News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kok Bisa AI Membutuhkan Banyak Air? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Kok bisa AI membutuhkan banyak air? Guru Besar FMIPA UI menjelaskan alasan data center memakai air untuk pendinginan dan cara menghematnya.
Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:27 WIB
Ilustrasi AI
Sumber :
  • Dibuat oleh ChatGPT

tvOnenews.com - AI (artificial intelligence) tidak hanya membutuhkan listrik untuk menjalankan proses komputasi, tetapi juga air untuk membantu mendinginkan pusat data atau data center. Lantas, benarkah AI membutuhkan banyak air setiap kali menjawab pertanyaan pengguna? Penjelasan ilmiah mengenai AI Membutuhkan Banyak Air ini disampaikan oleh Guru Besar FMIPA Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. rer. nat. Agustino Zulys, M.Sc.

Melalui unggahan Reels Instagram pada 23 September 2026, Prof. Zulys menjelaskan bahwa penggunaan AI berkaitan dengan kebutuhan air untuk sistem pendinginan di pusat data. Air tersebut bukan untuk dikonsumsi, melainkan membantu menjaga suhu perangkat agar tetap stabil selama beroperasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“menggunakan ai akan mengurangi air minum kita? betul, data center AI butuh air bersih tapi bukan untuk diminum melainkan untuk mendinginkan agar otaknya tidak kepanasan,” ucap Prof. Zulys dalam unggahan Reels Instagramnya 23 September 2026.

Mengapa AI Membutuhkan Banyak Air?

Setiap kali seseorang mengajukan pertanyaan kepada AI, ada proses komputasi yang berlangsung di pusat data. Ribuan chip bekerja memproses informasi untuk menghasilkan jawaban dalam waktu singkat.

Proses tersebut membutuhkan listrik dan menghasilkan panas. Karena itu, pusat data memerlukan sistem pendinginan agar perangkat tidak mengalami panas berlebih yang dapat mengganggu kinerjanya.

Prof. Zulys menjelaskan bahwa proses kerja AI melibatkan banyak chip yang menjalankan operasi komputasi dalam jumlah besar.

“Ketika kita bertanya kepada AI, jawaban yang muncul dalam beberapa detik itu sebenarnya dikerjakan ribuan otak atau chip di data center,” ujar Prof. Zulys.

Ia kemudian mengibaratkan proses tersebut seperti mahasiswa yang harus berpikir keras ketika menghadapi ujian. Semakin berat pekerjaan yang dilakukan, semakin besar pula kebutuhan untuk menjaga kondisi perangkat agar tidak mengalami panas berlebih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Chip melakukan miliaran operasi. Itu membutuhkan listrik, menghasilkan panas. Jadi, gampangnya AI itu seperti mahasiswa yang mau ujian. Makin berat mikirnya, makin keras kepalanya. Kalau tidak segera didinginkan, mesin data bisa rusak. Prosesnya menggunakan air,” jelasnya.

Meski demikian, tidak semua pusat data menggunakan air dengan cara yang sama. Besarnya kebutuhan air bergantung pada teknologi pendinginan, kondisi operasional, serta sumber energi yang digunakan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu

Trending

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT