Makan Malam Sekaligus Sahur, Sunnah?
- pexels
Selain sahur itu sendiri, terdapat kesunahan lain di dalamnya yaitu mengakhirkan sahur hingga waktu mendekati subuh.
Apabila seseorang meniatkan sahur di makan malamnya pada waktu lebih dari tengah malam, maka ia mendapat suatu kesunahan. Apabila ia mau mengakhirkan sahurnya, ia mendapat kesunahan lainnya.
Mengakhirkan sahur hingga mendekati waktu subuh ini sejalan dengan tujuannya sebagai berkah Allah. Puasa dalam Islam tidak dimaksudkan untuk menyiksa diri, akan tetapi sebagai riyadhah agar berdaya dalam mengendalikan diri dan sebagai latihan dalam rangka menumbuhkan rasa empati kepada kelompok masyarakat yang kurang beruntung secara ekonomi. Karena itu, puasa tak boleh dilakukan secara ekstrim yang berakibat mengganggu kesehatan. Salah satu berkah sahur adalah ia dapat menjaga kesehatan fisik, dan itu bisa maksimal jika dilakukan di pengunjung malam.
Selain berkah fisik, sahur juga berkaitan dengan berkah spiritual. Hal ini karena waktu terbaik di malam hari untuk beribadah adalah waktu sahar, yakni sepertiga malam terakhir hingga terbitnya fajar. Abu Harairah meriwayatkan dari Baginda Rasul Saw., beliau berkata:
ينزل ربنا تبارك وتعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا حين يبقى ثلث الليل الآخر، يقول: من يدعوني فأستجيب له، من يسألني فأعطيه، من يستغفرني فأغفر له
Artinya: “Tuhan kita Tabaraka wa ta’ala turun ke langit terdekat (dari bumi) saat tersisa sepertiga malam yang terakhir. Dia berkata, “Siapakah yang mau berdoa kepada-Ku lalu doanya akan Saya penuhi? Siapakah yang mau meminta kepada-Ku, lalu Saya akan memberinya? Siapakah yang mau meminta ampunan kepadaku, lalu Saya akan mengampuninya?” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Dengan mengakhirkan bersahur hingga menjelang subuh berarti seseorang telah melakukan ibadah di waku terbaik di malam hari. Harapannya, ia tidak saja mengkonsumsi makanan di waktu terbaik ini, akan tetapi juga melakukan kegiatan ibadah yang sangat berpotensi membawa keberkahan yang lebih sempurna.
Penulis: Linatun Nashihah - Santri Nahdlatul Ulama
Editor: Abdul Ghofur Maiomen - Rois Syuriah PBNU
Load more