News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dito Mahendra Mangkir dari Panggilan KPK-Polisi, Nikita Mirzani: Lu Pikir Indonesia Punya Bapak Lu! 

Nikita Mirzani geram lantaran Dito Mahendra tak kunjung hadir ke persidangan . JPU memanggilnya tiga kali, namun Dito Mahendra kembali mangkir dari persidangan
Selasa, 27 Desember 2022 - 16:11 WIB
Nindy Ayunda dan Nikita Mirzani
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Nikita Mirzani geram lantaran Dito Mahendra tak kunjung hadir ke persidangan dirinya. Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah memanggilnya sebanyak tiga kali, namun Dito Mahendra kembali mangkir dari persidangan.

Nikita Mirzani dilaporkan oleh kekasih dari Nindy Ayunda, Dito Mahendra dengan kasus dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE. ia mengaku dirinya telah dizalimi oleh Dito Mahendra sehingga kini berakhir mendekam di bui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, melalui akun Instagram terverifikasi Nikita Mirzani yang dikelola oleh asisten pribadi, sebuah video yang menjelaskan tentang klarifikasi tentang kasus Nindy Ayunda dan Dito Mahendra yang bersitegang dengan mantan Sopirnya, Sulaiman. 

Dalam video tersebut merupakan wawancara dengan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi terkait kasusnya yang telah naik tahap dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Untuk mengikuti informasi lebih lanjut tentang perkembangan laporan yang dibuat oleh istri mantan sopir Nindy Ayunda, Sulaiman kepada Nindy Ayunda dan Dito Mahendra, simak informasinya berikut. 

Klarifikasi Polres Metro Jakarta Selatan 

Kasus dugaan penyekapan dan pemukulan yang dilaporkan oleh mantan supir dari Nindy Ayunda, Sulaiman pada akhirnya telah diproses oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Selain Nindy Ayunda yang dilaporkan, diduga kuat Dito Mahendra juga terlibat dalam kasus tersebut.

Hal ini seperti telah di klarifikasi oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi yang telah diunggah melalui akun Instagram Nikita Mirzani, @nikitamirzanimawardi_172 yang menjelaskan bahwa kasus yang telah dilaporkan oleh Sulaiman telah naik ke tahap penyidikan. 

“Untuk kasus yang dilaporkan sudah dari penyelidikan menjadi penyidikan, kemudian untuk saksi-saksi sudah dimintai keterangan, dan kemudian masih dalam pendalaman oleh penyidik,” ungkap Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi dalam video Instagram yang diunggah @nikitamirzanimawardi_172.


Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi. (Tim tvOne)

AKP Nurma Dewi menerangkan bahwa semua proses penyidikan merupakan wewenang dari penyidik. Laporan kasus yang menyangkut nama Nindy Ayunda dan Dito Mahendra di Polres Metro Jakarta Selatan ini masih melalui proses pendalaman yang dilakukan oleh tim Penyidik.

“Itu wewenang ada di penyidik, jadi masih diproses kemudian masih didalami oleh penyidik. Jadi keterangan-keterangan itu memperjelas kasus yang dilaporkan. Itu yang lagi didalami oleh penyidik,” ujar Nurma.

Begitu juga dengan jadwal pemanggilan, pemeriksaan Dito Mahendra dan Nindy Ayunda telah dijadwalkan oleh tim penyidik.

“Jadi untuk jadwal dan hari ada di penyidik. Namun demikian itu adalah wewenang dari penyidik itu saja.” jelasnya.

Seperti yang diketahui, pemanggilan Dito Mahendra di Pengadilan Negeri Serang (PN Serang) tak kunjung dipenuhinya sebanyak tiga kali. Kemudian AKP Nurma Dewi juga menjelaskan pasangan tersebut dapat dijemput paksa setelah pemanggilan ketiga tidak terpenuhi.

“Jadi kalau untuk pemanggilan sebagaimana ketentuannya yaitu dari panggilan pertama, panggilan kedua, ketiga kita bisa jemput paksa,” kata Nurma Dewi.

Sejumlah warganet memberikan respons mengenai klarifikasi Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan dengan memberikan komentar. 

Nindy Ayunda. (Ist)

Selain warganet, sahabat Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru juga memberikan fakta lain bahwa Dito Mahendra dan Nindy Ayunda juga telah dilaporkan di Jambi.

“Satu lagi dipanggil juga di Jambi. Panen panggilan bener. Saya mewakili rakyat Indonesia mengucapkan terima kasih Nikita Mirzani,” tulis Fitri Salhuteru pada kolom komentar.

Nikita Mirzani Unggah Video Klarifikasi Polisi 

Pihak Nikita Mirzani telah mengunggah sebuah video klarifikasi yang menampilkan wawancara dengan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi yang menjelaskan bahwa Nindy Ayunda dan Dito Mahendra mangkir dari panggilan penyidikan di Polres Metro Jakarta Selatan.

“Di panggil di @polisijaksel sudah 2 kali juga tapi ga datang kasus pemukulan & penyekapan,” sindir pihak Nikita Mirzani melaui keterangan unggahan video penjelasan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi.

Nindy Ayunda. (Ist)

Tak hanya itu, Nikita Mirzani kemudian menyinggung Nindy Ayunda dan Dito Mahendra yang tidak hadir pada 3 kali pemanggilan KPK.“Dipanggil @official.kpk juga sudah 3 kali nggak datang.” tulis Nikita Mirzani.Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi.

Pada sidang kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Nikita Mirzani, Dito Mahendra dikabarkan mangkir sebanyak 3 kali dalam persidangan. Dito dikabarkan mangkir dengan alasan sakit yang kini sedang dirawat di rumah sakit secara intensif.

Namun hingga 3 kali persidangan, Dito Mahendra tidak dilakukan penjemputan paksa. Sementara itu, Nikita Mirzani juga sedang menjalani pengobatan akibat sakitnya pada bagian tulang leher. 

“Dito yang sakit nya ga jelas aja ga Di jemput-jemput, ini kakak Niki sakit beneran hasilnya lengkap. Dokternya sudah ngomong dan menjelaskan di depan jaksanya. Tapi di suruh balik mulu ke rutan.” lanjutnya.

Nikita Mirzani harus kembali ke Rutan dengan keadaan kurang sehat dan selalu datang ke persidangan yang menyangkut dirinya sebagai terdakwa kasus pencemaran nama baik. 

“Dengan keadaan sakit dan meriang badannya, Karena kakak Nikita wanita amanzon jadi dia tahan sakit itu Demi untuk selalu datang di Persidangan,” ungkap pihak Nikita Mirzani.

Selain itu, Dito Mahendra juga disinggung telah tiga kali pemanggilan, namun tidak datang.

“Dipanggil @pnserang sudah 3 kali juga nggak datang. Dito atau Nindy elo pikir negara Indonesia ini punya bapak loe apa punya keluarga loe!! Semua aparatur negara lu atur. Cucok elu dito to to,” sambung tulisan tersebut.

Nikita Mirzani juga menyinggung pihak Kejaksaan Negeri Serang mengenai kasus yang dihadapi Nikita Mirzani sebagai kasus receh.

“@kejadiserang gimana ini yang sudah P21 kasus receh ini? Lieeeerrrr ga kamu jaksa,” tutup tulisan tersebut.

Diketahui, Nindy Ayunda dan Dito Mahendra dilaporkan oleh mantan sopirnya, Sulaiman atas laporan kasus dugaan penyekapan dan pemukulan.

Beberapa waktu lalu, Nindy Ayunda dan Dito Mahendra telah memenuhi panggilan pada waktu yang berbeda. Hingga kini kasus dugaan penyekapan dan pemukulan terhadap mantan supir Nindy Ayunda, Sulaiman masih dilakukan proses penyidikan. 

Nindy Ayunda telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada beberapa waktu silam. Tepatnya pada Senin (15/2/2021). 

Laporan ini telah dilayangkan oleh istri korban, Rini Diana. Laporan Rini teregistrasi dengan nomor LP/904/11/YAN2.5/2021/SPKT PMJ dengan sangkakan Pasal 333 KUHP tentang Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang. 

Laporan tersebut berisi bahwa Rina Diana sebagai istri daripada korban, mengaku suaminya yang pada saat itu merupakan supir dari Nindy Ayunda diduga menjadi korban penyekapan. (kmr)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Basuki Sebut Belum Ada Rencana Presiden Prabowo Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di IKN

Basuki Sebut Belum Ada Rencana Presiden Prabowo Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di IKN

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono mengatakan belum ada rencana Presiden RI Prabowo Subianto menggelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di IKN.
Reaksi Publik Timur Tengah Usai Timnas Indonesia Sapu Bersih FIFA Matchday, Disebut Bakal Tembus 5 Besar Asia

Reaksi Publik Timur Tengah Usai Timnas Indonesia Sapu Bersih FIFA Matchday, Disebut Bakal Tembus 5 Besar Asia

Performa impresif Timnas Indonesia sepanjang FIFA Matchday Juni 2026 terus mengundang perhatian dunia. Publik Timur Tengah sebut skuad Garuda bakal naik level.
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison Malam-malam

KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison Malam-malam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Bupati Muara Enim, Edison pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap lima anggota Badan Pemeriksa Keuangan.
Teknologi Midsole dan Upper Ringan Jadi Kunci Kenyamanan di Balik Sepatu Modern

Teknologi Midsole dan Upper Ringan Jadi Kunci Kenyamanan di Balik Sepatu Modern

Teknologi sepatu terus berkembang, mulai dari midsole berenergi tinggi hingga material upper yang ringan dan breathable. Simak tren inovasi global dan pengembangan
Ribuan Personel Gabungan Bakal Dikerahkan, Amankan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa di Monas

Ribuan Personel Gabungan Bakal Dikerahkan, Amankan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa di Monas

Sejumlah personel gabungan bakal dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang dilaksanakan elemen mahasiswa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
Review Film Perumahan Laddaland: Teror Rumah Impian yang Berubah Jadi Mimpi Buruk, Adaptasi Horor Thailand

Review Film Perumahan Laddaland: Teror Rumah Impian yang Berubah Jadi Mimpi Buruk, Adaptasi Horor Thailand

Film horor Indonesia kembali menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Jika selama ini cerita seram banyak berlatar desa terpencil, hutan atau bangunan tua,

Trending

FIFA Beri Apresiasi Khusus pada Timnas Indonesia dan Argentina dalam Update FIFA Ranking Terbaru

FIFA Beri Apresiasi Khusus pada Timnas Indonesia dan Argentina dalam Update FIFA Ranking Terbaru

FIFA resmi mengumumkan update FIFA Ranking terbaru setelah seluruh rangkaian FIFA Matchday edisi Juni 2026 telah selesai dilaksanakan.
Namanya Disebut Dalam Kasus Korupsi MBG, Ini Bantahan Kapolres Bekasi

Namanya Disebut Dalam Kasus Korupsi MBG, Ini Bantahan Kapolres Bekasi

Nama Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang diselidiki Kejaksaan Agung. Namun, hal ini langsung dibantah oleh yang bersangkutan.
Teknologi Midsole dan Upper Ringan Jadi Kunci Kenyamanan di Balik Sepatu Modern

Teknologi Midsole dan Upper Ringan Jadi Kunci Kenyamanan di Balik Sepatu Modern

Teknologi sepatu terus berkembang, mulai dari midsole berenergi tinggi hingga material upper yang ringan dan breathable. Simak tren inovasi global dan pengembangan
Efisiensi Lonjakan Harga BBM, Pemkot Pontianak Kaji Sewa Kendaraan Listrik

Efisiensi Lonjakan Harga BBM, Pemkot Pontianak Kaji Sewa Kendaraan Listrik

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai menyiapkan langkah efisiensi menyusul melonjak harga BBM digunakan kendaraan dinas dan operasional pelayanan publik.
Gagal Ke Final, Nova Arianto Isyaratkan Rotasi Besar-besaran Timnas Indonesia U-19 di Perebutan Juara 3 Piala AFF

Gagal Ke Final, Nova Arianto Isyaratkan Rotasi Besar-besaran Timnas Indonesia U-19 di Perebutan Juara 3 Piala AFF

Timnas Indonesia U-19 tersingkir dari perebutan slot terakhir ke babak final Piala AFF U-19 setelah kalah dari Australia. 
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Dewan Pers menghimpun masukan terkait usulan pengaturan karya jurnalistik dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta, melalui forum dengar pendapat dengan berbagai konstituen pers, Kamis (11/6), di Hall Dewan Pers.
Review Film Perumahan Laddaland: Teror Rumah Impian yang Berubah Jadi Mimpi Buruk, Adaptasi Horor Thailand

Review Film Perumahan Laddaland: Teror Rumah Impian yang Berubah Jadi Mimpi Buruk, Adaptasi Horor Thailand

Film horor Indonesia kembali menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Jika selama ini cerita seram banyak berlatar desa terpencil, hutan atau bangunan tua,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT