News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Rekaman Video Call Ruben Onsu Disebarkan Sarwendah, Firdaus Oiwobo: Kenapa Baru Upload?

Firdaus Oiwobo menyoroti polemik rekaman video call Ruben Onsu dan mempertanyakan alasan video tersebut baru beredar setelah Ruben dan Sarwendah bercerai.
Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:41 WIB
Sarwendah dan Ruben Onsu
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 @ruben_onsu

tvOnenews.com – Pengacara Firdaus Oiwobo ikut menyoroti polemik beredarnya rekaman video call (VC) yang melibatkan presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah.

Firdaus mempertanyakan alasan rekaman tersebut baru menjadi konsumsi publik setelah keduanya resmi bercerai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Firdaus mengaku telah mengenal Ruben sejak lama. Ia bahkan menyebut pernah mendapat ajakan dari Ruben untuk berbincang dalam podcast maupun wawancara.

Kendati demikian, Firdaus menegaskan tidak ingin ikut campur dalam penanganan persoalan hukum yang tengah dihadapi Ruben.

Ia memilih menghormati kuasa hukum yang telah dipercaya untuk menangani perkara tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Firdaus dalam wawancara yang dikutip Tribun Style dari kanal YouTube Cumicumi pada Kamis (22/10/2026).

Firdaus mengungkapkan bahwa dirinya sempat bertemu Ruben di Polda Metro Jaya.

Dalam pertemuan itu, ia melihat Ruben datang bersama pengacaranya dan menduga presenter tersebut tengah menghadapi persoalan hukum.

Firdaus mengaku menawarkan bantuan apabila Ruben membutuhkan pendampingan hukum.

Ia merasa memiliki kedekatan dengan Ruben sehingga bersedia membantu jika diminta.

"Kalau gue, kedekatan gue sama Ruben kan emang dari dulu, dia pernah ngajak gua podcast, wawancara, dan lain-lain kan," ujar Firdaus.

Ia kemudian menceritakan bahwa dirinya sempat menyampaikan kesediaan untuk membantu Ruben apabila menghadapi masalah.

"Ya lu kalau ada apa-apa kontak gue gitu kan, kalau butuh pengacara bulldozer ya kayak gue ya boleh gitu," kata Firdaus menirukan ucapannya kepada Ruben.

Namun, perhatian Firdaus tidak hanya tertuju pada persoalan hukum yang muncul setelah rekaman video call tersebut beredar.

Ia juga mempertanyakan waktu pengunggahan rekaman yang dikaitkan dengan Sarwendah.

Menurut Firdaus, kemunculan rekaman setelah Ruben dan Sarwendah bercerai menjadi hal yang patut dipertanyakan.

"Lagian juga aneh sih, mantan istrinya kenapa baru di-upload sekarang? Udah tahu punya laki kayak begitu dulu, kalau memang merasa punya laki kayak gitu ya kenapa baru upload sekarang udah cerai?" ujar Firdaus.

Meski menyampaikan pandangannya, Firdaus tidak ingin mengambil alih penanganan persoalan hukum yang sedang berjalan.

Ia menilai Ruben telah memiliki tim kuasa hukum yang bertanggung jawab mengurus perkara tersebut.

Firdaus pun memilih menjaga batasan agar tidak mencampuri pekerjaan pengacara yang telah ditunjuk Ruben.

"Jadi menurut gue, biarkan aja itu bergulir, gua enggak bisa masuk dalam ranah itu karena itu urusan pengacara-pengacaranya, karena gua menjaga etika ya," tuturnya.

Firdaus kembali menegaskan kesediaannya memberikan bantuan apabila Ruben membutuhkannya. Ia bahkan menggunakan istilah khasnya untuk menggambarkan kesiapan tersebut.

"Tapi yang jelas kalau dia butuh bantuan gua, gua siap nge-bulldozer semuanya gitu," kata Firdaus.

Polemik rekaman video call Ruben Onsu sebelumnya memang telah berujung pada langkah hukum.

Berdasarkan pemberitaan detikcom dan tvOnenews.com pada 13 Oktober 2026, Ruben membuat dua laporan polisi dengan pokok perkara yang berbeda.

Laporan pertama berkaitan dengan dugaan akses ilegal terhadap akun atau data pribadi Betrand Peto.

Sementara itu, laporan lainnya menyangkut dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan rekaman video call Ruben.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menyampaikan bahwa pihaknya mempersoalkan dugaan perekaman tanpa izin serta penyebaran rekaman yang dinilai merugikan kliennya.

Dugaan tersebut masih harus ditelusuri melalui proses hukum.

Di sisi lain, kuasa hukum Sarwendah, Pablo Benoa, menyatakan bahwa kliennya memperoleh izin dari pria berinisial Y, yang disebut sebagai lawan bicara Ruben dalam rekaman tersebut, untuk mengunggah video. Pernyataan itu menjadi bagian dari tanggapan pihak Sarwendah terhadap polemik yang berkembang.

Di tengah ramainya perbincangan warganet, Firdaus juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya melihat sisi negatif seseorang. Ia mengajak publik untuk menyikapi persoalan tersebut secara lebih bijak.

"Hal yang positifnya diambil, hal yang negatifnya dibuang, itu aja," ujar Firdaus.

Ia kemudian menegaskan pentingnya mengedepankan sikap bijaksana ketika menilai orang lain.

"Orang yang bijak ngapain lu pusing sama hal negatif orang," pungkasnya.

(tsy)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026 sektor ganda campuran antara wakil Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan dari Chinese Taipei.
TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

Mantan juara UFC, TJ Dillashaw, ungkap serangan ke tubuh dan pertahanan takedown sebagai kunci trilogi Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333. Jagokan siapa?
Prioritaskan Keselamatan, Penanganan Darurat Kebakaran KMP Batumandi Tuai Pujian

Prioritaskan Keselamatan, Penanganan Darurat Kebakaran KMP Batumandi Tuai Pujian

Upaya penanganan insiden kebakaran KMP Batumandi oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendapat apresiasi dari Koordinator Komunitas Pengguna Kapal Penyeberangan Nusantara (KPK-PN), Maruly Hendra Utama. 
Ganjil Genap Pembelian BBM di Sleman Belum Diperlukan, Stok Diklaim 7 Kali Lipat Normal

Ganjil Genap Pembelian BBM di Sleman Belum Diperlukan, Stok Diklaim 7 Kali Lipat Normal

Penerapan sistem ganjil genap untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta dinilai belum diperlukan. Pasalnya, pasokan BBM di wilayah tersebut diklaim mencapai tujuh kali lipat dibandingkan kondisi normal.
Kepala SMK Swasta di Bantul Diduga Korupsi Dana Sekolah Rp125 Juta, Sejumlah Kegiatan Disinyalir Fiktif

Kepala SMK Swasta di Bantul Diduga Korupsi Dana Sekolah Rp125 Juta, Sejumlah Kegiatan Disinyalir Fiktif

Seorang kepala sekolah (kepsek) SMK swasta di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta diduga terlibat dalam kasus korupsi dana sekolah senilai Rp125 juta.
Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kakorlantas Polri Gelar Doa Bersama Anak Yatim

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kakorlantas Polri Gelar Doa Bersama Anak Yatim

Korlantas Polri menggelar kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim-piatu dalam merealisasikan visi 'Polisi Bersama Masyarakat'.

Trending

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak meninggal dunia, Polresta Bandung sampaikan belasungkawa.
Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

GMNI dan BEM Sospol Undar Jombang mendesak pemerintah mengevaluasi PSN dan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.
Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang meninggal dunia pada 22 Oktober 2026. Simak perjalanan kariernya dari Bareskrim Polri, lembaga negara, hingga menjadi Rektor Universitas Langlangbuana.
Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Momen Prabowo Tiru Kedipan Mata Seskab Teddy: Gue Nih Presiden, Ted!

Momen Prabowo Tiru Kedipan Mata Seskab Teddy: Gue Nih Presiden, Ted!

Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan kelakar saat menyadari dirinya mendapat "kode" atau isyarat dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya untuk -
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT