News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Haru Atalia Praratya Jadi Ibu Angkat Arkana, Berjuang dengan Penyakit Bawaan Sang Anak: Proses yang Berat Bagi Kami

Dalam perjalanan mengasuh putra bungsu, cerita haru Atalia Praratya jadi ibu angkat Arkana, berjuang dengan penyakit bawaan: proses yang berat bagi kami, 5/9
Senin, 5 September 2022 - 14:20 WIB
Cerita Haru Atalia Praratya Jadi Ibu Angkat Arkana, Berjuang dengan Penyakit Bawaan Sang Anak.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com / tangkapan layar @adekbayiarka

Jakarta - Sepeninggal Emmeril Kahn Mumtadz menyisakan duka mendalam bagi keluarga, Hingga hadirlah Arkana putra bungsu Gubernur Jawa Barat yang menjadi pelipur lara. Adapun cerita haru Atalia Praratya jadi ibu angkat Arkana, berjuang dengan penyakit bawaan sang anak: Proses yang berat bagi kami.

Arkana Aidan Misbach kian hari semakin menunjukkan keaktifannya selayaknya anak seusianya, bahkan beberapa kali Ridwan Kamil melakukan waktu khusus bersama Arkana untuk bermain dan lari-larian di Halaman rerumputan Gedung Sate Kantor Gubernur Jawa barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cerita Haru Atalia Praratya Jadi Ibu Angkat Arkana, Berjuang dengan Penyakit Bawaan Sang Anak: Proses yang Berat Bagi Kami.

Arkana Aidan Misbach tumbuh menjadi anak yang pintar dan aktif hingga banyak digemari netizen karena paras dan tingkah lucunya, Namun siapa sangka dalam perjalannya Arka sempat mengidap penyakit bawaan.

Atalia Praratya bercerita kisahnya saat pertama kali jadi ibu asuh Arka kepada Indy Rahmawati yang diunggah di kanal Youtube miliknya.

"Arka itu yah, waktu pertama kali kita temuin, kan lucu tuh kayak anak bule, waktu pertama kali ditemuin tuh empat bulan, dibawa pulang pada usia lima bulan, Nah pas udah gitu, ternyata ketahuan, dia tuh punya penyakit yang diturunkan oleh ibunya," ucapnya di kanal youtube Indy Stories, pada (4/9/2022).

Sejak pertama kali dirawat dan masuk ke keluarga besar Ridwan kamil dan Atalia Praratya, Arka mengidap penyakit bawaan dari ibunya, yang sayangnya bisa diobati jika ibunya bisa diketahui keberadaannya.

"Jadi namanya apa (penyakit) saya lupa, tapi penyakit itu sebenarnya bisa diketahui, bisa diobati dengan cara ibunya dulu yang dites dengan melalui berbagai rangkaian. Kan ibunya tidak ada, tidak diketahui. Maka yang dilakukan adalah anaknya yang jadi kasian."ungkapnya

"Jadi Arka itu pas ketahuan-lah (penyakit) sama dokter, lingkar kepala kurang, tinggi badan kurang, berat badan kurang, semuanya teh kurang Arka teh," ucap Atalia dengan logat khas Sunda.

Melihat kondisi sang anak angkat yang kurang dalam tumbuh kembangnya, membuat dirinya bersedih hingga menangis dan berdoa kepada Allah.

"Ya Allah, nangis-nangis saya di pojokan teh, aduh sedih banget Ya Allah, bagaimana ini teh? 

Seraya berdoa dan berusaha, Atalia menyadari bahwa hadirnya Arka di kehidupan keluarganya bukan hanya semata sebagai anak tetapi juga ujian yang harus dilalui dalam merawat tumbuh kembang sang anak.

"Allah itu sudah menetapkan Arka diasuh oleh kita, artinya kita harus sepenuh hati mengurus dia dan terima dia apa adanya aja" ujarnya.

"Kita maksimalkan lah tumbuh kembangnya bagaimana caranya, itukan kasian banget, anak kecil seusia begitu, disuntikin, diambilin darah, diperiksa telinga, mata. Aku tuh nggak tega kan." sambungnya.

Atalia pun mempasrahkan dengan semua proses itu dilalui semuanya dengan senantiasa merawat Arka dan mengusahakan segala tahapan pengobatannya.

Imunisasi tidak ada satu pun yang dilakukan kepada Arka sejak bayi, karena sebelum di rumah yatim. Jadi menurut Atalia anak angkatnya itu terkena penyakit turunan dari ibunya.

"Jadi dia tuh ada terkena infeksi dari keturunan ibunya," tutur Atalia." jelaskannya.

Istri dari Ridwan Kamil itu mengatakan bahwa hari-harinya saat itu hanya untuk mengantarkan sang putra bungsu untuk ke Dokter untuk pengobatan Arka.

Hingga mendatangkan seorang terapis untuk membantu daya tumbuh kembang Arka, mengajarkan cara duduk dan hal lainnya supaya maksimal.

"Jadi proses itu lumayan berat bagi kami sesungguhnya," terangnya.

Setelah melalui semua proses dari dokter, terapis. Akhirnya Arka bisa tumbuh kembang dengan baik, bermain aktif menemani Ridwan Kamil saat bekerja di Kantor Gubernur Gedung Sate.

"Sudah terlewati, sekarang Arka sudah 2 tahun 6 bulan. jadi kita lihat bagaimana perkembangannya tuh ternyata dia pesat banget," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, Arkana Aidan Misbach dalam beberapa kesempatan menemani sang ayah Ridwan Kamil untuk bertugas, salah satunya saat perayaan 17 Agustus, Arka tampak gagah dengan seragama berwarna putih senada dengan sang ayah angkat. 

Cara keluarga besar Ridwan Kamil dan Atalia Praratya memberikan perhatian, kasih sayang, pengajaran pada balita yatim piatu tersebut, sering kali menjadi sorotan publik, karena dinilai begitu tulus menyayangi seperti kepada anak kandung sendiri. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT