GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Sampai Salah, Begini Tata Cara Tayamum yang Dijelaskan oleh Buya Yahya

Prof. KH.Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya membagikan cara tayamum yang benar. Berikut tata cara tayamun beserta gambarnya yang dirangkum oleh tvOnenews.
Selasa, 29 Agustus 2023 - 05:42 WIB
Buya Yahya Ajarkan Cara Tayamum yang Benar
Sumber :
  • Tangkapan Layar/YouTube Al-Bahjah TV

Jakarta, tvOnenews.com - Prof. KH.Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya membagikan cara tayamum yang benar.

Sebagaimana kita tahu, seorang muslim haruslah dalam keadaan suci ketika menjalankan ibadah kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suci baik saat shalat, tawaf di baitullah atau memegang mushaf Al-Qur’an. 

Bersuci dapat dilakukan dengan berwudhu.

Namun jika tidak ada air, dalam Islam diperbolehkan bersuci dengan tayamum.

Arti tayamum sendiri adalah bersuci dari hadas besar atau hadas kecil dengan debu yang kering, bersih dan suci.

Lantas bagaimana cara tayamum yang benar?


Buya Yahya Praktekkan Cara Tayamum yang Benar (Tangkapan Layar Al-Bahjah TV)

Simak penjelasan Buya Yahya yang dilansir tvOnenews.com pada Selasa (29/8/2023) dari kanal YouTube Al-Bahjah TV dengan judul Ternyata Mudah: Praktek Tata Cara Tayamum yang Benar | Buya Yahya.

“Saat mengusap wajah, jam boleh tak dilepas," jelas Buya Yahya.

“Ambil sejumput pasir atau debu, ambil kertas,  letakkan debu tersebut di atas kertas,” sambung Buya Yahya.


Buya Yahya Praktekkan Cara Tayamum yang Benar (Tangkapan Layar Al-Bahjah TV)

“Letakkan tangan di atas kertas itu, diratakan, lalu niiat untuk tayamum," kata Buya Yahya.


Buya Yahya Praktekkan Cara Tayamum yang Benar (Tangkapan Layar Al-Bahjah TV)

“Jika tidak hafal, niat boleh bahasa Indonesia, Allah mengerti,” ujar Buya Yahya.

“Disunnahkan ditepuk,” sambung Buya Yahya.

Namun Buya Yahya mengingatkan bahwa yang ditepuk adalah punggung tangan, bukan telapak tangan yang akan diusapkan ke wajah.


Buya Yahya Praktekkan Cara Tayamum yang Benar (Tangkapan Layar Al-Bahjah TV)

“Ditepukkan agar rontok debunya," jelas Buya Yahya.

Setelah itu usapkan ke wajah.


Buya Yahya Praktekkan Cara Tayamum yang Benar (Tangkapan Layar Al-Bahjah TV)

Setelah itu, letakkan kembali ke atas kertas yang ada debu tadi.

Lalu usapkan ke tangan.

“Kalau tangan tak boleh pakai jam tangan atau cincin, karena debu tidak akan bisa masuk seperti air," tandas Buya Yahya.

Usapkan bagian luar dari bawah sampai atas lalu bagian dalam tangan. Namun jangan sampai telapak tangan diusap.


Buya Yahya Praktekkan Cara Tayamum yang Benar (Tangkapan Layar Al-Bahjah TV)

“Separuh telapak tangan kanan terus usapkan tangan kiri, telapak kiri jangan ganggu, karena untuk usap tangan kiri,” kata Buya Yahya.


Buya Yahya Praktekkan Cara Tayamum yang Benar (Tangkapan Layar Al-Bahjah TV)

“Jika usap-usap saja juga bisa, yang penting seluruh tangan terkena usapan, asalkan telapak tangan jangan karena untuk usap tangan yang satu,” jelas Buya Yahya sambil ia mempraktekkan.


Buya Yahya Praktekkan Cara Tayamum yang Benar (Tangkapan Layar Al-Bahjah TV)

Itulah cara tayamum yang dijelaskan oleh Buya Yahya, beserta gambarnya.

Agar semakin jelas, berikut ringkasan urutan secara tertulis, tata cara tayamum yang dikutip tvOnenews dari Buku Panduan Agama Islam untuk Masyarakat Awam yang ditulis oleh Imam Durori.


Ilustrasi Orang Berdoa saat Tayamum (freepik)

1. Niat bertayamum untuk menjalankan shalat:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Baca: Nawaetuttayammuma listibaakhatishsholaati fardhollillaa ta'aalaa.

Artinya: Aku niat bertayamum agar diperbolehkan menjalankan shalat semata-mata karena Allah subhanahu wata'ala "

2. Menempelkan kedua telapak tangan pada permukaan suatu benda yang diyakini terdapat debu yang kering, bersih dan suci.

3. Kedua telapak tangan kemudian diusapkan pada wajah.

4. Selanjutnya kedua telapak tangan ditepukkan demi untuk membuang sisa debu.

5. Kedua telapak tangan kembali ditempelkan pada sesuatu yang diyakini terdapat sisa debu kering yang bersih dan suci, namun jangan di tempat yang sebelumnya.

6. Telapak tangan kiri mengusap punggung jari tangan kanan digeser hingga punggung hasta tangan sampai siku lalu naik ke bagian muka hasta tangan, lalu geser hingga pergelangan tangan.

Kemudian telapak tangan mengusap punggung jari tangan dan telapak tangan kanan mengusap punggung jari tangan kiri digeser hingga punggung hasta tangan kiri sampai siku lalu naik ke bagian muka hasta tangan kiri geser hingga pergelangan tangan.

Namun harus dicatat bahwa satu kali tayamum hanya bisa dipakai untuk satu kali shalat dan tayamum untuk shalat fardhu harus dilakukan setelah masuk waktunya.

Dalil yang Memperbolehkan Tayamum


Ilustrasi Al-Qur'an (pexels)

Sementara dalil dibolehkannya bertayamum sebagai pengganti wudhu atau mandi junub antara lain adalah firman Allah SWT dalam al-Qur'an yakni surah an-Nisa ayat 43.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَقْرَبُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْتُمْ سُكَارٰى حَتّٰى تَعْلَمُوْا مَا تَقُوْلُوْنَ وَلَا جُنُبًا اِلَّا عَابِرِيْ سَبِيْلٍ حَتّٰى تَغْتَسِلُوْا ۗوَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُوْرًا

"Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu mendekati shalat ketika kamu dalam keadaan mabuk, sampai kamu sadar apa yang kamu ucapkan, dan jangan pula (kamu hampiri masjid ketika kamu) dalam keadaan junub kecuali sekedar melewati jalan saja, sebelum kamu mandi (mandi junub). Adapun jika kamu sakit atau sedang dalam perjalanan atau sehabis buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, sedangkan kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Sungguh, Allah Maha Pemaaf, Maha Pengampun," (QS an-Nisa ayat 43).

Berkenaan dengan tayamum, Imam Durori menjelaskan bahwa Khujjatul Islam Syaikh Imam al-Ghazali berkomentar di dalam bukunya Ihya 'Ulumuddin mengenai siapa saja yang dibolehkan melakukan tayamum.

"Siapa saja yang kesulitan menggunakan air, baik karena ketiadaannya setelah berusaha mencarinya, atau karena ada sesuatu halangan seperti takut dengan hewan buas, sedang dalam penjara, air yang ada hanya cukup untuk minum, bisa mendapatkan air namun harganya lagi lebih mahal dari harga normal, atau karena luka atau sakit yang apabila terkena air bisa membahayakan, maka bersahara, tunggulah hingga masuk waktu shalat fardhu, dan bertayamumlah".

Dengan adanya tayamum maka tak ada alasan bagi umat muslim untuk meninggalkan shalat jika mampu. 

Sungguh Allah SWT amatlah memudahkan umatnya dalam beribadah kepadaNya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disarankan bertanya langsung kepada Ulama atau Ahli Agama Islam agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

Wallahua’lam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Begal Bersenpi, Beraksi di Jakarta-Bekasi dan Pernah Tembak Korban

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Begal Bersenpi, Beraksi di Jakarta-Bekasi dan Pernah Tembak Korban

Tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku begal yang beraksi di wilayah hukum Polda Metro Jaya, dan videonya sempat viral di media sosial pada beberapa waktu lalu.
Dukung Presiden Prabowo, PP ISMAHI Tekankan Pentingnya Persatuan Nasional

Dukung Presiden Prabowo, PP ISMAHI Tekankan Pentingnya Persatuan Nasional

Pengurus Pusat Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (PP ISMAHI) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden RI, Prabowo Subianto dalam memperkuat persatuan nasional dan menjaga stabilitas negara di tengah tekanan ekonomi global.
Trending Topic: Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Kabar Baik untuk Warga Jabar dari KDM

Trending Topic: Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Kabar Baik untuk Warga Jabar dari KDM

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari keputusan Dedi Mulyadi hingga penghargaan didapat Sherly Tjoanda.
Resmi Masuk Jerman, Platform Logistik On-Demand Ini Siap Bikin UKM Berlin Makin Gesit

Resmi Masuk Jerman, Platform Logistik On-Demand Ini Siap Bikin UKM Berlin Makin Gesit

Platform logistik on-demand resmi masuk Jerman lewat Berlin, menawarkan pengiriman fleksibel untuk UKM di tengah kebutuhan layanan cepat dan transparan.
Puji Pelayanan Haji 2026, Timwas DPR: Negara Benar-Benar Hadir Layani Jemaah

Puji Pelayanan Haji 2026, Timwas DPR: Negara Benar-Benar Hadir Layani Jemaah

Anggota Timwas Haji DPR RI, Nurdin Halid, menyebut layanan haji tahun ini mengalami lonjakan kualitas sejak pengelolaan dialihkan dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah.
Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Sebanyak 289 santri dari jenjang Madrasah Aliyah Pusat Putra, Putri, serta Madrasah Tahfiz Attaqwa Bekasi secara resmi dilepas untuk melanjutkan pengabdian ke masyarakat dan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT