Peringatan Horor Bill Gates: Era AI Bakal Picu Pergolakan Ekonomi Global Selama 20 Tahun dan Amputasi Lapangan Kerja
- Antara
tvOnenews.com, Jakarta – Salah satu pendiri Microsoft sekaligus filantropis dunia Bill Gates menyampaikan peringatan keras terkait ledakan perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI).
Gates menyebut bahwa AI berpotensi memicu pergolakan ekonomi dan sosial skala besar selama dua dekade ke depan, yang akan mengacak-acak lanskap ketenagakerjaan serta kehidupan sehari-hari umat manusia.
Dalam wawancara di podcast Decoder, Gates menegaskan bahwa transisi menuju ekonomi berbasis AI secara drastis akan menciptakan jurang pemisah antara pihak yang diuntungkan dan dirugikan.
"Kekhawatiran terbesar saya adalah periode transisi selama 20 tahun ini, di mana akan ada pihak yang menang dan kalah, serta banyak disrupsi yang terjadi," ujar Bill Gates, Kamis (22/10/2026).
- Pixabay/geralt
Miliarder berusia 70 tahun itu memproyeksikan bahwa lompatan teknologi AI yang dikombinasikan dengan robotika humanoid kelak memungkinkan mesin mengambil alih mayoritas pekerjaan fisik manusia.
Pekerjaan berat seperti pembangunan rumah, produksi pangan skala masif, hingga tindakan medis rumit seperti operasi bedah berpotensi dikerjakan sepenuhnya oleh robot cerdas.
Meski demikian, Gates menyarankan agar dunia secara sengaja menyisakan dan mempertahankan peran eksklusif manusia di beberapa bidang yang menyentuh emosi dan emosionalitas, seperti pengasuhan anak, seni, olahraga, dan seni kuliner.
Di samping potensi manfaat AI di sektor kesehatan dan pertanian, Gates menilai pemerintah dan masyarakat global saat ini masih belum siap menghadapi laju perkembangan AI yang terlalu cepat.
Ia mendesak perlunya pengawasan hukum yang jauh lebih ketat serta proteksi pengamanan teknis guna membendung potensi serangan siber berbahaya hingga ancaman senjata biologis berbasis AI.
"Saya sebenarnya tidak ingin menyampaikan kabar yang mengkhawatirkan seperti ini, tetapi jauh lebih buruk jika kita tidak memberi tahu orang lain bahwa hal ini akan terjadi. Sebagai manusia, kita memiliki pilihan untuk menentukan bagaimana kita akan membentuk masa depan ini," pungkas Gates.
Load more