News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Maudy Ayunda 'Dirujak' karena Dianggap Tone Deaf, Warganet Serukan Boikot Brand Kecantikan Miliknya

Maudy Ayunda 'dirujak' karena dianggap tone deaf, warganet serukan boikot brand kecantikan miliknya.
Senin, 14 September 2026 - 20:56 WIB
Maudy Ayunda
Sumber :
  • Instagram/fromthisisland

tvOnenews.com - Nama Maudy Ayunda kembali menjadi sorotan di media sosial. 

Kali ini, aktris sekaligus penyanyi tersebut menuai kritik setelah membagikan konten yang membahas mindfulness atau kesadaran diri dalam menghadapi derasnya informasi mengenai berbagai kabar buruk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konten tersebut justru memicu perdebatan di kalangan warganet. 

Sejumlah pengguna media sosial menilai pembahasan yang disampaikan Maudy kurang sesuai dengan situasi yang sedang dirasakan sebagian masyarakat Indonesia.

Maudy bahkan disebut tone deaf atau dianggap kurang peka terhadap kondisi sosial yang tengah terjadi. 

Tak sedikit pula yang melontarkan komentar bahwa bintang film Para Perasuk tersebut dinilai "tak napak tanah".

Sebenarnya, anggapan tersebut bukan kali pertama diarahkan kepada Maudy Ayunda. 

Sebelumnya, warganet juga sempat mempertanyakan sikap Maudy terkait sejumlah persoalan yang menjadi perhatian publik.

Mulai dari bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara pada akhir 2025, kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, hingga berbagai persoalan terkait pemerintahan, ekonomi, dan kenaikan harga, sebagian warganet merasa Maudy tidak banyak menyuarakan keresahan tersebut.

Padahal, menurut sebagian warganet, Maudy memiliki popularitas, koneksi, serta platform yang cukup besar untuk ikut menyampaikan suara masyarakat.

Maudy Ayunda
Maudy Ayunda
Sumber :
  • Instagram/maudyayunda

Konten Mindfulness Maudy Ayunda Kembali Disorot

Sebutannya sebagai sosok yang dianggap tone deaf kembali ramai setelah video Maudy Ayunda mengenai mindfulness in the age of bad news menjadi perbincangan di media sosial.

Video tersebut diunggah melalui kanal YouTube Maudy Ayunda pada 21 Agustus 2026. 

Dalam konten itu, Maudy membahas kondisi emosional seseorang ketika terus-menerus menerima informasi mengenai berbagai kejadian negatif.

Maudy turut mengungkapkan bahwa dirinya juga merasakan beban psikologis akibat derasnya kabar buruk yang datang dari berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Pembahasan tersebut kemudian kembali menjadi sorotan setelah potongan maupun isi pernyataannya dibagikan dan diperbincangkan oleh pengguna media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian warganet menganggap pembahasan mengenai mindfulness tersebut kurang tepat jika disampaikan di tengah berbagai persoalan yang sedang menjadi perhatian publik.

Kritik pun bermunculan di sejumlah unggahan media sosial Maudy Ayunda. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.
Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Timnas Indonesia berpotensi memiliki opsi baru di lini depan. Nama Siegert Baartmans layak dilirik berkat produktivitasnya bersama FC Eindhoven di Liga Belanda.
Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Bupati Bandung Barat, Ritchie Ismail atau akrab disapa Jeje, sebelumnya turun langsung melihat kondisi tempat tinggal Mak Een. Dalam kunjungannya, Jeje mengaku
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.
Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Dalam perhelatan bertema “USBR Mengabdi” ini, kampus menegaskan urgensi penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai modal utama lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian kompetitif.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT