memanfaatkan situasi dan menyebarkan narasi yang menurutnya dapat memperkeruh keadaan.
1. Narasi Negatif dari Oknum Provokator
Hal pertama yang paling disayangkan Ruben Onsu adalah adanya pihak yang memanfaatkan situasi di tengah pemberitaan mengenai status tersangka. Menurut Ruben, terdapat sekumpulan fanbase yang menggunakan banyak akun untuk terus menggoreng pemberitaan sehingga persoalan yang dihadapinya terlihat semakin besar.
"Cuman yang sangat disayangkan itu adalah ini ada orang-orang yang memanfaatkan situasi ini gitu ya. Sekumpulan fanbase ini mencoba memanfaatkan menggoreng terus beritanya gitu ya," ucap Ruben Onsu dalam tayangan Brownis.
Ruben kemudian menilai narasi tersebut membuat pemberitaan mengenai dirinya seolah-olah menjadi sebuah kesalahan besar. Ia pun mengaku sudah mengambil langkah hukum terhadap oknum yang dianggap telah keterlaluan dalam menyebarkan provokasi.
"Yang akhirnya membuat seolah-olah itu jangan sampai berita ini turun, jangan," lanjut Ruben Onsu.
Menurut Ruben, laporan terhadap oknum tersebut dilakukan secara diam-diam. Ia memilih mengambil tindakan karena merasa tindakan yang dilakukan pihak tersebut sudah melewati batas dan berpotensi semakin memperkeruh persoalan yang sedang dihadapinya.
2. Dikaitkan dengan Masalah Hak Asuh Anak
Hal kedua yang disayangkan Ruben Onsu adalah pemberitaan mengenai status hukumnya dikaitkan dengan proses hak asuh anak. Ruben menegaskan bahwa kasus dugaan penipuan yang sedang dihadapinya tidak memiliki hubungan dengan persoalan hak asuh yang juga tengah berjalan.
"Ternyata memang orang yang sama ini memprovokasi semuanya. Seolah-olah apa pemberitaan ini adalah menjadi sebuah kesalahan besar saya dalam proses untuk hak asuh gitu. Enggak ada kaitannya," kata Ruben Onsu.
Ruben bahkan menjelaskan bahwa masing-masing persoalan memiliki fokus penanganan yang berbeda. Karena itu, ia meminta publik tidak mencampuradukkan kasus hukum yang sedang dihadapinya dengan proses hak asuh anak.
"Makanya saya, Bang Minola fokus ke hak asuh, dan Bang Jon LBF ini fokus je masalah yang sekarang lagi terjadi," ucap Ruben Onsu.
Pernyataan tersebut disampaikan Ruben untuk meluruskan narasi yang beredar di tengah publik. Ia berharap persoalan hukum yang sedang berjalan dapat dipandang secara terpisah sehingga tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru mengenai hubungannya dengan proses hak asuh anak.
3. Dikaitkan dengan Keyakinan Pribadi
Hal ketiga yang paling disayangkan Ruben Onsu adalah ketika persoalan hukum yang sedang dihadapinya dikaitkan dengan keyakinan pribadi. Ruben meminta agar keputusan dan keyakinan pribadinya tidak dijadikan bahan untuk menghubungkan perkara hukum yang sedang berjalan.
"Dan please banget jangan dikait-kaitkan dalam sebuah keyakinan gitu ya. Saya memutuskan memiliki keyakinan yang baru ya kita hidupnya sudah masing-masing saja gitu tentang keyakinan ini. Jadi tidak boleh dikait-kaitkan," pungkas Ruben Onsu.
Ruben menegaskan bahwa dirinya ingin fokus menghadapi persoalan yang sedang terjadi tanpa membawa masalah tersebut ke ranah keyakinan. Ia juga berusaha tetap menjalankan aktivitas pekerjaannya di tengah sorotan publik terhadap kasus yang sedang dihadapinya.
Selain memberikan klarifikasi, Ruben juga mendapat dukungan dari rekan-rekannya di acara Brownis. Mereka memberikan dukungan moral dan mengingatkan Ruben bahwa persoalan yang sedang dihadapi merupakan bagian dari perjalanan hidup yang dapat dilewati dengan tenang.
Sementara itu, status Ruben Onsu dalam kasus dugaan penipuan tersebut masih berada dalam proses penyidikan. Pihak Ruben disebut sedang mengejar opsi penyelesaian melalui jalur damai atau restorative justice terkait kerugian yang disebut berada di kisaran Rp3,5 miliar hingga Rp4,4 miliar.
Polisi juga menjadwalkan pemeriksaan perdana Ruben Onsu sebagai tersangka pada 28 Agustus 2026. Hingga proses hukum berjalan lebih lanjut, Ruben tetap memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi dan menempuh langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
(anf)
Load more