News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Awal Mula Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dipanggil 'Ayah' oleh Siswa

Seseorang yang mengaku alumni dari sekolah tersebut memberikan penjelasan kenapa oknum guru terduga pelaku pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan dipanggil ayah
Selasa, 8 September 2026 - 08:44 WIB
Bukti percakapan oknum guru terduga pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan
Sumber :
  • Instagram @infojalurpantura_

tvOnenews.com - Oknum guru sekaligus Wakasek (Wakil Kepala Sekolah) SMAN 1 Pamanukan berinisial AT terduga pelaku pelecehan seksual ternyata punya panggilan ayah dari siswanya.

Salah satu akun Instagram yang mengaku sebagai alumni dari sekolah tersebut lantas bercerita bagaimana asal usul AT mendapat panggilan ayah oleh siswa-siswinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dunia pendidikan tanah air dihebohkan dengan adanya aksi tidak terpuji dari seorang tenaga pendidik. Kasus ini terjadi di SMAN 1 Pamanukan, Subang.

Guru Matematika sekaligus Wakil Kepala Sekolah berinisial AT diduga melakukan pelecehan seksual kepada sejumlah peserta didik dalam beberapa waktu terakhir.

Kasus ini terungkap setelah ratusan siswa-siswi SMAN 1 Pamanukan melakukan unjuk rasa selepas ucapara rutin hari Senin (7/9) di halaman sekolah.

Para siswa sempat terpancing emosi ketika oknum guru yang tertuduh hendak meninggalkan lingkungan sekolah tanpa menghiraukan permasalahan tersebut.

Isi Percakapan Oknum Guru kepada Siswi

Bukti chat oknum guru SMAN 1 Pamanukan Subang terhadap siswi
Bukti chat oknum guru SMAN 1 Pamanukan Subang terhadap siswi
Sumber :
  • Instagram @infojalurpantura_

Dalam aksi unjuk rasa para siswa SMAN 1 Pamanukan, mereka juga membawa bukti-bukti berupa potongan pesan dari oknum guru beserta identitasnya.

“Waspada! Guru Pelaku Pencabulan terhadap Siswa,“ bunyi pesan tersebut dikutip dari @infojalurpantura_.

Dalam kesempatan itu, beberapa penggalan percakapan antara si oknum guru dengan siswi juga ditampilkan. Terlihat, terduga pelaku sangat menaruh perhatian.

Namun yang paling disorot publik adalah panggilan terhadap si oknum guru tersebut yang tidak lazim bagi anak-anak di sekolah yaitu 'ayah'.

“(Nama korban) sekali lagi ayah minta maaf, ayah tahu (korban) marah sama ayah, sampai ayah ke rumah pun (korban) tidak mau keluar, ayah tahu ayah salah, ayah benar-benar menyesal. Ayah tidak mau ini menjadi masalah buat ayah dan (korban). Sekali lagi ayah minta maaf, ayah jujur, ayah sayang sama (korban). Ayah tidak mungkin melakukan yang tidak-tidak sama (korban), ayah sudah menganggap (korban) seperti anak sendiri,“ isi chat pelaku terhadap salah satu korban. 

“Maaf ayah ya. Maafkan ayah sayang,” katanya lagi.

“Kalau ayah salah atau enggak suka, (nama korban) lebih baik bilang atau tegur ayah. Ayah lebih senang seperti itu. Tidak usah ngomong sama orang lain, kita coba selesaikan bersama,“ bebernya.

“(Nama korban) Hari ini ga ke sekolah? Maafkan ayah ya, Cepat sembuh ya,” bunyi dalam pesan di hari yang lain.

Awal Mula Dipanggil Ayah

Pengakuan alumni soal oknum guru terduga pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan dipanggil ayah
Pengakuan alumni soal oknum guru terduga pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan dipanggil ayah
Sumber :
  • Instagram @infojalurpantura_

Berbagai bukti pencabulan dari oknum guru terhadap siswi di SMAN 1 Pamanukan lantas dibagikan lewat Instagram @infojalurpantura_ yang langsung menuai atensi warganet.

Namun dari sekian banyak perhatian publik, ada satu komentar yang mengaku jika dirinya adalah alumni dari sekolah tersebut. Ia pun bicara terkait panggilan 'ayah' untuk pelaku.

Menurut pengakuan warganet itu, panggilan 'ayah' kepada AT sudah berlangsung sejak bertahun-tahun. Sebabnya adalah karena kedekatan si oknum guru terhadap siswanya.

“HALOO SEMUA, aku salah satu anak didik nya dan juga dia adalah walikelas aku di kelas 11z aku bahkan lumayan Deket sama dia gak cuma aku, anak kelas aku dan juga temen2 seangkatan aku pun Deket sama dia, dan anak anak angkatan aku, kakak kelas ku yang sebelum2 nya, dan adik kelas ku kompak manggil dia itu ayah,“ jelas akun @slzhddktm_dhkd yang mengaku sebagai alumni. 

Lebih jauh, sang alumni bersaksi bahwa oknum guru terduga pelaku pelecehan seksual itu mempunyai cara mengajar tersendiri sehingga bisa dekat dengan anak muridnya.

“Dan tiap dia masuk ke kelas ku itu kadang gak selalu fokus ke materis pembelajaran diselingkan dengan candaan dan kadang dia tuh suka kasih2 nasihat yang di kait2 kan dengan Al-Quran (aku kurang paham karna aku minoritas di kelas ku) dan itu sering,“ bebernya. 

“Bahkan kadang kalo jam pelajaran cuma sejam itu dia gak kasih materi tapi ya ngbrol2 gitu kadang juga Suma bahas2 hikat, ajara atau apapun itu yang ada di Al-Quran, dan memang dia sedekat itu sama anak2 angkatan ku,“ lanjutnya.

Di akhir, sosok yang mengaku alumni ini memberikan dukungan moril dan semangat kepada korban pelecehan seksual dari oknum guru SMAN 1 Pamanukan.

“Dan jujur aku kaget banget denger berita ini, bener2 gak nyangka kalo dia bakalan sejauh ini.. juga buat adek kelas ku yang jadi korban, dek... Aku tahu mungkin rasa kepercayaan mu ke guru2 jadi tergores, dan kamu jadi trauma. Jangan sendirian ya dek... Kakak takut something get worse If you alone... You have best friend you can ask them to company you at school.... Dan semangat ya! Semoga kamu bisa dapat keadilan dan pelaku juga bisa dapat ganjarannya... Salam alumni 2025,“ tutup @slzhddktm_dhkd.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penerbangan ke Jakarta dan Bandung Telah Beroperasi Kembali

Penerbangan ke Jakarta dan Bandung Telah Beroperasi Kembali

Pasca ditutupnya Bandara Soekarno Hatta, Bandara Husein Sastranegara dan Bandara Halim Perdana Kusuma akibat dampak erupsi Anak Gunung Krakatau, kini bandara tersebut telah beroperasi kembali.
Pemprov Jabar Salurkan 1.500 Kilogram Beras, Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemprov Jabar Salurkan 1.500 Kilogram Beras, Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemprov Jabar menyalurkan 1.500 kilogram beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada 150 KK kategori Desil 1–5 di Desa Bojong Timur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.
Singkirkan Australia, Nova Arianto Sampai Dipuji Eks Pelatih Malaysia usai Bawa Timnas Indonesia U-20 ke Piala Asia U-20 2027

Singkirkan Australia, Nova Arianto Sampai Dipuji Eks Pelatih Malaysia usai Bawa Timnas Indonesia U-20 ke Piala Asia U-20 2027

Mantan pelatih Malaysia, Ong Kwim Swee, memberikan pujian dan ucapan selamat kepada Nova Arianto. Hal ini ia sampaikan setelah Timnas Indonesia U-20 memastikan langkahnya lolos ke Piala Asia U-20 2027.
Viral Air Laut Mendadak Surut Dekat Gunung Anak Krakatau, Jangan Langsung Dianggap Tanda Tsunami

Viral Air Laut Mendadak Surut Dekat Gunung Anak Krakatau, Jangan Langsung Dianggap Tanda Tsunami

BMKG merespon rekaman video yang viral terkait air laut surut di pesisir dekat Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda. Hal itu bukan sebagai tanda adanya tsunami.
Pemprov Jabar Komitmen Kampanyekan Sadar Risiko Penyakit Jantung

Pemprov Jabar Komitmen Kampanyekan Sadar Risiko Penyakit Jantung

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan berkomitmen akan terus mengkampanyekan sadar risiko penyakit jantung kepada masyarakat di wilayahnya.
TNI AU Pastikan Aktivitas Pesawat di Jakarta Kembali Normal

TNI AU Pastikan Aktivitas Pesawat di Jakarta Kembali Normal

Pangkodau I Marsekal Muda TNI Erwin Sugiandi memastikan aktivitas pesawat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta kembali seperti semula setelah sebelumnya vakum selama dua hari akibat diterjang abu vulkanik.

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT