News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasar Malam Ramadhan di Kudus, Berkah bagi Pedagang Mainan Tempo Dulu

Pasar malam sebagai hiburan masyarakat yang bermunculan di sejumlah sudut di Kudus, Jawa Tengah saat bulan Ramadhan menjadi berkah bagi para pedagang mainan tempo dulu.
Kamis, 23 Maret 2023 - 17:10 WIB
Mainan tempo dulu yang dijual pedagang di Pasar Malam Ramadhan, Kudus, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, tvOnenews.com - Pasar malam tiba sebagai hiburan masyarakat bermunculan di sejumlah sudut kota di Kudus, Jawa Tengah saat datangnya bulan Ramadhan.

Momen tersebut menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang mainan tempo dulu dalam meraup pundi-pundi rupiah. Seperti yang dialami pedagang mainan kapal otok-otok hingga celengan dan patung dari bahan tanah liat.

Hagi salah satunya, Ia berjualan mainan berupa kapal otok-otok di pasar malam Dandangan di pusat Kota Kudus. Mainan tempo dulu tanpa baterai tersebut laris diburu pembeli yang mayoritas anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan memanfaatkan kapas yang dibakar menggunakan minyak goreng kapal mainan ini bisa berputar sambil mengeluarkan bunyi otok-otok.

Mainan tempo dulu yang dijual pedagang di Pasar Malam Ramadhan, Kudus, Jawa Tengah. (Galih Manunggal)

Dalam sehari, Hagi mengaku bisa menjual hingga dua kodi atau sekitar 40 buah. Harganya pun bervariasi antara Rp 20 ribu Rp 30 ribu, tergantung model dan bentuk kapal.

“Ya kalau lagi ramai ya bisa sampai 2 kodi terjual, kalau sepi paling setengah kodi. Pakai kapas sama minyak goreng caranya. Kalau harga yang kecil Rp 20 ribu kalau yang besar Rp 30 ribu,” ujarnya.

Senada dengan Hagi, pedagang mainan lainnya yakni Hartatik, warga Mayong Jepara tersebut mengaku senang bisa kembali berjualan mainan dari bahan tanah liat pasca 3 tahun vakum akibat pandemi.

Ia menjual beraneka bentuk mainan anak mulai dari celengan, teko, alat masak, hingga patung tokoh kartun yang dibuat dari tanah liat atau gerabah. Harganya pun cukup terjangkau, yakni mulai Rp 3 ribu rupiah saja untuk satu buahnya. Hartatik mengaku bisa menjual lebih dari 50 buah mainan dalam sehari.

“Sudah 3 tahun nggak jualan ini ya karena pandemi kan, Alhamdulillah seneng bisa jualan lagi. Harganya mulai Rp 3 ribu satunya kalau pas ramai bisa jual sampai 50 buah lebih,” terang Hartatik.

Selain mainan, masih banyak pula barang yang dijajakan di pasar malam Ramadan, diantaranya kerajinan unik, hiasan rumah, aneka kuliner hingga hewan peliharaan. (Gml/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Tindak Club di Bali Diduga Jadi Tempat Peredaran Narkoba, Tersangka Diperiksa

Bareskrim Polri Tindak Club di Bali Diduga Jadi Tempat Peredaran Narkoba, Tersangka Diperiksa

Tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan penindakan terhadap sebuah tempat hiburan malam (club) yang diduga menjadi tempat peredaran narkotika di Bali.
Kabar Buruk untuk Penggemar Apple, iPhone 18 Pro Kemungkinan Tidak Sediakan Varian Warna Hitam

Kabar Buruk untuk Penggemar Apple, iPhone 18 Pro Kemungkinan Tidak Sediakan Varian Warna Hitam

Menurut bocoran dari Macrumors, kabarnya Apple tidak akan menyediakan varian warna premium hitam untuk iPhone 18 Pro yang akan rilis pada September 2026 nanti.
Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 3 April: Laga Debut Dua Bintang Voli dari Eropa di Indonesia

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 3 April: Laga Debut Dua Bintang Voli dari Eropa di Indonesia

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026 Jumat 3 April yang akan menyajikan dua pertandingan dari sektor putri dan putra.
Laga Sengit Final Four Proliga Surabaya, Electric PLN Mobile Tumbangkan Pertamina Enduro 3-2

Laga Sengit Final Four Proliga Surabaya, Electric PLN Mobile Tumbangkan Pertamina Enduro 3-2

Jakarta Electric PLN Mobile sukses menaklukkan rival kuatnya, Jakarta Pertamina Enduro, lewat duel lima set yang menegangkan dengan skor 3-2 di Surabaya.
Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Polda Metro Jaya mengungkap kronologi kecelakaan yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Raya Sulawesi, Jakarta Utara, Jumat (3/4/2026).
Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

AFC resmi menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung dan Ratchaburi FC usai insiden kericuhan suporter di 16 besar ACL 2. Denda besar diberikan, ini rinciannya.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT