Penjelasan Rinci Ustaz Felix Siauw Tentang Masjidil Aqsa, Kompleks Kuno yang Disucikan oleh Tiga Agama
- kolase tvOnenews/YouTube Felix Siauw/Pexels
Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Felix Siauw menjelaskan dengan rinci mengenai Masjidil Aqsa, kompleks kuno yang memang disucikan oleh tiga agama.Ā
āPalestina ini satu kota yang sangat penting bagi tiga agama,ā jelas Ustaz Felix Siauw, sebagaimana dikutip tvOnenews.com dari Kanal YouTube Felix Siaw.
Wilayah Palestina ini disebut dengan bahasa internasional sebagai Yerusalem.
āKalau orang-orang muslim mungkin lebih mengenalnya dengan nama Al-Quds,ā kata Ustaz Felix Siauw.
Ustaz Felix Siauw kemudian menjelaskan mengapa disebut al-quds atau yang artinya suci, hal ini karena memang merupakan tempat suci dari tiga agama.
āPertama agama Yahudi mereka menganggapnya adalah agama yang suci karena disebut dengan tanah terjanji bagi mereka yang mereka ambil dari pada kitab-kitab suci mereka,ā jelas Ustaz Felix Siauw.
Menurut kepercayaan orang-orang Yahudi, wilayah ini adalah tanah terjanji yang dijanjikan oleh tuhan kepada orang-orang Yahudi atau Bani Israil.
āSedangkan bagi orang-orang Kristen atau orang-orang Nasrani ini juga menjadi tempat yang suci bagi mereka karena disinilah letak Yesus mengadakan perjamuan terakhir,Ā sebelum dikhianati oleh Yudas,ā kata Ustaz Felix Siauw.
Itulah kepercayaan mereka dan disinilah juga ada tempat yang namanya Bukit Golgota yang mereka yakini sebagai tempat penyaliban Yesus Kristus.
Sementara bagi Islam tentu berbeda.
![]()
Kompleks Masjidil Aqsa (pixabay/krysrianwin)
āSedangkan bagi orang Muslim, kita sudah tahu bahwa tempat ini menjadi kiblat pertama kaum muslim, ya itu adalah Masjidil Aqsa itu sendiri,ā tandas Ustaz Felix Siauw.
Dalam Al-Qurāan Allah telah mengabadikan mengenai pentingnya Al Aqsa bagi kaum muslim.
āDengan sebuah ayat yang disampaikan oleh Allah dalam surat Al-isra,ā kata Ustaz Felix Siaw.
Berikut firman Allah Surah Al-Isra ayat 1 yang menceritakan mengenai perjalanan Nabi Muhammad saat isra miāraj dan singgah di Masjidil Aqsa sebelum naik ke langit ketujuh.
Ų³ŁŲØŁŲŁ°ŁŁ Ų§ŁŁŁŲ°ŁŁŁŁ Ų§ŁŲ³ŁŲ±Ł°Ł ŲØŁŲ¹ŁŲØŁŲÆŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁŲ§ Ł ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁ ŁŲ³ŁŲ¬ŁŲÆŁ Ų§ŁŁŲŁŲ±ŁŲ§Ł Ł Ų§ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁ ŁŲ³ŁŲ¬ŁŲÆŁ Ų§ŁŁŲ§ŁŁŁŲµŁŲ§ Ų§ŁŁŁŲ°ŁŁŁ ŲØŁ°Ų±ŁŁŁŁŁŲ§ ŲŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŲ±ŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŁ Ų§Ł°ŁŁ°ŲŖŁŁŁŲ§Ū Ų§ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁ Ų§ŁŲ³ŁŁŁ ŁŁŁŲ¹Ł Ų§ŁŁŲØŁŲµŁŁŁŲ±Ł
Load more