News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meta Terancam Denda Rp452,6 Triliun, Ini Dampak Skandal Kebocoran Data Facebook bagi Pengguna

Meta menghadapi denda Rp452,6 triliun di New Mexico terkait pelanggaran data pengguna Facebook. Simak kronologi kasus Cambridge Analytica dan dampaknya bagi
Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:05 WIB
Ilustrasi Meta Terancam Denda Rp452,6 Triliun, Ini Dampak Skandal Kebocoran Data Facebook bagi Pengguna
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

Meski demikian, putusan tersebut belum menandai berakhirnya proses hukum. Meta telah menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan pengadilan tersebut.

Ilustrasi Meta Terancam Denda Rp452,6 Triliun, Ini Dampak Skandal Kebocoran Data Facebook bagi Pengguna
Ilustrasi Meta Terancam Denda Rp452,6 Triliun, Ini Dampak Skandal Kebocoran Data Facebook bagi Pengguna
Sumber :
  • ANTARA

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skandal Cambridge Analytica Kembali Soroti Privasi Pengguna Facebook

Akar perkara ini berkaitan dengan skandal Cambridge Analytica, yang terungkap pada 2018 dan menjadi salah satu kasus penyalahgunaan data paling dikenal dalam sejarah media sosial.

Dalam skandal tersebut, data pribadi sekitar 87 juta pengguna Facebook dikumpulkan tanpa izin yang semestinya oleh Cambridge Analytica, perusahaan analisis politik asal Inggris. Informasi itu kemudian menjadi sorotan karena berkaitan dengan pemanfaatan data pengguna untuk kepentingan analisis politik.

Kasus tersebut memicu perhatian luas terhadap praktik pengumpulan data oleh perusahaan teknologi, terutama mengenai batas akses pihak ketiga terhadap informasi pengguna. Persoalan yang muncul bukan hanya soal data yang tersimpan di dalam platform, melainkan juga bagaimana informasi itu dapat digunakan setelah dibagikan kepada aplikasi atau layanan lain.

Dampaknya bagi pengguna dapat berupa berkurangnya kendali atas informasi pribadi, meningkatnya risiko pemanfaatan data di luar tujuan awal, serta kemungkinan profil digital digunakan untuk menyusun segmentasi dan penargetan tertentu. 

Dalam konteks penyalahgunaan, informasi tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk memengaruhi keputusan atau menyasar pengguna dengan pesan yang disesuaikan.

Namun, tidak berarti setiap pengguna Facebook otomatis mengalami pencurian identitas atau kerugian finansial akibat kasus tersebut. Risiko dan dampak aktual bergantung pada jenis data yang terlibat serta cara informasi itu digunakan.

Peristiwa ini memperlihatkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan data, termasuk penjelasan yang mudah dipahami mengenai informasi apa yang dikumpulkan, siapa yang dapat mengaksesnya, dan untuk tujuan apa data tersebut digunakan.

Meta Ajukan Banding, Pengguna Perlu Lebih Waspada terhadap Data Pribadi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meta tidak menerima begitu saja putusan pengadilan New Mexico. Perusahaan telah mengonfirmasi rencana untuk mengajukan banding. Kepala Bagian Hukum Meta, CJ Mahoney, menyatakan keyakinannya bahwa perusahaan akan memenangkan proses banding tersebut.

Langkah ini berarti perkara masih dapat berlanjut melalui proses hukum berikutnya. Karena itu, nilai denda tersebut perlu dipahami sebagai putusan yang sedang dihadapi Meta, bukan sebagai perkara yang seluruh proses hukumnya telah selesai.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alef Sindir Tesla Usai Pamer Mobil Terbang, Klaim Sudah 11 Tahun Kembangkan Teknologi Ini

Alef Sindir Tesla Usai Pamer Mobil Terbang, Klaim Sudah 11 Tahun Kembangkan Teknologi Ini

Alef Aeronautics menyindir Tesla setelah Roadster memamerkan kemampuan melayang di udara. Simak perbedaan teknologi mobil terbang Alef Model A dan Tesla.
Soal Rute Baru LRT JIS-Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Pramono Anung Janji Kebut Instruksi Prabowo

Soal Rute Baru LRT JIS-Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Pramono Anung Janji Kebut Instruksi Prabowo

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pelibatan Badan Pengelola Investasi Danantara Indones
Duduk Perkara Eks Anggota Kopassus Dibacok Tetangga

Duduk Perkara Eks Anggota Kopassus Dibacok Tetangga

Insiden berdarah terjadi di kawasan perumahan elit JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Seorang pria mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Muhammad ...
Kebakaran Gunung Arjuno, BNPB Terjunkan Helikopter Water Bombing dan Pesawat Cuaca

Kebakaran Gunung Arjuno, BNPB Terjunkan Helikopter Water Bombing dan Pesawat Cuaca

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengambil langkah cepat dengan memobilisasi armada udara guna mengepung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang -
Warga Gaza di Kamp Pengungsian Terima 68.920 Liter Air Bersih dari BAZNAS RI

Warga Gaza di Kamp Pengungsian Terima 68.920 Liter Air Bersih dari BAZNAS RI

BAZNAS RI berkolaborasi dengan LAZ Muhajir sukses menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 68.920 liter bagi warga dan keluarga pengungsi di Gaza, Palestina ...
Harga iPhone Duo di Indonesia Tembus Rp75 Juta, Ini Keunggulan iPhone Lipat Pertama Apple

Harga iPhone Duo di Indonesia Tembus Rp75 Juta, Ini Keunggulan iPhone Lipat Pertama Apple

iPhone Duo mulai bisa dipesan di Indonesia dengan harga Rp45,6 juta. Simak spesifikasi layar lipat, chip A20 Pro, kamera 48 MP, dan fitur unggulannya.

Trending

Soal Rute Baru LRT JIS-Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Pramono Anung Janji Kebut Instruksi Prabowo

Soal Rute Baru LRT JIS-Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Pramono Anung Janji Kebut Instruksi Prabowo

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pelibatan Badan Pengelola Investasi Danantara Indones
Alef Sindir Tesla Usai Pamer Mobil Terbang, Klaim Sudah 11 Tahun Kembangkan Teknologi Ini

Alef Sindir Tesla Usai Pamer Mobil Terbang, Klaim Sudah 11 Tahun Kembangkan Teknologi Ini

Alef Aeronautics menyindir Tesla setelah Roadster memamerkan kemampuan melayang di udara. Simak perbedaan teknologi mobil terbang Alef Model A dan Tesla.
Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT