News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenang G30S: Kisah Ilham Aidit, Anak DN Aidit yang Nyaris Jadi Korban dan Sempat Menyembunyikan Nama Ayah

Mengenang G30S lewat kisah Ilham Aidit, putra DN Aidit yang kehilangan ayah, terpisah dari keluarga, hingga pernah didatangi tentara saat masih kecil.
Rabu, 30 September 2026 - 16:26 WIB
Kolonel Yasir Hadibroto, eksekutor DN Aidit setelah G30S PKI
Sumber :
  • Kolase YouTube Intel Melayu

tvOnenews.com - Setiap akhir September, ingatan bangsa Indonesia kembali tertuju pada peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau G30S. Peristiwa yang berlangsung pada malam 30 September hingga 1 Oktober 1965 itu menjadi salah satu titik balik penting dalam sejarah politik Indonesia. 

Enam jenderal dan satu perwira TNI Angkatan Darat tewas dalam rangkaian peristiwa tersebut. Perkembangan setelahnya kemudian membawa perubahan besar dalam kehidupan politik dan sosial Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) mencatat bahwa G30S diikuti berbagai tindakan penangkapan dan perubahan politik yang turut mengantarkan Indonesia menuju peralihan kekuasaan dari era Soekarno ke era Soeharto.

Namun, sejarah 1965 tidak hanya berbicara tentang tokoh militer, partai politik, perebutan pengaruh, atau pergantian kekuasaan. 

Di balik peristiwa nasional tersebut terdapat keluarga-keluarga yang ikut tercerai-berai. Salah satunya adalah keluarga Dipa Nusantara Aidit atau DN Aidit, salah satu tokoh penting Partai Komunis Indonesia (PKI). 

Salah seorang anaknya, Ilham Aidit, bahkan belum berusia tujuh tahun ketika kehidupan keluarganya berubah drastis.

Ayahnya tewas setelah peristiwa G30S, sedangkan ibunya ditahan. Dua kakaknya ketika itu sedang menempuh pendidikan di Rusia dan tidak dapat kembali ke Indonesia. 

Ilham bersama saudara kembarnya, Irfan, serta salah seorang kakaknya kemudian dititipkan kepada keluarga Yohanes Mulyono di Bandung, yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan mereka. 

Keluarga tersebut kemudian mengasuh Ilham hingga dewasa. Dari sinilah kisah masa kecil Ilham menjadi salah satu potongan manusiawi dari sejarah Indonesia setelah 1965.

Ilham Aidit, putra DN Aidit
Ilham Aidit, putra DN Aidit
Sumber :
  • Antara / Ismail Patrizki

Ilham Aidit dan Masa Kecil yang Berubah Setelah G30S

Ilham merupakan putra keempat DN Aidit. Sang ayah merupakan salah satu tokoh utama PKI dan pernah menjabat sebagai Ketua Central Committee (CC) PKI. Dalam sejarah politik Indonesia, nama DN Aidit kemudian sangat erat dikaitkan dengan peristiwa G30S.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Ilham yang masih kanak-kanak, dinamika politik nasional tentu belum sepenuhnya dipahami. Yang ia rasakan justru perubahan mendadak dalam kehidupan keluarganya.

Ia harus berpisah dari orang tua dan menjalani masa kecil bersama keluarga yang bersedia mengasuhnya. Bahkan, menurut pengakuannya, suatu ketika sekelompok tentara bersenjata lengkap datang ke rumah tempat ia tinggal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jauh Sebelum Era Aidit, Inilah Dua Tokoh Senior PKI Disegani Internasional: Ada yang Belajar Langsung ke Stalin

Jauh Sebelum Era Aidit, Inilah Dua Tokoh Senior PKI Disegani Internasional: Ada yang Belajar Langsung ke Stalin

Nama Dipa Nusantara (DN) Aidit selama ini identik sebagai pucuk pimpinan Partai Komunis Indonesia (PKI) sekaligus tokoh kunci di balik peristiwa berdarah G30S -
Soal Kematian Sutrimo, Polda Metro Jaya Ungkap Belum Menemukan Bukti Tindak Pidana

Soal Kematian Sutrimo, Polda Metro Jaya Ungkap Belum Menemukan Bukti Tindak Pidana

Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa dalam peristiwa tewasnya Karumga Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah yakni Sutrimo, yang ditemukan tewas di depan Mordent Aesthetic Clinic, Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, belum ditemukan adanya tindak pidana yang terjadi.
Esteban Ocon Resmi Tinggalkan Haas, Ungkap Karier Formula 1 Belum Berakhir

Esteban Ocon Resmi Tinggalkan Haas, Ungkap Karier Formula 1 Belum Berakhir

Esteban Ocon resmi mengumumkan bahwa dirinya telah mengakhiri kerjasamanya dengan Haas. Pembalap asal Prancis itu tak akan memperkuat Haas di Formula 1 2027.
Wasit Piala Asia 2027 Gunakan Kamera di Tubuh, AFC Perkenalkan Teknologi Anyar

Wasit Piala Asia 2027 Gunakan Kamera di Tubuh, AFC Perkenalkan Teknologi Anyar

Piala Asia 2027 akan digelar di Arab Saudi ada 7 Januari sampai 5 Februari 2026 mendatang. Kurang dari 3 bulan lagi, AFC memperkenalkan sejumlah teknologi yang akan diterapkan pada turnamen. 
3 Pemain Ini Diprediksi Dicadangkan John Herdman Saat Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Nomor 1 Maarten Paes

3 Pemain Ini Diprediksi Dicadangkan John Herdman Saat Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Nomor 1 Maarten Paes

Tiga pemain Timnas Indonesia diprediksi menjadi cadangan saat menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A, termasuk kiper utama yang sebelumnya tampil.
Dua Musim di V-League Bikin Megawati Hangestri Berubah, Akui Sudah Terbiasa Lakukan ini dengan Pevoli Korea

Dua Musim di V-League Bikin Megawati Hangestri Berubah, Akui Sudah Terbiasa Lakukan ini dengan Pevoli Korea

Megawati Hangestri bersiap menjalani musim ketiganya di Liga Voli Korea bersama Hillstate. Usai dua musim di V-League, Megatron ungkap perubahan besar dirinya.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT