News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hukum Selamatan Orang Meninggal Dunia 3, 7, 40, 100 Hari Memangnya Boleh? Buya Yahya Tegaskan...

Apakah boleh hukumnya mengadakan selamatan orang yang meninggal dunia? Simak penjelasan Buya Yahya tentang selamatan 3 hari, 7 hari, hingga 100 hari dalam Islam
Minggu, 17 Desember 2023 - 06:10 WIB
Buya Yahya, hukum selamatan orang meninggal
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Apakah boleh umat Islam mengadakan selamatan orang meninggal dunia dalam 3, 7, 40, hingga 100 hari?

Pada masyarakat Indonesia, biasanya ada yang mengadakan acara selamatan orang yang meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas bagaimana hukum selamatan menurut Islam?

Apakah boleh atau termasuk hal yang dilarang?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al Bahjah TV, berikut penjelasan Buya Yahya tentang hukum selamatan orang meninggal dunia.

Terkait dengan masalah ini, Buya Yahya mengungkapkan bahwa di dalam ajaran Islam ada anjuran untuk perbanyak amalan tertentu ketika ada keluarga yang meninggal dunia.

"Di saat ada sanak, kerabat, saudara, orang tua  meninggal dunia maka kita dianjurkan untuk berbakti dengan cara mendoakan mereka dengan doa sebanyak-banyaknya," jelas Buya Yahya.

Termasuk juga dengan menyisihkan rezeki dan sedekahkan untuk orang tua yang sudah meninggal.

"Kemudian yang kedua, jika kita punya rezeki dan sebagainya. Kita potong rezeki kita, kita sedekahkan untuk orang tua," kata Buya Yahya.

Sedekah yang dimaksud Buya Yahya ini tidak ada batasan waktunya, boleh kapan pun selama diniatkan pahalanya untuk orang tua yang sudah meninggal.

"Nah, tentunya itu nggak ada batasan waktunya. Boleh setiap pagi anda sedekah untuk orang tua, Anda ngasih makan orang fakir, lalu anda niatkan," ujar Buya Yahya.

"Bukan hanya nunggu 7 hari 4 hari. 7 hari berapa? 40 hari," lanjutnya

Tanpa ada batasan hari atau waktunya, sedekah yang demikian boleh dilakukan kapan saja.

"Setiap hari boleh, setiap hari boleh anda bersedekah, bahkan dianjurkan yang demikian itu. Maka bersedekah sebanyak-banyaknya," jelas Buya Yahya.

Maka jika selamatan yang dimaksud sebagai bentuk sedekah seperti yang dijelaskan oleh Buya Yahya, maka itu bukanlah hal yang terlarang.

"Jika kebaikan-kebaikan, menjadi sebuah yang terlarang, ini adalah mungkin karena dia salah membacanya, dari sisi mana sesuatu ini menjadi sesuatu yang terlarang, isinya sedekah dan berdoa," ujar Buya Yahya,

"Adapun yang dilarang menurut Buya Yahya adalah orang yang tidak mampu tapi memaksakan diri untuk acara selamatan," sambungnya.

Apalagi jika sampai harus berutang demi bisa adakan acara selamatan, itu yang tidak boleh menurut Buya Yahya.

"Panjatan doa dianjurkan, adapun kalau kasusnya adalah orang fakir maksakan diri itu yang enggak boleh," terang Buya Yahya.

"Orang fakir maksakan diri sampai ngutang-ngutang dan sebagainya yaitu ya jangan," lanjutnya.

Jika memang tidak mampu adakan acara selamatan, menurut Buya Yahya cukup dengan mengirim doa saja untuk orang yang sudah meninggal.

"Kalau ngutang-ngutang doa aja, nggak usah pakai sedekah. Nah, kalau masalah salah cara menggunakannya, cara menjalankannya itu jangan disarankan kerjaannya," jelas Buya Yahya.

"Jadi bersedekah itu adalah dianjurkan, bahkan kita bersedekah sepakat ulama nggak ada yang berbeda pendapat," sambungnya.

Adapun sedekah untuk orang yang sudah meninggal menurut Buya Yahya dibolehkan dalam ajaran Islam dan pahalanya sampai.

"Kalau kita bersedekah, kita niatkan untuk orang yang sudah meninggal dunia tidak ada pendapat yang mengatakan tidak boleh," terang Buya Yahya.

"Semua ulama mengatakan boleh," lanjutnya.

Kemudian Buya Yahya menegaskan, jika memang ingin adakan acara selamatan, jangan sembarangan pakai harta warisan karena ada ketentuan yang harus dipatuhi.

"Yang gak boleh adalah dengan mengambil harta yang haram atau mengambil dari harta waris gak boleh," tegas Buya Yahya.

"Harta warisan tidak boleh digunakan untuk sedekah selamatan lah istilahnya begitu, tidak boleh," lanjutnya.

Kecuali jika semua ahli waris sudah setuju jika harta warisan digunakan untuk acara selamatan.

"Gak boleh karena harta waris miliknya bersama, kecuali keluarga semuanya mengizinkan dari keluarga yang sudah dewasa," jelas Buya Yahya.

"Anak kecil tidak bisa dimintai izin, karena anak kecil belum bisa mengizinkannya," lanjutnya.

Selanjutnya, Buya Yahya berpesan untuk tidak mengolok-olok mereka yang tidak mengadakan selamatan karena bisa jadi ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya.

"Ada orang enggak selamatan, hey ini yang bid'ah, belum tentu dong, karena mungkin dia belum sempat aja. Wong dia orang sibuk kok," kata Buya Yahya.

"Tapi dia sedekahnya banyak sudah cukup itu, enggak harus pakai 3 hari 7 hari ya enggak apa-apa, enggak pakai 7 hari," lanjutnya.

Jangan sampai urusan selamatan ini menjadi pemecah belah di antara umat Islam.

"Yang penting enggak caci maki, nggak olok-olok aja," pesan Buya Yahya.

Wallahua'lam.


(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Kalah dari Islam Makhachev, Ian Machado Garry Tantang Petarung Ini di UFC: Tanggal Sudah Ditentukan

Usai Kalah dari Islam Makhachev, Ian Machado Garry Tantang Petarung Ini di UFC: Tanggal Sudah Ditentukan

Ian Machado Garry memberikan petunjuk soal pertarungan berikutnya di UFC setelah mengklaim Michael Morales menghindari duel yang sebelumnya mereka sepakati.
FIFA Soroti Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Sebut Sosok Pemain Ini

FIFA Soroti Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Sebut Sosok Pemain Ini

FIFA memberi sorotan khusus terhadap keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai Piala FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand secara dramatis adu penalti
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Euforia Suporter di GBK Menggila, Polisi Mendadak Keluarkan Peringatan Ini

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Euforia Suporter di GBK Menggila, Polisi Mendadak Keluarkan Peringatan Ini

Polda Metro Jaya menyerukan kepada seluruh lapisan pendukung Timnas ndonesia agar meluapkan kegembiraan atas gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 dengan tetap tertib, sembari mengedepankan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Media Malaysia Sorot Perjuangan Timnas Indonesia Jadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Pantang Menyerah

Media Malaysia Sorot Perjuangan Timnas Indonesia Jadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Pantang Menyerah

Media Malaysia mengakui keberhasilan timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Garuda menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti, Senin (05/10/2026).
Netizen Indo Serbu Akun Timnas Thailand, Ramai-ramai Ucap Terima Kasih: Kalian Luar Biasa

Netizen Indo Serbu Akun Timnas Thailand, Ramai-ramai Ucap Terima Kasih: Kalian Luar Biasa

Usai Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, akun resmi sepak bola Thailand justru dibanjiri komentar netizen Garuda yang memberikan apresiasi dan rasa.
Gandeng Basarnas, 70 Kader Siaga Bencana Cawang Dilatih Keterampilan Water Rescue Hadapi Banjir

Gandeng Basarnas, 70 Kader Siaga Bencana Cawang Dilatih Keterampilan Water Rescue Hadapi Banjir

Sebagai langkah nyata memperkuat kesiagaan warga dalam mengantisipasi ancaman luapan air, Pusat Kajian Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (PKMPB) Universitas Binawan berkolaborasi dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) BASARNAS menyelenggarakan Pelatihan Penyelamatan di Air (Water Rescue). 

Trending

Netizen Indo Serbu Akun Timnas Thailand, Ramai-ramai Ucap Terima Kasih: Kalian Luar Biasa

Netizen Indo Serbu Akun Timnas Thailand, Ramai-ramai Ucap Terima Kasih: Kalian Luar Biasa

Usai Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, akun resmi sepak bola Thailand justru dibanjiri komentar netizen Garuda yang memberikan apresiasi dan rasa.
Ungkapan Haru dan Bangga Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ukir Sejarah Jadi Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Ungkapan Haru dan Bangga Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ukir Sejarah Jadi Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menyuarakan rasa bangga dan haru yang mendalam setelah Timnas Indonesia berhasil mengukir tinta emas dalam kancah sepak bola Asia Tenggara. 
Reaksi Spontan Presiden Prabowo di Tribun Usai Timnas Indonesia Sikat Thailand pada Final FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Spontan Presiden Prabowo di Tribun Usai Timnas Indonesia Sikat Thailand pada Final FIFA ASEAN Cup 2026

Atmosfer sukacita menyelimuti Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (5/10) malam ketika Presiden Prabowo Subianto turut larut dalam pesta perayaan keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai ajang FIFA ASEAN Cup 2026. 
FIFA Soroti Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Sebut Sosok Pemain Ini

FIFA Soroti Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Sebut Sosok Pemain Ini

FIFA memberi sorotan khusus terhadap keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai Piala FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand secara dramatis adu penalti
Media Malaysia Sorot Perjuangan Timnas Indonesia Jadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Pantang Menyerah

Media Malaysia Sorot Perjuangan Timnas Indonesia Jadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Pantang Menyerah

Media Malaysia mengakui keberhasilan timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Garuda menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti, Senin (05/10/2026).
Reaksi Marselino Ferdinan Lihat Ole Romeny Bentangkan Jersey Nomor 7 Saat Selebrasi Juara Timnas Indonesia

Reaksi Marselino Ferdinan Lihat Ole Romeny Bentangkan Jersey Nomor 7 Saat Selebrasi Juara Timnas Indonesia

Marselino Ferdinan turut merayakan kesuksesan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melihat Ole Romeny membentangkan jersey nomor 7 miliknya.
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Euforia Suporter di GBK Menggila, Polisi Mendadak Keluarkan Peringatan Ini

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Euforia Suporter di GBK Menggila, Polisi Mendadak Keluarkan Peringatan Ini

Polda Metro Jaya menyerukan kepada seluruh lapisan pendukung Timnas ndonesia agar meluapkan kegembiraan atas gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 dengan tetap tertib, sembari mengedepankan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT