GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nyopirin Ustadz Azhari Nasution: Puasa Menjadikan Pribadi Tidak Serakah

Puasa itu esensinya al-imsaku artinya menahan. Orang tak mungkin bisa menahan kalau tidak mengendalikan. Step awalnya adalah mengendalikan baru dia bisa menahan
Senin, 3 April 2023 - 18:01 WIB
Pembawa acara Rizky Darmansyah (kiri) dan narasumber 'Nyopirin Ustadz' Ustadz Azhari Nasution (kanan).
Sumber :
  • Religi One

Jakarta, tvOnenews.com - Ustadz Azhari Nasution menyebut puasa menjadikan manusia untuk tidak serakah.

Hal itu disampaikan Ustadz Azhari Nasution dalam program 'Nyopirin Ustadz' yang telah tayang dalam kanal YouTube tvOnenews, Sabtu (1/4/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Puasa itukan esensinya al-imsaku artinya menahan. Orang tidak mungkin bisa menahan kalau tidak mengendalikan. Step awalnya adalah mengendalikan baru dia bisa menahan," kata Ustadz Azhari Nasution. 

Lebih lanjut Ustadz Azhari menyebut esensi puasa itu akan terasa apabila ada objek yang dicintai dan kita mampu maraihnya, tapi kita mampu menahan diri kita.

"Kenapa ada keserakahan? karena orang tidak bisa mengendalikan porsinya (keinginannya). Orang sering lupa antara kebutuhan dan keinginan. Dia kira itu kebutuhan, padahal itu keinginan. Nah esensi puasa adalah mengajarkan kita menahan segala sesuatu, bukan hanya lapar dan juga dahaga saja," tuturnya.

Menurut Ustadz Azhari masih banyak orang yang menjalani puasa fisik saja, yaitu puasa yang berfokus pada menahan lapar dan haus saja. 

"Konsekuensinya, setelah dia buka puasa, dia bukan seperti orang lapar tapi kelaparan, semuanya diambil, tidak kontrol diri, itu serakah jadinya," katanya.

Menurutnya, Al-Ghazali pernah berkata 'kalau ada orang yang ketika berbuka puasa dia memakan apapun yang tidak boleh dia makan di siang hari, sebenarnya dia bukan puasa, tapi pindah jam makan saja'.

"Puasa malatih kita menahan lapar. Lapar itu jalan spiritual mendekatkan diri kepada Tuhan. Harusnya kalau melatih lapar, ketika berbuka, makanlah secukupnya, jangan serakah. Tapi realitanya kalau kita berbuka seperti kelaparan, semua kita makan," tuturnya.

Ustadz Azhari menyebut, berdasarkan hadist, puasa itu merupakan prisai, yang bisa melindungi kita dari hal-hal negatif. 

"Jadi puasa itu portal, portal dari godaan syetan. Kata nabi, kalau ada orang yang memancing emosi kamu, ketika kamu berpuasa, katakan dalam diri kamu, 'saya melakoni puasa, saya enggak mau berantem' tambahnya.

Menurutnya banyak yang salah dalam menerjemahkan Inni shoimun. Makna inni Shoimun menurutnya bukan berarti 'aku sedang puasa', lebih dari itu, inni shoimun berarti 'aku melakoni puasa'. 

"Sehingga orang yang berpuasa dengan orang yang melakoni puasa itu berbeda. Jadi ramadhan ini kita dituntut bukan hanya sedang (puasa) tapi harus melakoni puasa," terangnya.

Orang yang disebut melakoni puasa itu ada dua hal. Pertama puasa bukan cuma menahan lapar dan haus tapi mempuasakan seluruh organ yang melekat dalam diri. 

"Matanya dipuasakan, telinganya dipuasakan, tangannya dipuasakan, sehingga dia puasa tapi tidak gibahin orang, karena mulutnya juga puasa, engga ngejulidin orang," ujarnya.

Kedua seseorang dianggap melakoni puasa kalau puasanya tidak dibatasi ruang dan waktu. 

"Setelah ramadhan dia tetap berpuasa. Bukan puasa menahan lapar dan haus, tapi mempuasakan yang tadi, organ-organ dari hal-hal yang tidak baik. Bukan karena bulan Ramadhannya tapi dia memang ingin mempuasankan diri dari hal-hal yang tidak disukai Tuhan," katanya.

Contoh kongkret puasa melatih manusia untuk tidak serakah dengan hal yang halal apalagi yang haram adalah kebiasaan saat berbuka puasa. 

Berdasarkan data, Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia, akan tetapi di saat yang bersamaan, Indonesia juga adalah negara penyumbang sampah makanan (food waste) terbesar kedua di dunia. 

"Dan angka food waste itu meningkat dua kali lipat di saat momen ramadhan. Ini kontra produktif dengan pesan puasa. Puasa menyuruh kita untuk secukupnya, kok kita malah buang-buang makanan," tuturnya.

Lebih lanjut Ustadz Azhari menyebut, jika kita perlu membenahi cara berpuasa dengan makan secukupnya dan tidak membuang-buang makanan.

'Allahumma ikfini bihalalika anharomika'

"Ini adalah doa agar kita tidak serakah, artinya Tuhan cukupilah saya dengan yang halal halal biar enggak melihat yang haram-haram," (muu).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT