News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nabi-nabi yang Pernah di Palestina, Ustaz Abdul Somad: Jadi Hubungan dengan Palestina adalah Keyakinan!

Palestina adalah kota yang diberkahi oleh Allah SWT, selain Makkah dan Madinah. Ustaz Abdul Somad menjelaskan ada tujuh Nabi yang pernah di bumi Palestina.
Minggu, 15 Oktober 2023 - 03:15 WIB
Kompleks Al Aqsa atau Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis, Yerusalem
Sumber :
  • tim tvOnenews/Cahyo Junaedy

Jakarta, tvOnenews.com - Palestina adalah kota yang diberkahi oleh Allah SWT, selain Makkah dan Madinah. 

Menurut para ulama, penyebutan Baitul Maqdis atau Masjidil Aqsa dan daerah sekitarnya itu sebagai negeri yang diberkahi, karena Allah mengutus sejumlah Nabinya ke Palestina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nabi siapa sajakah yang pernah diutus oleh Allah SWT ke Palestina?

tvonenews

Berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang nabi-Nabi yang pernah diutus oleh Allah SWT di bumi Palestina.

Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW tidak lahir dan berdakwah di Palestina.

Beliau lahir di Makkah dan kemudian hijrah ke Madinah.

Namun Nabi Muhammad pernah singgah di Masjidil Aqsa saat Isra Mi’raj.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam firman Allah SWT Surah Al Isra ayat 1.

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Artinya:

Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya) agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.


Kompleks Al Aqsa atau Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis di Yerusalem (pixabay/krysrianwin)

Tak hanya itu, saat awal mula Nabi Muhammad mendirikan masjid setelah beliau hijrah ke Madinah, kiblat shalat mengarah ke Masjidil Aqsa.

“Nabi menghadap ke Masjidil Aqsa lebih kurang 17 bulan,” ujar Ustaz Abdul Somad, dikutip oleh tvOnenews.com pada Minggu (15/10/2023) dari YouTube Belajar Mengaji.

Kemudian Ustaz Abdul Somad menjelaskan saat itu Yahudi membicarakannya.

Nabi Muhammad SAW kemudian menengadah wajahnya ke langit setiap hari, seraya memohon petunjuk dari Allah SWT.

“Maka Allah Ta’ala berfirman,” kata Ustaz Abdul Somad.

Inilah firman Allah SWT yang ditunggu oleh Nabi Muhammad mengenai arah kiblat.

Surah Al-Baqarah ayat 144:

قَدْ نَرٰى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِى السَّمَاۤءِۚ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضٰىهَا ۖ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۗ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ شَطْرَهٗ ۗ وَاِنَّ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ لَيَعْلَمُوْنَ اَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۗ وَمَا اللّٰهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُوْنَ

Artinya:

Sungguh, Kami melihat wajahmu (Nabi Muhammad) sering menengadah ke langit. Maka, pasti akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau sukai. Lalu, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil haram. Di mana pun kamu sekalian berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Sesungguhnya orang-orang yang diberi kitab) benar-benar mengetahui bahwa (pemindahan kiblat ke Masjidil haram) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.

Nabi Isa AS

Kompleks Al Aqsa atau Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis di Yerusalem (tim tvOnenews/Cahyo Junaedy)

Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa sebelum Nabi Muhammad singgah di Masjidil Aqsa, ada Nabi yang diturunkan di Palestina.

“Allah turunkan nabi bernama Isa di tempat di mana tempat yang dijadikan kiblat oleh nabi Muhammad selama 17 bulan,” kata Ustaz Abdul Somad.

Nabi Isa adalah memiliki seorang ibu bernama Maryam, yang namanya dijadikan nama sebuah surah di dalam Al-Qur’an.

“Maryam punya ayah dan ayahnya namanya juga surah dalam Al-Qur’an yaitu surah Ali Imran, ali keluarga,” jelas Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa ayah Maryam meninggal kemudian semua orang berebut ingin menjadi bapak asuh dari Maryam.

Hingga kemudian diundi dan terpilihlah Nabi Zakaria.

“Banyak sekali pengikut Nabi Isa AS,” kata Ustaz Abdul Somad.

Namun, pemimpin-pemimpin saat itu tidak suka melihat pengikut Nabi Isa AS yang banyak, maka dibuatlah rencana untuk membunuh Nabi Isa.

“Lalu pendeta Yahudi dan penguasa Romawi menyerbu, terjadi mukjizat Nabi Isa,” jelas Ustaz Abdul Somad.

Allah buat Yudas menjadi tampak seperti Nabi Isa.

“Mana Isa? Allah mengangkat nabi Isa AS,” tandas Ustaz Abdul Somad.

Nabi Musa AS


Kompleks Al Aqsa atau Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis di Yerusalem (pixabay)

Selain Nabi Isa AS, sebelumnya ada Nabi yang juga diutus ke Palestina, ia adalah Nabi Musa AS.

Nabi Musa lahir di Mesir, tempat yang dipimpin oleh raja paling zalim yakni Firaun.

Nabi Musa diutus untuk berdakwah di Bani Israil.

Singkat cerita, setelah dikejar oleh Firaun dan tentaranya, Nabi Musa diperintahkan oleh Allah untuk pergi ke Palestina.

“Kemudian Firaun mengejar, Nabi Musa, iya di Mesir di Afrika utara, ketika itu raja bernama Firaun,” kata Ustaz Abdul Somad.

Kisah Nabi Musa, Bani israil lari dan Firaun ini dikisahkan dalam Al-Qur’an Surah At Thaha.

“Setelah melewati sungai Nil dan Firaun ditenggelamkan, Nabi Musa menuju Palestina tetapi sebelum  sampai ke Palestina Nabi Musa meninggal di dataran Sinai,” jelas Ustaz Abdul Somad.

Kemudian kata Ustaz Abdul Somad, perjalanan dilanjutkan oleh murid nabi Musa bernama Yusak.

“Ditulis latin Josua, Josua dan Bani Israil sampailah ke Palestina,” kata Ustaz Abdul Somad.

Nabi Daud AS


Kompleks Al Aqsa atau Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis di Yerusalem (tim tvOnenews/Cahyo Junaedy)

Namun sebelum umat Nabi Musa, Bani Israil tiba di Palestina, sebelumnya, sudah ada Nabi di sana.

“Adakah sebelumnya nabi di Palestina? ada itulah nabi yang ibadahnya diizinkan Muhammad SAW untuk kita amalkan,” ujar Ustaz Abdul Somad.

Padahal, ibadah-ibadah sebelum zaman Nabi Muhammad SAW tidak diizinkan.

“Ini boleh, siapakah? ia adalah nabi Daud AS,” kata Ustaz Abdul Somad.

Nabi Sulaiman AS


Kompleks Al Aqsa atau Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis di Yerusalem (Tangkapan Layar/ YouTube Ustaz Felix Siauw)

Nabi Daud AS memiliki anak yakni Nabi Sulaiman AS.

“Punya anak, raja juga Salomon  yaitu Sulaiman,”ujar Ustaz Abdul Somad.

“Lahir Sulaiman alaihi salam, juga ada di Palestina,” jelas Ustaz Abdul Somad.

Dikisahkan bahwa Nabi Sulaiman pernah melakukan renovasi terhadap Masjidil Aqsa dan berdoa di dalamnya.

Nabi Ibrahim AS


Kompleks Al Aqsa atau Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis di Yerusalem (Istimewa)

Namun jauh sebelum para Nabi yang disebutkan di atas, ada nabi yang diutus oleh Allah SWT ke Palestina.

“Sebelum itu jauh ada juga nabi, dia adalah Ibrahim AS,” kata Ustaz Abdul Somad.

Nabi Ibrahim tidak lahir di Palestina, tapi di Babilonia, Irak.

“Kemudian hijrah ke Palestina bersama istrinya Sarah,” kata Ustaz Abdul Somad.

Kemudian Nabi Ibrahim menikah dengan Siti Hajar dan lahirlah Nabi Ismail.

“13 tahun setelah itu lahirlah nabi Ishaq. Dari Siti Sarah,” kata Ustaz Abdul Somad.

Inilah keluarga kecil Nabi Ibrahim kecil yang luar biasa, yang menurunkan para Nabi.

“Keluarga Nabi Ibrahim lahir nabi nabi yang diutus oleh Allah SWT ke bumi Palestina,” kata Ustaz Abdul Somad menegaskan.

Ustaz Abdul Somad kemudian menjelaskan bahwa inilah makna dari Surah As Saba ayat 18 tentang Palestina yang diberkahi.

Maka Ustaz Abdul Somad menegaskan bahwa hubungan kita dengan Palestina bukan hubungan bilateral.

“Bukan hubungan negara bukan kebangsaan Palestina adalah keyakinan,” tandas Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad menyarankan jika ada yang memiliki rezeki maka kirimlah bantuan.

“Jika tidak bisa maka kirimkan doa,” saran Ustaz Abdul Somad.

Itulah nabi-nabi yang pernah di Palestina.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Disarankan bertanya langsung kepada ulama, pendakwah atau ahli agama Islam, agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Wallahhua’alam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ambisi Hijau Agung Sedayu Group: Sulap Hutan Lindung Banten Jadi Wisata Ramah Lingkungan Tanpa Rusak Alam?

Ambisi Hijau Agung Sedayu Group: Sulap Hutan Lindung Banten Jadi Wisata Ramah Lingkungan Tanpa Rusak Alam?

Agung Sedayu Group kembangkan hutan lindung Banten jadi wisata hijau. Fokus pada rehabilitasi mangrove, fasilitas publik, dan infrastruktur.
Pluim Blak-blakan Bongkar Fakta Mengejutkan di Tengah Kasus Dean James, Sebut Ada Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Pegang Paspor Ganda

Pluim Blak-blakan Bongkar Fakta Mengejutkan di Tengah Kasus Dean James, Sebut Ada Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Pegang Paspor Ganda

Wiljan Pluim mengungkap dugaan sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia masih menyimpan paspor Belanda, di tengah polemik status Dean James.
Irina Voronkova Jadi Pemain Termahal Proliga 2026? Segini Perbandingannya dengan Pemain Lokal

Irina Voronkova Jadi Pemain Termahal Proliga 2026? Segini Perbandingannya dengan Pemain Lokal

Berapa gaji atau nilai transfer Irina Voronkova di Jakarta Pertamina Enduro pada Final Four Proliga 2026? Federasi PBVSI sebenarnya sudah memiliki pedoman terkait
Masyarakat Dinilai Puas Pelaksanaan Mudik Lebaran 2026, Kenyamanan Jadi Indikator Utama

Masyarakat Dinilai Puas Pelaksanaan Mudik Lebaran 2026, Kenyamanan Jadi Indikator Utama

Tingkat kepuasan publik dalam pelaksanaan mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tercatat mencapai 85,3 persen.
Gebrakan Agung Sedayu Group: Garap 900 Hektare Mangrove Banten, Proyek Raksasa Rp7 Triliun Jadi Sorotan

Gebrakan Agung Sedayu Group: Garap 900 Hektare Mangrove Banten, Proyek Raksasa Rp7 Triliun Jadi Sorotan

Agung Sedayu Group ajukan proyek 900 hektare mangrove di Banten lewat PIK 2. Investasi Rp7 triliun dan konsep hijau jadi perhatian.
Hector Souto Pantang Anggap Remeh Vietnam sebagai Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF Futsal 2026

Hector Souto Pantang Anggap Remeh Vietnam sebagai Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF Futsal 2026

Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Vietnam di Nonthaburi Hall, Bangkok, Jumat (10/4/2026) pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026. 

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT