Wardatina Mawa Singgung Nafkah Anak dari Insanul, Sebut Rp3.000 Pun Tak Masalah
- YouTube MAIA ALELDUL TV
tvOnenews.com - Wardatina Mawa kembali menyinggung persoalan nafkah anak dari mantan suaminya, Insanul Fahmi, setelah keduanya resmi bercerai. Mawa mengaku tidak ingin terlalu berharap soal nafkah yang menjadi tanggung jawab Insanul. Kini, ia memilih fokus melanjutkan kehidupan bersama anaknya sekaligus menjalani proses hukum yang masih berlangsung.
Dalam pernyataannya, Wardatina Mawa menegaskan bahwa kewajiban memberikan nafkah anak harus tetap dipenuhi, terlepas dari alasan yang disampaikan mantan suaminya. Ia juga mengungkapkan sikapnya terkait nominal nafkah yang sebelumnya telah ditetapkan oleh pengadilan.
Wardatina Mawa Singgung Tanggung Jawab Insanul soal Nafkah Anak
Persoalan nafkah anak kembali menjadi perhatian setelah Insanul disebut mengalami musibah penipuan yang menjadi alasan dirinya belum bisa mentransfer biaya kebutuhan anak.
Saat ditanya awak media mengenai alasan tersebut, Wardatina Mawa menegaskan bahwa kewajiban seorang ayah terhadap anak tetap harus dijalankan sesuai putusan pengadilan.
“Pokoknya setiap apa pun itu ya, dari pihak pengadilan juga sudah memutuskan itu kan tanggung jawabnya dia ya sebagai seorang ayah dan untuk anaknya, murni untuk anaknya semuanya. Jadi itu alangkah lebih baiknya tanggung jawab tetap tanggung jawab yang harus dipenuhi gitu,” kata Mawa dalam tayangan Intens Investigasi.
Menurut Mawa, nafkah tersebut merupakan hak anak sehingga tanggung jawab itu perlu dipenuhi. Ia menekankan bahwa kewajiban tersebut tidak semestinya diabaikan begitu saja.
Wardatina Mawa Ikhlas jika Nafkah Anak Tak Sampai Rp3 Juta
Ketika ditanya apakah nafkah dari Insanul hingga kini masih diberikan secara rutin, Wardatina Mawa mengaku tidak pernah menuntut mantan suaminya.
Ia menyebut putusan pengadilan menetapkan nafkah anak sebesar Rp3 juta per bulan. Namun, Mawa mengaku ikhlas apabila nominal yang diberikan tidak sesuai dengan jumlah tersebut.
“Seperti yang beliau katakan ya, pasti ya. Jadi saya tidak pernah menuntut ya. Iya, alhamdulillah kalau dikasih, ya enggak dikasih. Karena kan dari putusan pengadilan tuh Rp3 juta ya. Kalaupun emang enggak Rp3 juta saya ikhlas. Kalaupun Rp3.000 juga enggak apa-apa gitu,” ujar Mawa.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Mawa mengaku tidak ingin mempermasalahkan nominal nafkah yang diberikan. Meski demikian, putusan pengadilan mengenai kewajiban nafkah anak tetap menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Wardatina Mawa Fokus Anak dan Proses Hukum
Selain membahas nafkah anak, Wardatina Mawa juga menegaskan bahwa dirinya sudah tidak ingin lagi berfokus pada kehidupan pribadi mantan suaminya.
Ia memilih melanjutkan kehidupan bersama anaknya dan tetap menjalani proses hukum yang sedang berlangsung. Mawa pun meminta doa agar semua pihak mendapatkan hasil terbaik.
“Jadi kan saya emang enggak berharap sama sekali dan saya ingin fokus aja melanjutkan kehidupan saya sama anak saya pastinya dan tetap teguh untuk menjalankan proses hukum ini. Ya, mohon doanya aja. Semoga yang terbaik untuk kita semua,” kata Mawa.
Sikap tersebut menegaskan bahwa saat ini Mawa ingin memprioritaskan kehidupan bersama anaknya. Ia juga menyatakan akan tetap teguh menjalani proses hukum yang sedang berjalan.
Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi resmi bercerai pada Rabu, 8 Juli 2026. Majelis Hakim Pengadilan Agama Lubuk Pakam mengabulkan gugatan cerai yang diajukan Mawa pada 26 Februari 2026.
Dalam putusan tersebut, hak asuh anak jatuh kepada Wardatina Mawa. Sementara itu, Insanul Fahmi diwajibkan membayar nafkah anak sebesar Rp3 juta per bulan.
Proses perceraian keduanya bergulir setelah muncul persoalan terkait dugaan perselingkuhan dan pernikahan siri Insanul Fahmi dengan Inara Rusli.
Kini, setelah resmi bercerai, persoalan nafkah anak menjadi salah satu hal yang kembali disorot. Wardatina Mawa menegaskan bahwa dirinya ingin fokus membesarkan anak dan melanjutkan proses hukum, sembari berharap semua pihak dapat menjalankan tanggung jawab masing-masing.
(anf)
Load more