Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan
- Kolase tvOnenews.com
Setelah penembakan dilakukan, regu tembak kemudian kembali meletakkan senjata. Tim medis selanjutnya menunggu sekitar 30 menit sebelum melakukan pemeriksaan terhadap para terpidana.
"Setelah itu maju didampingi komandan regu untuk memastikan bahwa para napi ini sudah meninggal dunia," tuturnya.
Dr. Sumy Hastry juga mengungkapkan bahwa dalam salah satu pelaksanaan eksekusi terakhir yang ditanganinya, terdapat empat terpidana yang dieksekusi secara bersamaan, termasuk Freddy Budiman.
Andy kemudian kembali memastikan jumlah penembak yang terlibat.
"Itu empat sekaligus? Jadi penembaknya ada berapa orang?"
Dr. Sumy Hastry menjawab singkat.
"Banyak."
Dengan sembilan penembak untuk setiap terpidana, pelaksanaan eksekusi dilakukan secara serentak di lokasi yang telah disiapkan.
Lokasi Eksekusi Mengalami Perubahan
- Kolase tvOnenews.com
Dr. Sumy Hastry juga menceritakan adanya perubahan dalam penataan lokasi eksekusi mati di Nusakambangan.
"Tapi setelah itu, Bali Nine mungkin ingat, Mary Jane itu nggak jadi akhirnya, udah bagus, lapangannya jadi satu, terakhirnya yang Freddy Budiman menjadi satu."
Ia menjelaskan bahwa pada pelaksanaan sebelumnya, lokasi eksekusi untuk masing-masing terpidana dapat berada di tempat yang berbeda. Namun, kemudian dibuat satu area khusus yang lebih representatif dan dilengkapi fasilitas untuk penanganan jenazah.
"Kalau dulu pisah nih, satu (terpidana) di sini, satu di sinilah. Mungkin karena dianggap perlu jadi dibuat lapangan yang bagus, dan memang ada tempat pemulasaran jenazah. Jadi itu penting sekali," pungkasnya.
Tugas dr. Sumy Hastry sebagai dokter forensik tidak berhenti setelah proses penembakan. Ia juga harus memastikan kematian para terpidana melalui pemeriksaan medis sebelum jenazah diserahkan untuk menjalani proses pemulasaraan.
Sebagai informasi, Freddy Budiman merupakan salah satu terpidana yang dieksekusi di Nusakambangan pada 29 Juli 2016. Pada periode sebelumnya, pelaksanaan eksekusi juga sempat menjadi sorotan dalam kasus Mary Jane Fiesta Veloso. Eksekusi terhadap Mary Jane yang semula dijadwalkan pada April 2015 akhirnya ditunda pada menit-menit terakhir.
Load more