News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imbas Sindiran Soal Gaya Hedon Polisi, Najwa Shihab Disindir Balik Nikita Mirzani: Kalau Ngomong Langsung Aja Sebut Nama

Imbas kritikannya tersebut, Najwa Shihab disentil oleh Nikita Mirzani. Tak hanya itu, Nyai juga ingatkan Najwa Shihab untuk menjadi jurnalis yang Independen.
Jumat, 16 September 2022 - 19:11 WIB
Kolas Nikita Mirzani dan Najwa Shihab
Sumber :
  • Instagram @nikitamirzanimawardi_172 @najwashihab

tvOnenews.com - Sosok Najwa Shihab beberapa waktu lalu menjadi sorotan usai memberikan sindiran pedas kepada polisi yang kerap kali terlihat mengenakan barang mewah. 

Bahkan, keluarga dari polisi banyak juga yang ikut memamerkan barang bernilai puluhan hingga ratusan juta. Pasalnya, menurut Najwa gaji dengan gaya hidup seorang polisi tidaklah sesuai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imbas kritikannya tersebut, Najwa Shihab disentil oleh Nikita Mirzani. Tak hanya menyentil, Nyai sapaan Nikita Mirzani juga memperingatkan Najwa Shihab untuk menjadi jurnalis yang Independen.

Melalui unggahan Instagram stories dan postingan di akun Instagram milik pribadinya, Nikita Mirzani berikan sindiran kepada Najwa Shihab soal kritiknya mengenai instansi kepolisian.

Mantan kekasih John Hopkins itu mengatakan bahwa Najwa Shihab tidak boleh menyerang pribadi kepolisian.

Bahkan Nikita Mirzani juga menantang Najwa Shihab untuk menyebutkan nama oknum polisi yang katanya hendon.

Nikita Mirzani sindir Najwa Shihab (Tangkapan layar)

“Sebagai journalist mba Nana tidak boleh menyerang pribadi kepolisian. Kenapa mba Nana ga bilang oknum aja . Kenapa harus global. Menyebutkan institusi nya. Kalo berani kenapa ga sebutin aja langsung nama oknum nya yang katanya hedon,” tulis Nikita Mirzani di instagram.

Sindiran Nyai tak sampai di situ, ia turut menyoroti pihak ibu bhayangkari yang terlilit pinjaman online. Nikita Mirzani juga mengaku kini dirinya tidak lagi sependapat dengan Najwa Shihab.

"Ga semua loh begitu. Kan masih ada juga loh ibu bhayangkari yang kelilit pinjol. Apa mba Nana ga kasian," imbuhnya. “Mbak nana yang baik serta pintar dan yang selalu dieluh-eluhkan netizen termasuk saya loh tadi nya. Tapi sekarang mohon maaf saya tidak sependapat dengan mbak Nana, Untuk hal yang jangan mau ditakut-takuin pasal. Itu saya setuju dan sudah saya lakukan untuk melawan Polres serang banten. Malah saya ada niatan untuk mengibarkan bendera,” sambungnya lagi.

Nikita Mirzani sindir Najwa Shihab (Tangkapan layar)

Ibu tiga anak tersebut juga mempertanyakan kenapa Najwa Shihab begitu tegas mengkritik kepolisian. Lebih lanjut, perempuan 36 tahun ini memberikan saran agar Najwa memberikan komentar atas pembangunan Gubernur DKI Jakarta.

“Mba nana kenapa sih kok nyolot banget sama kepolisian? Emang mbak Nana sudah pernah tersakiti seperti saya?? Saran dari saya, gimana kalau mbak nana komentarin pembangunan Gubernur DKI Jakarta yg sudah habis masa jabatanya, program pembangunan nya udah beres apa belum! Plus Di panggil nya dia sama KPK. Jangan jauh-jauh komentarin polisi deh,” lanjut Nikita Mirzani.

Nikita Mirzani secara gamblang meminta Najwa Shihab jadi jurnalis yang independen. Tak hanya itu, dirinya pertanyakan apakah polisi tidak boleh memiliki penghasilan banyak.
“Dah lah mba Nana jadi jurnalis yang independen aja jangan kesan nya pilih-pilih yang mau dikomentari. Mbak Nana saya mau tanya deh, emang kalo polisi sama istrinya punya pekerjaan sampingan dan menghasilkan banyak uang ga boleh yah ? Dan kalau polisi memang dari keturunan orang kaya juga ga boleh yah pake pakaian Bagus . Apa harus ngegembel baju nya compang camping?” tandasnya.

Nikita juga menyindir Najwa Shihab agar to the point mengungkapkan polisi yang dibilang hidup hedon.

Dari pantauan unggahan stories di Instagram pribadinya, Nikita Mirzani mengatakan jika Najwa Shihab ini lama-lama seperti netizen.

“Giliran kasus sambo viral baru ikut-ikutan. Waktu kasusnya Sambo biasa aja ga viral-viral banget diem-diem aja. Mba Nana ini lama-lama kaya netizen yah gak punya pendirian suka ikut-ikutan. Udah gak ngerti lagi mau ngapain hidupnya. Padahal smart loh kamu,”tulisnya. 

Nikita juga menyindir Najwa Shihab agar to the point mengungkapkan polisi yang dibilang hidup hedon. 

“Keberanian kamu belum seberani saya mba. Kalo ngomong langsung aja to the point sebut nama nya kalo emang ada buktinya. Menggebu-gebu tapi yang disampaikan membuat sakit hati banyak polisi dan ibu-ibu bhayangkari yang hidupnya masih sederhana, malah tergolong miskin,”tandasnya.

Menohok! Najwa Shihab Sindir Gaya Hedon Polisi yang Sering Pamer Barang Mewah: Kita Tahu Gaji dan Tunjangannya Berapa, Emang Gak Malu ya?

 Tangkapan Layar (sumber: Youtube Najwa Shihab)

Dikutip dari video yang diunggah kanal Youtube Najwa Shihab pada Rabu (14/9/2022), menampilkan Najwa bersama Jovial da Lopez dan Andovi da Lopez menyoroti gaya hidup polisi dan keluarganya yang hedon dan pamer barang mahal.

"Polisi ini tuh kerap kali gak malu dan sungkan mempertontonkan kemewahan gaya hidup hedon dan nggak sungkan pamer kemewahan, pamer ada dan bukan cuma polisinya keluarganya juga," kata Najwa Shihab.

Dia juga menyoroti kelakuan keluarga dari polisi yang ikut pamer kekayaan tanpa merasa malu sedikit pun.

"Ada istri Kapolres yang gak malu tuh pamer foto di Instagram lagi naik sepeda harganya Rp 300 juta," sambungnya.

Najwa Shihab lalu menyindir sosok polisi yang tak disebutkan namanya yang tampil dalam konferensi pers dengan barang-barang bernilai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Pasalnya, gaji polisi dinilai tidak sesuai dengan gaya hidup hedon.

"Maksudku problemnya adalah ketika pejabat pejabat yang kita tahu, gaji lu tuh berapa tunjangan lu tuh berapa dan gak matching gaya hidup mewahnya dengan pendapatan mereka, jadi kan wajar orang bertanya halal gak sih duit lu, ya kan?" ujar Najwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekarang mulai dengan gagah konferensi pers gak malu pakai cincin miliaran, pakai baju harga jutaan pakai jam harga ratusan juta, malu gak sih?" tandasnya.(viva/rka/pdm)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-
Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT