Jejak Pendidikan Maudy Ayunda dengan Beasiswa LPDP Disorot di Tengah Isu Mindfulness
- Instagram/maudyayunda
- Instagram/fromthisisland
Jejak Pendidikan Maudy Ayunda
Di tengah ramainya perdebatan tersebut, perjalanan pendidikan Maudy Ayunda kembali disorot.
Sebelum melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat, Maudy diketahui menempuh pendidikan tinggi di University of Oxford, Inggris.
Setelah menyelesaikan pendidikan di Oxford, Maudy mendapat kesempatan melanjutkan studi pascasarjana di dua universitas ternama Amerika Serikat, yakni Harvard University dan Stanford University.
Maudy kemudian memilih Stanford University untuk melanjutkan pendidikan masternya. Ia menempuh dua program sekaligus melalui skema double degree, yakni MBA di Stanford Graduate School of Business dan program Education di Stanford Graduate School of Education.
Pilihan tersebut sejalan dengan ketertarikannya terhadap bidang bisnis dan pendidikan. Selama menjalani pendidikan di Stanford, Maudy juga bertemu dengan Jesse Choi yang kemudian menjadi suaminya.
Pendidikan Maudy dengan Beasiswa LPDP
Pendidikan master Maudy Ayunda di Stanford juga menjadi perhatian karena ia mendapatkan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Beasiswa LPDP merupakan salah satu program pemerintah Indonesia yang memberikan dukungan pendanaan pendidikan tinggi bagi warga negara Indonesia untuk menempuh studi di dalam maupun luar negeri.
Pengalaman Maudy sebagai penerima beasiswa LPDP kemudian kembali dibahas oleh warganet di tengah polemik mengenai konten mindfulness tersebut.
Salah satu pengguna X mempertanyakan mengapa pengalaman sebagai penerima LPDP disebut tidak banyak dibicarakan Maudy ketika hadir dalam berbagai podcast.
"Dari dulu gue nggak pernah nge-idolain sosok yang satu ini, apalagi pas zamannya beliau galau milih Harvard atau Stanford. Tapi yang bikin gue penasaran, Mbak Maudy kalau di podcast kenapa nggak pernah mention kalau dulu kuliahnya pakai LPDP?" tulis seorang warganet.
Komentar lain bahkan mengaitkan statusnya sebagai penerima beasiswa dengan kewajiban untuk menyuarakan kepentingan masyarakat.
"Padahal S2 pake duit rakyat tapi speak up buat rakyat gamau," tulis warganet lainnya.
Ada pula pengguna X yang menyampaikan tudingan lain terkait keterlibatan Maudy dalam acara organisasi alumni LPDP.
Pengguna tersebut mengklaim Maudy pernah menolak undangan menjadi pembicara secara cuma-cuma atau memberikan tarif tertentu.
Load more