Punya Utang tapi Ditagih kok Marah-marah? Hati-hati Kata Ustaz Khalid Basalamah Nanti di Hari Kiamat...
- YouTube
tvOnenews.com - Tidak sedikit orang yang ketika punya utang tapi saat ditagih untuk melunasinya malah marah-marah kepada pemberi utangnya.
Padahal dulu ketika meminta pinjaman utang ia melakukannya dengan sangat lembut sampai memelas-melas.
Akan tetapi ketika ditagih utang malah jadi orang yang sangat berbeda dari sebelumnya.
Lantas adakah hukuman bagi orang-orang yang punya utang tapi ketika ditagih malah marah-marah?
![]()
Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Ustaz Khalid Basalamah, berikut penjelasan tentang kewajiban melunasi utang.
Menurut Ustaz Khalid Basalamah, fenomena orang punya utang ditagih malah marah-marah itu banyak terjadi di zaman sekarang.
"Ini banyak terjadi ya, banyak orang begitu mau utang luar biasa merengek-rengek, nangis-nangis," ujar Ustaz Khalid Basalamah.
Ketika ditagih lebih galak dibanding pemberi utang saat ditagih utangnya.
"Begitu ditagih, seperti pemilik utang yang kasian, datang ke rumah ditutupin pintu, nagih dimarah-marahin, aneh sekali," kata Ustaz Khalid Basalamah.
Apakah tidak ada azab atau ancaman bagi orang-orang yang demikian?
Menurut Ustaz Khalid Basalamah, di dalam Islam perkara utang tidak boleh dianggap remeh.
Ada ancaman dari Allah dan Rasulullah kepada orang-orang yang tidak mau melunasi utang.
Bahkan seseorang yang sudah meninggal pun jika masih punya utang maka wajib dilunasi atau direlakan oleh pemberi utangnya.
Perlu diketahui bahwa ada perbedaan tegas antara orang yang memang belum mampu melunasi utang dan orang yang sengaja tidak mau bayar.
Jika memang belum mampu, lantas si pemberi utang memberikan keringanan kepada orang tersebut, maka menurut Ustaz Khalid Basalamah, Allah akan berikan pahala senilai sedekah kepada pemberi utang itu.
Lantas apa hukuman bagi orang-orang yang tidak mau melunasi utangnya?
"Siapa yang berutang sesuatu dari seseorang dan Allah mengetahui bahwa dia tidak akan melunasinya kepada pemiliknya," ujar Ustaz Khalid Basalamah.
"Lalu dia membujuk pemilik uang dengan beragam macam iming-iming, saya pasti bayar, saya pasti begini, saya pasti bayar tepat waktu, jaminannya ini dan seterusnya dengan nama Allah sehingga berhasil mendapatkannya dengan cara bathil," lanjutnya.
Load more