LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Tiga orang korban pelecehan seksual motivator Julianto Eka, Melati (baju hitam), Mentari (kerudung hitam), dan Mawar (jaket abu-abu) saat hadir di podcast Curhat Bang Denny Sumargo
Sumber :
  • Capture YouTube Curhat Bang Denny Sumargo

Perempuan Berkerudung Hitam Curhat ke Denny Sumargo, Ngaku Dilecehkan Julianto Eka: Koko Peluk dan Cium Pipi Saya, Dia Juga Mendesah

Kepada Denny Sumargo, Mentari menceritakan awal mula dia menjadi korban pelecehan Julianto Eka.

Rabu, 13 Juli 2022 - 14:02 WIB

Jakarta - Perempuan, korban kejahatan seksual atau pemerkosaan Julianto Eka ditampilkan lagi untuk terus mengungkap kebusukan perilaku si motivator itu.

Setelah sebelumnya dua perempuan korban pemerkosaan Julianto Eka dihadirkan di Podcast Cokro TV (Suara Karen) dan Podcast Close The Door Deddy Corbuzier, kini Mawar dan Melati (bukan nama sebenarnya) hadir di Podcast Curhat Bang, acara yang dipandu Denny Sumargo.

Namun Mawar dan Melati tak datang berdua, kini di Podcast Denny Sumargo itu turut hadir seorang korban Julianto Eka yang baru, seorang perempuan berkerudung hitam, sebut saja Mentari (bukan nama sebenarnya).

Total, tiga orang korban pelecehan seksual bicara soal pengalaman pahitnya menjadi korban pelecehan sang motivator.

Baca Juga :

Kepada Denny Sumargo, Mentari menceritakan awal mula dia menjadi korban pelecehan Julianto Eka.

Berawal dari adanya sebuah kegiatan di suatu daerah, saat itu, Mentari turut menjadi peserta di acara itu.

Setelah selesai dan siap berkemas untuk pulang, Mentari dihampiri oleh Julianto Eka.

Adapun Julianto Eka, kata Mentari, berbicara soal mau mengembangkan kemampuan Mentari di suatu bidang.

"Waktu itu JE nyegat saya yang mau pulang, dia bilang saya jangan dulu pulang, karena JE bilang mau mengembangkan kemampuan saya, dia juga memaksa saya tak perlu mengikuti kegiatan rutin di hari weekend," kata Mentari, seperti melansir tayangan Podcast Curhat Bang, Denny Sumargo, Selasa (12/7/2022).

Tanpa rasa curiga, Mentari pun kemudian mengiyakan permintaan Julianto Eka.

Setelah itu, Julianto Eka mengajak Mentari ddan beberapa teman-teman Mentari makan di mall dan nonton di bioskop.

Tak ada hal mencurigakan apapun saat itu kata Mentari.

Namun keanehan terjadi ketika mereka semua pulang ke sebuah hotel, satu persatu perempuan dipanggil ke kamar Julianto Eka.

"Jadi waktu itu saya dan teman saya dipanggil satu-satu suruh masuk ke kamar JE, teman saya duluan, kemudian setelah keluar, giliran saya masuk. Saya kaget, karena begitu masuk saya lihat Julianto Eka sudah pakai celana pendek banget dan kaus dalam saja," kata Mentari.

Di dalam kamar, kata Mentari, dia diminta untuk duduk di kasur tempat Julianto Eka tidur.

Adapun perbincangan di dalam kamar, kata Mentari, menjadi tak fokus pada motivasi.

Justru Mentari merasa obrolan Julianto Eka sudah ke arah nafsu syahwat.

"Dia (JE) sudah enggak fokus, obrolannya jadi kayak lebih ke arah nafsu," kata Mentari.

Tak hanya itu, dengan sigap, Julianto Eka langsung memberanikan diri memeluk erat Mentari sambil mencium pipi dan keningnya sambil mendesah.

"Koko Jul langsung memeluk saya, bahkan payudara saya ditempelkan ke dadanya, kemudian pipi dan kening saya dicium, bahkan dia sampai mendesah, suara desahannya terdengar," kata Mentari.

Mentari yang syok diperlakukan seperti itu mengaku syok dan tak bisa berbuat apa-apa saat Julianto Eka dengan nafsu memeluk dan menciuminya.

"Saya enggak bisa ngapa-ngapain, lemes banget, kaget dan gak nyangka," kata Mentari.

Meski begitu, Mentari mengaku dia tidak sampai diperkosa seperti Mawar, kakak kelasnya yang juga ikut hadir di Podcast Curhat Bang Denny Sumargo itu.

Dua orang wanita asal Kota Batu, Malang, Jawa Timur, yang diduga merupakan korban pelecehan seksual motivator JEP atau Julianto Eka Putra dihadirkan di Podcast Close The Door, acara yang dipandu Deddy Corbuzier.

Dalam pengakuannya kepada Deddy Corbuzier, dua wanita yang enggan disebutkan namanya itu mengaku telah menjadi korban pelecehan seksual motivator Julianto Eka Putra 13 tahun lalu.

Adapun kedua korban mengaku mengalami 15 kali pelecehan seksual dan telah mengadukan kasusnya ke kepolisian. 

Bahkan menurut pengakuan mereka, laporannya telah disidang di PN Jatim sejak setahun lalu. 

Sidangnya pun telah berlangsung 18 kali. 

Untuk mempermudah, sebut saja dua korban pelecehan seksual itu bernama Mawar (jaket abu-abu) dan Melati (jaket biru).

Pada kesempatannya bicara di hadapan Deddy Corbuzier, Mawar yang diberi kesempatan pertama kali bicara langsung mengungkapkan unek-uneknya.


Dua korban pelecehan seksual seorang motivator Julianto Eka Putra. (Capture YouTube/Deddy Corbuzier)

Menurut Mawar, ia telah diperlakukan secara tidak hormat oleh motivator terkenal, Julianto Eka Putra itu.

Berawal dari rayuan maut sang motivator, Mawar sempat terbuai ucapan manis Julianto Eka Putra.

Perlakuan Julianto Eka Putra kepada Mawar awalnya bak seorang ayah pada anak perempuannya.

Namun, lama-lama kebusukan Julianto Eka Putra semakin terlihat, tak ada lagi rasa seperti ayah dan anak, justru Julianto Eka Putra semakin terlihat seperti penjahat.

Ya, Mawar mengaku keanehan sikap Julianto Eka terasa saat memeluknya.

"Awalnya saya tak merasa ada yang aneh, tapi ketika Julianto Eka (Koko Jul) memeluk saya, saya dalam hati berkata, 'Ya Tuhan, saya merasa ini seperti ayah saya sendiri' saya memang merindukan sosok ayah," kata Mawar kepada Deddy Corbuzier, Rabu (6/7/2022).

Tak hanya itu, Julianto Eka Putra yang sedang memeluk Mawar malah semakin liar tingkahnya.

Adapun Julianto Eka Putra berani mencium pipi dan kening Mawar.

"Saya sudah merasa aneh kenapa Julianto Eka Putra harus mencium pipi saya, kening saya, lama-lama dia semakin berani dan akhirnya mencium bibir saya," kata Mawar.

Setelah kejadian itu selesai, beberapa waktu kemudian Mawar kembali dipanggil oleh Julianto Eka Putra.

Nah, di sinilah Mawar benar-benar merasa sangat sedih dan sakit hati karena dia mengaku telah diperkosa oleh Julianto Eka Putra.

"Saya dipanggil masuk ke ruangannya, di situ keadaan sudah gelap, saat masuk, tangan saya langsung ditarik gitu. Di situ saya bingung harus berbuat apa. Julianto Eka Putra mendorong saya ke tembok, baju saya dibuka secara paksa celana saya dibuka. Kemudian Julianto Eka Putra menciumi saya mulai dari pipi, bibir, hingga payudara saya. Saya dipaksa, dia pun menyetubuhi saya," kata Mawar sambil menangis sesenggukan.

Setelah kejadian miris tersebut, Mawar pun mengatakan pada Deddy Corbuzier bahwa kejadian pemerkosaan itu membuatnya merasa tidak lagi berharga.

"Saya benar-benar merasa sudah enggak berharga lagi Om Ded," kata Mawar sambil menangis.

Pengakuan Melati

Tak beda jauh kisahnya dengan Mawar, Melati pun menceritakan pengalaman pahitnya menjadi korban pelecehan seksual sang motivator Julianto Eka Putra.

Saat itu, kata Melati, dia tidak sempat diperkosa oleh Julianto Eka Putra, namun dia sempat dipaksa untuk melakukan oral seks.

Adapun Deddy Corbuzier yang mendengar Melati dipaksa untuk melakukan oral seks tampak emosi mendengarnya.

"WTF, kamu disuruh oral seks?," kata Deddy Corbuzier sambil melempar pulpen.

Tak hanya itu, upaya Julianto Eka Putra meminta Melati melakukan oral seks bukan sekedar omong kosong.

Menurut Melati, dia terus dipaksa Julianto Eka Putra agar melakukan oral seks.

"Julianto Eka Putra terus memaksa saya, saya sudah bilang saya enggak bisa, saya belum pernah lakukan hal ini, tapi dia enggak mau dengar saya, saya dipaksa terus untuk melakukan oral seks, saya sampai muntah, sudah muntah pun saya terus dipaksa" kata Melati.

Adapun Julianto Eka Putra yang kesetanan tak menghiraukan penolakan Melati yang tidak sudi melakukan oral seks.

"Koko ngajarin kamu, sudah enggak apa-apa sekali-kali kamu nakal (menirukan ucapan Julianto Eka Putra atau Koko Jul) tapi saya tetap berusaha menolak, tapi dia terus memaksa Om Ded" kata Melati.

Adapun Julianto Eka berstatus terdakwa dalam kasus dugaan pelecehan seksual kepada siswinya di sekolah yang dia dirikan di Kota Batu. 

Kasusnya pun sedang bergulir di Pengadilan Negeri Malang dan sudah memasuki sidang ke 19.

Saat ini Julianto Eka didakwa Pasal 81 Jo Pasal 76D dan atau Pasal 82 Pasal 76E Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang Jo Pasal 64 KUHP. (abs)

Jangan Lupa Subscribe YouTube Tvonenews.com:

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Duet Anies Baswedan - Zaki Iskandar Mencuat di Pilkada 2024 Jakarta, PDIP Beri Sinyal Dukungan

Duet Anies Baswedan - Zaki Iskandar Mencuat di Pilkada 2024 Jakarta, PDIP Beri Sinyal Dukungan

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menyoroti wacana duet Anies Baswedan - Ahmed Zaki Iskandar pada perhelatan Pilkada 2024 Jakarta.
Polisi Tangkap Anggota Gangster Pembacok Pelajar SMP Hingga Tewas di Kota Tangsel

Polisi Tangkap Anggota Gangster Pembacok Pelajar SMP Hingga Tewas di Kota Tangsel

Seorang pelajar SMP tewas usai terlibat bentrokan antar gangster di kawasan Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
PDIP Beri Sinyal Dukung Anies Baswedan Maju di Pilkada 2024 Jakarta

PDIP Beri Sinyal Dukung Anies Baswedan Maju di Pilkada 2024 Jakarta

PDIP memuji kelayakan eks Capres nomor urut 1, Anies Baswedan yang dinilai masih potensial maju pada bursa kandidat Pilkada 2024 Jakarta.
Megawati Soekarno Putri Siapkan Puan Maharani Jadi Ketum PDIP

Megawati Soekarno Putri Siapkan Puan Maharani Jadi Ketum PDIP

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri melangsungkan pidatonya dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V partainya yang berlangsung di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Sindir Partai Politik Berebut Jabatan Menteri di Tengah Utang Negara Membengkak, Megawati Soekarno Putri : Mikir!

Sindir Partai Politik Berebut Jabatan Menteri di Tengah Utang Negara Membengkak, Megawati Soekarno Putri : Mikir!

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidatonya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V partainya pada Jumat (24/5/2024) di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
4 Remaja Diduga Pelaku Tawuran di Jakarta Barat Diringkus, Polisi Dapati Barang Bukti Celurit Panjang

4 Remaja Diduga Pelaku Tawuran di Jakarta Barat Diringkus, Polisi Dapati Barang Bukti Celurit Panjang

Sekelompok remaja diamankan oleh tim patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat di Jalan Latumenten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Jumat (24/5/2024) sekitar pukul 03.40 WIB.
Trending
Terbongkar Alasan Pelaku Tak Mengenal Tiga DPO Kasus Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Ternyata Alami Kejadian Mengerikan Ini...

Terbongkar Alasan Pelaku Tak Mengenal Tiga DPO Kasus Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Ternyata Alami Kejadian Mengerikan Ini...

Kasus pembunuhan sejoli muda Vina dan Eky di Cirebon bak benang kusut yang sulit terurai dalam pengusutannya dikarenakan 3 pelaku yang buron selama 8 tahun.
Sosok Linda Menghilang, Pengacara Keluarga Vina Pertanyakan Kenapa Sahabat Kliennya Tak Diperiksa: Kenapa Takut?

Sosok Linda Menghilang, Pengacara Keluarga Vina Pertanyakan Kenapa Sahabat Kliennya Tak Diperiksa: Kenapa Takut?

Kuasa hukum keluarga Vina, Putri Maya Rumanti pertanyakan kenapa Linda sahabat almarhum tidak ikut diperiksa sebagai saksi pembunuhan. Dimana keberadaan Linda?
Terungkap Ini Sosok Pelaku Pertama Pemerkosa Kasus Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Ayah Terpidana : Anaknya Suka Bantu Orang Tua

Terungkap Ini Sosok Pelaku Pertama Pemerkosa Kasus Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Ayah Terpidana : Anaknya Suka Bantu Orang Tua

Benang kusut pengusutan kasus pemerkosaan disertai pembunuhan sejoli muda Vina dan Eky di Cirebon terus menyita perhatian khalayak dalam pengungkapannya.
Ampuh, Simak Posisi Seks Kilat yang Bisa Suami Istri Wajib Coba Biar Tetap Nikmat dan Klimaks

Ampuh, Simak Posisi Seks Kilat yang Bisa Suami Istri Wajib Coba Biar Tetap Nikmat dan Klimaks

Di tengah kesibukan pasangan masing-masing yang padat, seks kilat bisa menjadi pilihan tepat buat paksu dan bunda untuk memuaskan hasrat yang terhalang waktu.
Cerita Terpidana Kasus Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Ayah Kandung : Dipaksa Mengakui, Sujud dan Sumpah ke Polisi

Cerita Terpidana Kasus Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Ayah Kandung : Dipaksa Mengakui, Sujud dan Sumpah ke Polisi

Benang kusut pengusutan kasus pembunuhan sejoli muda Vina dan Eky di Cirebon terus menyita perhatian publik usai berbagai polemik pengusutannya oleh polisi.
Darurat Gangster di Kota Tangsel, Seorang Pelajar SMP Tewas Dibacok Usai Bentrokan

Darurat Gangster di Kota Tangsel, Seorang Pelajar SMP Tewas Dibacok Usai Bentrokan

Dua kelompok gangster terlibat bentrok di kawasan Alam Sutera, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Tiga ASN Maluku Utara Pesta Sabu di Jakarta, Polisi Beberkan Kronologi Penangkapan

Tiga ASN Maluku Utara Pesta Sabu di Jakarta, Polisi Beberkan Kronologi Penangkapan

Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Ternate, Maluku Utara diciduk Polda Metro Jaya usai berpesta sabu.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Telusur
04:00 - 04:30
Assalamualaikum Nusantara
04:30 - 06:00
Kabar Pagi
06:00 - 06:30
Kabar Arena Pagi
06:30 - 08:00
Apa Kabar Indonesia Pagi
08:00 - 09:00
Coffee Break
Selengkapnya