News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berburu Buka Puasa : Lezatnya Aneka Masakan Asli Pakistan di Ampel Surabaya

berburu takjil dan menu berbuka puasa yang unik, di kawasan religi Ampel Surabaya, ditemui masakan ala Timur Tengah hingga ala Asia Selatan Pakistan
Rabu, 29 Maret 2023 - 15:00 WIB
Berburu buka puasa : Lezatnya aneka Masakan asli Pakistan
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com - Bulan Ramadan tak lengkap rasanya jika tanpa berburu takjil dan menu berbuka puasa yang unik dan berbeda. Di Surabaya, khususnya kawasan religi Ampel Surabaya, banyak ditemui masakan ala Timur Tengah hingga masakan ala Asia Selatan Pakistan dan Afganistan.

Kepulan asap ramai berpadu dengan riuh orang berbicara lantang berbahasa urdu (Pakistan Selatan), sambil membakar ayam dan olahan kambing, terasa asing dan membuat kita merasa tidak berada di Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedai masakan khas Pakistan ini berada tepat di dekat kawasan Masjid Ampel Surabaya, tepatnya Jalan KH Mas Mansyur 144 Surabaya.

Disini menawarkan berbagai menu olahan ayam, ikan, dengan bumbu kambing bakar dengan rempah masallah khas Pakistan. 

Uniknya, pengunjung dibuat merasakan sensasi makan seperti di lahore Pakistan, karena dekorasi hingga pegawai mengenakan pakaian khas Pastun. 

Semua menu dimasak langsung oleh chef asli orang Pakistan. Para pemilik resto juga merupakan perantau keluarga asli Pakistan yang telah dua tahun berada di Surabaya. 

Rafiullah Ahmad (40) bos atau pemilik resto asli Pakistan itu menyebut, MKR Special Nasi Plater 5 rasa yang paling jadi favorit pembeli.

“Ada 50 ribu untuk satu orang, ada untuk dua orang, ada untuk 5 orang,” kata Maawiya.

Selama Ramadan, lanjut Maawiya, restoran selalu diserbu pengunjung untuk buka puasa. Bahkan sehari sebelum puasa, mampu menghabiskan 60 kilogram nasi.

“Kemarin, kita bikin 6 kali masak, orang ramai sekali, mau habis. Jam 8 malam tutup. Per panci bisa sampai 10 kilogram nasi. Restoran buka dari jam 2 siang sampai 11 malam kalau puasa. Pas gak Ramadhan jam 10 pagi sampai 12 malam,” imbuhnya lagi. 

Beragam nama menu lezat yang ditawarkan sangat disukai lidah masyarakat Surabaya dari seekh kabab dari olahan daging kambing, tikka atau sate sapi ala Pakistan, malai boti ayam mirip dengan kare ayam, hingga ayam tikka boti atau ayam pangam merah dimakan dengan nasi briyani ayam anggra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mkr special nasi plater 5 rasa yang paling jadi favorit pembeli.

“Rasanya wuenak tenan rasa gurihnya. Nasi Briyani yang dimasak langsung dengan olahan daging kambing atau ayam merah belum pernah saya temui sebelumnya. Saya sendiri penasaran dan datang kesini ternyata memang enak banget,” ujar Miranti, salah satu pengunjung.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bentrok Antarwarga di Walenrang Kembali Pecah, Tokoh Publik Minta Kapolda Sulsel Segera Dievaluasi

Bentrok Antarwarga di Walenrang Kembali Pecah, Tokoh Publik Minta Kapolda Sulsel Segera Dievaluasi

Ketua Lembaga Pemerhati Publik meminta Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro, dievaluasi menyeluruh karena dinilai tak mampu meredam konflik
Kasus Pelajar di Bantul yang Tewas Dikeroyok, Para Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Kasus Pelajar di Bantul yang Tewas Dikeroyok, Para Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan seorang pelajar bernama Ilham Dwi Saputra (16) di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta tengah menjadi sorotan publik.
Tragis! 2 ART Lompat dari Lantai 4 Kos di Benhil Jakpus, Polisi Periksa Majikan

Tragis! 2 ART Lompat dari Lantai 4 Kos di Benhil Jakpus, Polisi Periksa Majikan

ua asisten rumah tangga (ART) dilaporkan melompat dari kamar kos milik majikannya. Satu orang di antaranya tewas.
Tiga Gereja di Getasan Kabupaten Semarang Jadi Sasaran Pencurian, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

Tiga Gereja di Getasan Kabupaten Semarang Jadi Sasaran Pencurian, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

Serangkaian kasus pencurian yang menyasar rumah ibadah terjadi di wilayah Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
KPK Sebut Total Uang yang Dikembalikan PIHK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji Sudah Rp100 Miliar Lebih

KPK Sebut Total Uang yang Dikembalikan PIHK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji Sudah Rp100 Miliar Lebih

Tujuan pemeriksaan terhadap PIHK ini untuk mengumpulkan alat bukti hingga optimalisasi recovery asset.
Diduga Timbulkan Bau Tak Sedap, Warga JCG Sampai Kini Masih Gencar Tolak RDF Rorotan

Diduga Timbulkan Bau Tak Sedap, Warga JCG Sampai Kini Masih Gencar Tolak RDF Rorotan

Proyek Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara sampai kini masih ditolak warga karena menimbulkan bau tidak sedap.

Trending

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), gencar melakukan upaya besar untuk mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi. 
Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Lantas, seperti apa profil Reno Munz, pemain Bundesliga 2 yang siap dinaturalisasi untuk bermain bersama Timnas Indonesia? Simak penjelasannya di bawah ini.
Tak Ingin Bertele-tele, Pengacara Jusuf Kalla Skak Rismon soal Kasus Ijazah Jokowi: Simple, Sebut Saja Siapa Pendananya

Tak Ingin Bertele-tele, Pengacara Jusuf Kalla Skak Rismon soal Kasus Ijazah Jokowi: Simple, Sebut Saja Siapa Pendananya

Dalam kasus ijazah mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Pengacara Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) Abdul Haji Talaohu tak ingin bertele-tele. Ia langsung
Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Megawati Hangestri yang sebelumnya digadang-gadang bakal kembali meramaikan liga voli Korea Selatan justru dikabarkan tak lagi menjadi prioritas klub-klub peserta
Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April, menyuguhkan laga perdana partai puncak dari sektor putra dan putri yang digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Raja assist eks kasta teratas Eropa ini belum bisa dinaturalisasi untuk FIFA Matchday Juni. Ada tembok regulasi FIFA yang menghalanginya membela Timnas Indonesia lebih cepat.
Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Sebanyak 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat, mulai dari guru hingga staf tata usaha, belum menerima upah mereka untuk bulan Maret dan April 2026. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT