Benarkah Penggunaan AI Bisa Habiskan Banyak Air Bersih? Ini Penjelasannya
- Ilustrated by ChatGPT
Perkiraan tersebut berasal dari pemodelan penggunaan air pada sistem AI, termasuk kebutuhan pendinginan pusat data dan penggunaan air secara tidak langsung dalam pembangkitan listrik. Besarannya juga dipengaruhi lokasi serta waktu operasional pusat data.
Dalam publikasi lanjutan di jurnal Communications of the ACM pada 2025, para peneliti kembali membahas jejak air model AI. Dengan menggunakan GPT-3 sebagai contoh, penelitian tersebut memperkirakan kebutuhan air untuk menghasilkan sekitar 10 hingga 50 respons berukuran sedang setara dengan satu botol air berkapasitas 500 mililiter, bergantung pada kondisi operasionalnya.
Perlu diingat, estimasi tersebut menggunakan model dan asumsi tertentu. Angka itu tidak dapat langsung dijadikan patokan untuk seluruh layanan AI yang tersedia saat ini, karena setiap model memiliki kebutuhan komputasi, efisiensi perangkat keras, dan infrastruktur yang berbeda.
Dampak terhadap Ketersediaan Air Bersih
- Ilustrated by ChatGPT
Besarnya perhatian terhadap jejak air AI bukan semata-mata karena volume air yang digunakan, melainkan juga karena lokasi penggunaannya.
Pusat data yang menggunakan air di wilayah dengan pasokan melimpah memiliki konsekuensi berbeda dibandingkan fasilitas yang beroperasi di daerah yang sedang mengalami kekeringan atau menghadapi keterbatasan air bersih.
Ketika kebutuhan air industri meningkat di suatu wilayah, pengelola perlu memastikan bahwa pasokan untuk masyarakat, pertanian, dan kebutuhan ekosistem tetap terlindungi.
Persoalan ini menjadi semakin relevan apabila pembangunan pusat data berlangsung berdekatan dengan permukiman yang juga bergantung pada sumber air yang sama.
Di sisi lain, penggunaan air perlu dinilai secara menyeluruh. Air yang diambil dari sumber tertentu tidak selalu seluruhnya habis dikonsumsi karena sebagian dapat dikembalikan ke lingkungan.
Maka dari itu, pengukuran perlu membedakan antara volume air yang diambil dan air yang benar-benar terkonsumsi atau tidak lagi tersedia untuk digunakan kembali dalam jangka waktu dan lokasi yang relevan.
Langkah Mengurangi Jejak Air dari Teknologi AI
- Menggunakan AI sesuai kebutuhan
- Meningkatkan efisiensi server dan model AI
- Meningkatkan keterbukaan data lingkungan
- Mengembangkan sistem pendingin yang lebih efisien
- Mempertimbangkan ketersediaan air saat membangun pusat data
Load more