Drama Doctor X Diprotes, Petisi Hentikan Penayangan Muncul usai Angkat Tragedi Gwangju
- Netflix
Di sisi lain, penonton yang mendukung penggambaran tersebut menilai kisah Oh Sang Beom memberikan ruang bagi drama untuk memperlihatkan penderitaan korban secara manusiawi.
Mereka mengapresiasi bagaimana pengalaman traumatis seorang penyintas ditampilkan melalui penanganan medis dan hubungan emosional dengan masa lalunya.
Menurut pandangan ini, drama medis tidak harus terbatas pada operasi dan penyakit. Kisah pasien juga dapat menjadi sarana untuk menggambarkan dampak peristiwa sosial dan sejarah terhadap kehidupan seseorang.
Perbedaan pendapat tersebut menunjukkan bahwa perdebatan tidak hanya berkaitan dengan tema sejarah yang diangkat, tetapi juga cara tema itu diintegrasikan ke dalam cerita fiksi.
Di tengah perdebatan yang berkembang, Lee Ok Gyu, kepala produser atau chief producer Studio S selaku perusahaan produksi Doctor X, turut menjadi perhatian setelah mengunggah poster drama tersebut di media sosial.
Unggahan itu disertai tulisan “NO FEAR” atau “tidak takut”. Pesan tersebut muncul tidak lama setelah episode keenam ditayangkan dan kontroversi mulai ramai dibicarakan.
Sejumlah pihak menafsirkan tulisan itu sebagai sikap tegas tim produksi di tengah kritik dan desakan yang muncul. Namun, Lee tidak memberikan penjelasan terperinci mengenai maksud unggahan tersebut.
Karena belum ada keterangan resmi yang menjelaskan maknanya, tulisan “NO FEAR” tidak dapat dipastikan sebagai pernyataan langsung tim produksi mengenai tuntutan penghentian penayangan.
Menariknya, kontroversi tersebut muncul ketika Doctor X sedang mencatat pencapaian rating yang tinggi.
Berdasarkan data Nielsen Korea yang diberitakan media setempat, episode keenam yang tayang pada 24 Oktober 2026 meraih rating pemirsa rumah tangga nasional sebesar 19,5 persen.
Angka tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang penayangan drama itu hingga saat ini.
(tsy)
Load more