GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hati-hati, Patungan Kurban Bisa Tidak Sah kalau Begini, Kata Buya Yahya Hukumnya...

Berhati-hatilah jika patungan kurban karena bisa jadi tidak sah gara-gara ini menurut Buya Yahya, simak apa penyebab patungan kurban menjadi tidak sah hukumnya.
Jumat, 9 Juni 2023 - 13:54 WIB
Buya Yahya, patungan kurban tidak sah jika
Sumber :
  • YouTube dan pexels

tvOnenews.com - Salah satu metode yang sering dilakukan saat ingin kurban adalah dengan cara patungan.

Metode patungan ini biasanya dilakukan jika merasa tak mampu untuk membeli jenis hewan kurban tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misalnya ingin kurban sapi, akan tetapi karena harganya yang cukup tinggi maka mengajak beberapa orang untuk patungan.

Patungan kurban seperti ini tentu sangat lumrah terjadi di masyarakat.

Akan tetapi, harus berhati-hati karena patungan kurban bisa menjadi tidak sah karena beberapa faktor.

tvonenews

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al Bahjah TV, berikut penjelasan Buya Yahya tentang patungan kurban yang tidak sah.

Terlebih dahulu Buya Yahya menjelaskan tentang apa itu patungan kurban dan hukumnya dalam Islam.

"Patungan kurban adalah bergabungnya beberapa orang dalam hal mengumpulkan dana untuk membeli hewan kurban," jelas Buya Yahya.

Berkaitan dengan itu, Buya Yahya menyebutkan bahwa ada patungan kurban yang sah dan ada yang tidak sah.

"Dalam patungan kurban ini ada yang sah dan ada yang tidak sah," ujar Buya Yahya.

Lantas apa yang menyebabkan patungan kurban menjadi tidak sah?

"Patungan yang tidak sah, jika mereka berkurban dengan 1 kambing," kata Buya Yahya.

Misalnya, ada satu kelas di sebuah sekolah mengumpulkan uang untuk membeli satu kambing.

"Maka yang demikian ini tidak dianggap sah sebagai kurban," ujar Buya Yahya.

Pasalnya, di dalam Islam berlaku ketentuan 1 ekor kambing hanya untuk kurban 1 orang.

Sementara hewan besar seperti sapi bisa untuk 7 orang.

Oleh sebab itulah, kurban patungan dengan 1 ekor kambing tidak sah tapi tetap mendapatkan pahala sebagai sedekah.

"Akan tetapi sembelihan ini tetap menjadi pahala untuk menyenangkan sesama di hari raya," kata Buya Yahya.

Dari sini Buya Yahya mengingatkan untuk tidak melarang sekolah-sekolah yang melakukan patungan kurban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Makanya kalau di SMP, SMA ada patungan kurban, itu namanya saja kurban tapi bukan kurban, tapi jangan dilarang juga,"  pesan Buya Yahya.

"Biarpun tidak jadi kurban maka dia tetap mendapatkan pahala untuk menyenangkan orang di hari itu dengan sembelihan kurban," sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Masih Identifikasi Pelaku Penjambretan HP Milik WN Italia

Polisi Masih Identifikasi Pelaku Penjambretan HP Milik WN Italia

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menjelaskan pihaknya masih mengidentifikasi pelaku penjambretan WN Itali di Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Klaim “Republik Oligarki” Dinilai Ngawur

Klaim “Republik Oligarki” Dinilai Ngawur

Evident Institute menemukan kekeliruan Celios berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik yang menunjukkan arah sebaliknya.
KDM Berkomentar Menohok soal Polemik Jalan Khusus Angkutan Tambang Bogor

KDM Berkomentar Menohok soal Polemik Jalan Khusus Angkutan Tambang Bogor

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM berkomentar terkait polemik jalan khusus angkutan hingga tambang di Bogor. KDM sampaikan bahwa
Timnas Indonesia Minder di Grup Neraka Piala Asia 2027, Rekor Lawan Jepang hingga Thailand Bikin Was-was

Timnas Indonesia Minder di Grup Neraka Piala Asia 2027, Rekor Lawan Jepang hingga Thailand Bikin Was-was

Timnas Indonesia berada di Grup F Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Statistik head-to-head Skuad Garuda bikin publik waswas.
Bayi Laki-laki Ditemukan Pencari Rumput Sedang Menangis di Semak-semak Ring Road Kota Madiun

Bayi Laki-laki Ditemukan Pencari Rumput Sedang Menangis di Semak-semak Ring Road Kota Madiun

Warga Kelurahan Patihan, Manguharjo, Madiun, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki menangis di semak-semak pinggir jembatan Ring Road Kota Madiun.
Bayi Laki-laki Ditemukan Pencari Rumput Sedang Menangis di Semak-semak Ring Road Kota Madiun

Bayi Laki-laki Ditemukan Pencari Rumput Sedang Menangis di Semak-semak Ring Road Kota Madiun

Warga Kelurahan Patihan, Manguharjo, Madiun, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki menangis di semak-semak pinggir jembatan Ring Road Kota Madiun.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT