Menangis Saat Shalat Memangnya Boleh? Termasuk Godaan Setan atau tidak? Ustaz Adi Hidayat Bilang Kalau Ada Orang Yang...
- Kolase Tim tvOnenews
Melanjutkan, yang paling menarik menurut Ustaz Adi Hidayat adalah, ayat ini tidak pernah bicara apakah yang dibacakan quran ini mengerti isinya atau tidak
Karena ada satu kondisi dimana saat kita mendengar ayat Quran tiba-tiba menangis.
"Ingin ikut-ikut. Saya tanya tadi saya nangis bacaan tuh, ngerti gak artinya bacaan saya? Antum kenapa ikut menangis padahal belum tentu ngerti isinya," terang Ustaz Adi Hidayat.
Jadi ada situasi tertentu yang membuat kita terarah untuk memohon. Dalam situasi ini kita bisa lihat apakah permainan setan atau memang keadaan hati terdalam yang memohon rahmat Allah SWT.
Kemudian bagaimana membedakan shalat menangis termasuk kebaikan atau godaan setan? Menurut Ustaz Adi HIdayat, ada dua hal:
1. Jika dalam shalat, tangisan kita membuat lebih khusyu dengan Allah, hadir permohonan terbaik, penyesalan terbaik akan dosa-dosa.
Maka ini dipastikan petunjuk kebaikan, bagian dari hidayah.
2. Tapi kalau dengan tangisan membuat shalat Anda tidak khusu, mengganggu fokus, dan cenderung dibuat-buat untuk menangis dan sebagainya.
Maka bisa dipastikan itu bukan berasal dari hal-hal yang baik.
"Karena tidak sedikit yang ketika melihat orang lain menangis, dia belum menangis. Gak enak ah saya belum nangis, dia aja menangis. Gitu kan bisa aja kan," jelas Ustaz Adi Hidayat.
Hal ini menghasilkan sebab akibat, jika seseorang bisa menangis dalam shalat, maka Anda pun bisa. Bahkan sudah direncanakan sebelum melaksanakan shalat.
"Takutnya apa, ketika selesai shalat dia tanya, kenapa kamu gak nangis?. Jadi ada sesuatu yang dipersiapkan mengganggu konsentrasi shalat," papar Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat juga menyampaikan bahwa hal ini termasuk berlaku bagi imam dan makmum. Bisa jadi imamnya benar, atau salah saat menangis ketika shalat.
"Ada imam ingin memimpin shalat, hanya sekedar mengesankan bahwasanya saya imam yang paling khusyu. Bisa membuat makmum menangis. Masya Allah," ungkap Ustaz Adi Hidayat.
"Makmumnya benar, imamnya salah. Ingat semua amal itu ditentukan oleh niat," pungkasnya.
Load more