News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku LGBT Tetap Dianggap 'Najis' Walaupun Sudah Bertaubat, Benarkah? Buya Yahya Beri Penjelasan, Katanya...

Buya Yahya mengingatkan bahwa LBGT adalah penyakit ujian dari Allah SWT. Seorang LGBT yang sudah bertaubat jika masih melakukan dosa LGBT hatinya dianggap kotor
Rabu, 12 Juli 2023 - 15:54 WIB
Pelaku LGBT Tetap Dianggap 'Najis' Walaupun Sudah Bertaubat, Benarkah? Buya Yahya Beri Penjelasan, Katanya...
Sumber :
  • tvOnenews.com

tvOnenews.com - Apakah LGBT dianggap sebagai sebuah penyakit, dan seseorang yang sudah bertaubat kemudian dianggap najis?.

Menurut penjelasan Buya Yahya, dalam agama Islam, siapapun yang berdosa kemudian bertaubat, maka akan diampuni oleh Allah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, terkait penyakit LGBT, merupakan sebuah ujian dari Allah yang patut diperangi.

Bagaimana kemudian terkait kesucian seseorang yang pernah terkena penyakit LGBT lalu ia bertaubat, Buya Yahya beri penjelasan akan hal ini.

Pelaku LGBT Tetap Dianggap 'Najis' Walaupun Sudah Bertaubat, Benarkah? Buya Yahya Beri Penjelasan, Katanya...Source: istockphoto

Dilansir Rabu (12/07/23) dari tayangan YouTube channel Al-Bahjah TV dengan judul "Pelaku LGBT itu Najis Walaupun Sudah Bertaubat, Benarkah ? - Buya Yahya Menjawab," yang diunggah pada 4 Oktober 2020.

"Orang yang melakukan perbuatan homoseksual, meskipun dia mandi dengan setiap tetesan air dari langit dan bumi masih tetap najis. Andaikan pelaku homoseksual mandi dengans setiap tetesan air langit maka dia akan menjumpai Allah dalam keadaan tidak suci. Apakah pernyataan ini benar? Jika benar, bagaimanakah seorang LGBT yang sudah taubat mensucikan diri?," ujar salah satu jamaah.

Buya Yahya berpesan dalam menanggapi hal ini yakni, yang harus dipahami bahwa kepada tiap pendosa, sebesar apapun dosa yang dilakukan, selagi bukan menyekutukan Allah, maka pintu maaf masih ada untuknya.

"Wahai para pendosa, sebesar apapun dosamu, selagi itu bukan menyekutukan Allah, maka akan ada pintu maaf bagimu. Siapapun itu, LGBT, gay, lesbian, dan yang lainnya, maka pintu maaf akan dibuka oleh Allah, dengan catatan mau menuju pintu tersebut," tegas Buya Yahya.

Buya Yahya kemudian menjelaskan bahwa tidak diperkenankan bagi siapapun untuk memutus siapapun hamba Allah yang beriman. 

Sebagian orang yang diuji Allah dengan penyakit LGBT adalah juga merupakan umat Nabi Muhammad SAW.

Dalam hati seseorang tersebut ada keimanan, mengucap syahadat, akan tetapi sedang diuji oleh Allah SWT dengan penyakit tersebut. 

Hati kecil seseorang tersebut mengingkari, dan tidak mau terjerumus dalam penyakit LGBT namun terhalang oleh syahwat yang tidak bisa diredam.

"Dia (pelaku LGBT) berat harus memerangi dengan semuanya. Harus berperang dengan lingkungannya, ibundanya tidak senang, bapaknya tidak senang. Dia (pelaku LGBT) sebenarnya dalam satu musibah," pungkas Buya Yahya. 

"Kalau begitu jangan sampai harapannya diputus untuk bertaubat dengan mengatakan tidak bersih dan sebagainya," sambungnya.

Menjawab pertanyaan tersebut, Buya Yahya menjelaskan bahwa dalam kasus tersebut, maknanya adalah kepada orang (pelaku LGBT) yang tidak bergegas untuk bertaubat. 

Sebab meskipun orang tersebut sudah mandi besar, tapi hatinya masih kotor, masih sering berdosa, karena ia belum bertaubat.

Buya Yahya menegaskan bahwa hal ini dimaknai kepada setiap orang yang tidak ingin bertaubat, masih kerap melakukan dosa dari penyakit LGBT.

"Maka kami ingatkan sadaraku, kepada orang yang terkena penyakit senang sesama jenis, LGBT, lalu mencari kesenangan dengan sesama jenis. Ingat, yang pertama Allah maha luas dengan pengampunannya," terang Buya. 

"Jangan menunda esok hari, hari inilah kesempatan untuk bertaubat. Sekaligus untuk mengobati dirimu sendiri, karena yang bisa mengobati adalah dirimu, kau tahan kau perangi, jangan kau turuti kemauan hawa nafsumu," pesan Buya Yahya.

Semua orang memiliki kewajiban untuk meraih hawa nafsu, namun yang perlu diantisipasi adalah bagaimana meredam dan menyalurkan syahwat ketempat yang seharusnya.

"Begitulah saudaraku, yang diuji oleh Allah dengan LGBT saudaraku saudariku tercinta, semakin engkau menahan hawa nafsumu, pahalamu dan pangkatmu gede," pesan Buya Yahya.

 

Waallu’alam Bishawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinju Dunia: Eddie Hearn Ungkap Perang Mental Tyson Fury Jelang Lawan Anthony Joshua

Tinju Dunia: Eddie Hearn Ungkap Perang Mental Tyson Fury Jelang Lawan Anthony Joshua

Promotor tinju ternama, Eddie Hearn buka suara terkait kabar Tyson Fury mulai melancarkan perang psikologis menjelang duel akbar melawan Anthony Joshua di kelas berat yang akan berlangsung pada 11 Desember 2026.
Jubir KPK Budi Prasetyo Diperiksa Polda Metro, Dicecar 50 Pertanyaan soal Laporan Faizal Assegaf

Jubir KPK Budi Prasetyo Diperiksa Polda Metro, Dicecar 50 Pertanyaan soal Laporan Faizal Assegaf

Jubir KPK Budi Prasetyo diperiksa Polda Metro Jaya terkait laporan Faizal Assegaf. Budi dicecar sekitar 50 pertanyaan selama pemeriksaan.
Duel Tinju Tyson Fury Vs Anthony Joshua Perebutkan Gelar Kelas Berat WBA Super, Ini Jadwalnya

Duel Tinju Tyson Fury Vs Anthony Joshua Perebutkan Gelar Kelas Berat WBA Super, Ini Jadwalnya

Setelah lama dinanti, duel tinju akbar antara Tyson Fury melawan Anthony Joshua akhirnya akan digelar. Pertarungan ini dikabarkan akan memperebutkan gelar juara kelas berat WBA Super.
Gagal Ambil Poin Penuh dari 10 Pemain Timnas Indonesia, Dion Cools Singgung Peluang Malaysia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gagal Ambil Poin Penuh dari 10 Pemain Timnas Indonesia, Dion Cools Singgung Peluang Malaysia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bermain menghadapi 10 pemain sejak Thom Haye menerima kartu merah, Malaysia tetap hanya mampu membawa pulang satu poin dari Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026)
Hitung-hitungan Nasib Timnas Indonesia setelah Ditahan Imbang Malaysia, Masih Mungkinkah Menuju Final FIFA ASEAN Cup 2026?

Hitung-hitungan Nasib Timnas Indonesia setelah Ditahan Imbang Malaysia, Masih Mungkinkah Menuju Final FIFA ASEAN Cup 2026?

Hasil imbang tanpa gol kontra Malaysia di matchday kedua membuat jalan Timnas Indonesia menuju babak final FIFA ASEAN Cup 2026 kian sengit dan menegangkan. Kini
Pembajakan Anggaran DPR Aceh Dikritik

Pembajakan Anggaran DPR Aceh Dikritik

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (Gaanas) melontarkan kritik keras terhadap praktik pembajakan anggaran (budget hijacking) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT