News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ruben Onsu Minta Komnas Anak Perhatikan Kasus yang Lebih Memprihatinkan

Ruben Onsu meminta Komnas Anak memperhatikan sederet kasus anak memprihatinkan, mulai dari bullying hingga kekerasan, serta mendesak penanganan tanpa menunggu viral.
Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:31 WIB
Ruben Onsu
Sumber :
  • Instagram @ruben_onsu

tvOnenews.com - Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah membagikan sederet kasus anak yang memprihatinkan dan meminta Komnas Anak memberikan perhatian lebih. Di tengah Polemik Hak Asuh yang masih bergulir, Ruben berharap laporan terkait perlindungan anak yang membahayakan bisa segera ditangani tanpa harus menunggu kasus tersebut viral.

Melalui unggahan di Instagram, Ruben Onsu menyoroti berbagai persoalan yang dialami anak-anak di Indonesia, mulai dari perundungan atau bullying, kekerasan, hingga perjuangan anak untuk membantu keluarganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ayah tiga anak tersebut juga menyampaikan pesan kepada Komnas Anak agar lebih sigap memberikan perlindungan kepada anak-anak yang membutuhkan bantuan.

Ruben Onsu Bagikan Sederet Kasus Anak Memprihatinkan

Dalam unggahannya, Ruben membagikan tujuh pemberitaan mengenai kasus anak yang menyita perhatian. Salah satunya adalah kasus anak berusia 3 tahun di Karawang yang menjadi korban perundungan oleh temannya hingga mengalami kekerasan serius.

Kasus lainnya menyoroti Nia, seorang anak yatim yang dihina dan dicibir oleh teman-teman sekolahnya, meski harus berjuang demi membantu ibunya yang sedang sakit.

Ruben juga membagikan pemberitaan mengenai bayi berusia 8 bulan di Sumatera Utara yang meninggal dunia setelah diduga mengalami pelecehan oleh ayahnya. Dalam pemberitaan tersebut, sang ibu disebut menemukan darah di popok bayinya.

Selain itu, ada kisah Shinta, anak berusia 10 tahun yang disebut kerap menangis sepulang sekolah karena mengalami perundungan dari teman sekelasnya akibat kondisi ekonomi keluarganya. Saat mengadukan persoalan tersebut kepada pihak sekolah, ia justru dikabarkan mengalami intimidasi.

ruben onsu
Unggahan Ruben Onsu. (Sumber: Instagram @ruben_onsu)

Ruben turut menyoroti kisah siswi SMP di Batam yang berujung tragis setelah sebuah prank ulang tahun, serta kisah seorang ayah yang menangisi anaknya yang merupakan penyandang disabilitas dan menjadi korban perundungan.

Tak hanya kasus kekerasan, Ruben membagikan kisah Fatimah yang putus sekolah sejak kelas 2 SD demi membantu adiknya. Ia rela bekerja keras dengan berjualan pakis agar sang adik, Aisyah, bisa meraih cita-citanya.

Deretan kisah tersebut memperlihatkan beragam persoalan yang dihadapi anak-anak, mulai dari kekerasan dan perundungan hingga keterbatasan ekonomi yang memengaruhi pendidikan mereka.

Pesan Ruben Onsu untuk Komnas Anak

Melalui keterangan unggahannya, Ruben secara langsung meminta Komnas Anak membantu dan melindungi anak-anak yang seharusnya dapat menikmati masa kecil dengan aman.

“Hallo @komnasanak, mohon izin untuk segera dibantu dan lindungi anak-anak yang harusnya bisa menikmati usianya,” tulis Ruben Onsu.

Ia juga menekankan pentingnya penanganan cepat terhadap laporan perlindungan anak yang sudah berada dalam kondisi membahayakan. Menurutnya, laporan semacam itu diharapkan bisa segera ditindaklanjuti tanpa harus menunggu perhatian publik.

“Dan jika ada pelaporan tentang perlindungan anak yang sifatnya sudah membahayakan, yang harus segera ditangani, semoga bisa langsung tanpa menunggu viral,” tegas Ruben.

Ruben kemudian berharap seluruh anak di Indonesia mendapatkan perlindungan yang layak. Ia juga meminta Komnas Anak menunjukkan langkah nyata dalam menjalankan perannya sebagai lembaga yang memperhatikan kepentingan anak.

“Sehingga semua anak Indonesia bisa mendapatkan perlindungan di negeri ini. Kami menunggu aksi dari @komnasanak, sebuah lembaga untuk anak. Terima kasih kakak hebatku,” tutup Ruben Onsu.

Unggahan tersebut muncul ketika Polemik Hak Asuh antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Oktober 2026.

Perselisihan keduanya turut melibatkan lembaga perlindungan anak. Ruben sebelumnya telah mengadukan persoalan terkait anak-anaknya kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Di sisi lain, Ruben juga menyampaikan keberatan terhadap keterlibatan Komnas Anak dalam persoalan yang sedang berjalan di pengadilan. Melalui unggahan Instagram pada 21 Oktober 2026, ia menilai lembaga tersebut sebaiknya memberikan perhatian kepada persoalan anak lain yang membutuhkan penanganan.

Dalam unggahan terbarunya, Ruben kembali menyoroti banyaknya kasus anak yang memerlukan bantuan dan perhatian. Ia berharap perlindungan terhadap anak dapat dilakukan secara cepat, terutama ketika keselamatan mereka terancam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa berbagai persoalan anak membutuhkan perhatian serius, terlepas dari apakah kasusnya sudah menjadi perbincangan luas di media sosial atau belum.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Kacamata Pintar Berbasis AI Terbaik 2026: untuk Konten Kreator, Bisa Rekam POV hingga Tampilkan Teleprompter

5 Kacamata Pintar Berbasis AI Terbaik 2026: untuk Konten Kreator, Bisa Rekam POV hingga Tampilkan Teleprompter

AI smart glasses 2026 menawarkan kamera beresolusi tinggi, asisten AI, penerjemah langsung, dan layar HUD. Ini 5 merek yang menarik untuk konten kreator.
Insiden Ledakan Akibat Kebocoran Gas Kerap Terjadi, Pengguna Diharapkan Perhatikan Hal Ini

Insiden Ledakan Akibat Kebocoran Gas Kerap Terjadi, Pengguna Diharapkan Perhatikan Hal Ini

Masyarakat perlu mewaspadai insiden kebocoran gas yang berujung ledakan hingga menimbulkan korban jiwa.
8 Kawasan Bersiap Olah Sampah Jadi Listrik

8 Kawasan Bersiap Olah Sampah Jadi Listrik

Kemendagri mempercepat persiapan PSEL Batch 2 di delapan kawasan. Kesiapan lahan, pasokan sampah, perizinan, dan pendanaan menjadi fokus pembahasan di Bali.
WOW! NVIDIA Pamer Robot Bebek AI Seharga Rp6 Jutaan, Bisa Duduk, Tidur, hingga Bangkit Sendiri

WOW! NVIDIA Pamer Robot Bebek AI Seharga Rp6 Jutaan, Bisa Duduk, Tidur, hingga Bangkit Sendiri

NVIDIA mendemonstrasikan MicroDuck, robot AI open-source buatan Pollen Robotics dan Hugging Face yang bisa berjalan, duduk, tidur, hingga bangkit dengan bantuan
Presiden Prabowo Geram, Perusahaan Asing yang Sebabkan Karhutla di Hutan RI Terancam Ditendang

Presiden Prabowo Geram, Perusahaan Asing yang Sebabkan Karhutla di Hutan RI Terancam Ditendang

Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras terhadap sejumlah perusahaan asing yang diduga menjadi dalang di balik maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera. 
Dua Tahun Memimpin: Prabowo Berhasil Stop Impor Solar Ganti B50, Negara Hemat Rp170 Triliun

Dua Tahun Memimpin: Prabowo Berhasil Stop Impor Solar Ganti B50, Negara Hemat Rp170 Triliun

Komitmen Presiden RI Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian energi nasional membuahkan hasil bersejarah. Lewat implementasi resmi program B50 sejak 1 ...

Trending

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak meninggal dunia, Polresta Bandung sampaikan belasungkawa.
Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

GMNI dan BEM Sospol Undar Jombang mendesak pemerintah mengevaluasi PSN dan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.
Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang meninggal dunia pada 22 Oktober 2026. Simak perjalanan kariernya dari Bareskrim Polri, lembaga negara, hingga menjadi Rektor Universitas Langlangbuana.
Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Momen Prabowo Tiru Kedipan Mata Seskab Teddy: Gue Nih Presiden, Ted!

Momen Prabowo Tiru Kedipan Mata Seskab Teddy: Gue Nih Presiden, Ted!

Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan kelakar saat menyadari dirinya mendapat "kode" atau isyarat dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya untuk -
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT