News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Asal Ikut-ikutan! Ternyata Ini Hukum Merayakan Tahun Baru Masehi Menurut Islam, Ustaz Abdul Somad Bilang Kalau...

Ustaz Abdul Somad memberikan penjelasan bagaimana hukum seorang muslim yang ikut merayakan malam pergantian tahun baru masehi. Menurutnya orang Islam itu...
Minggu, 31 Desember 2023 - 07:36 WIB
Ustaz Abdul Somad saat mengisi kajian
Sumber :
  • YouTube Ustadz Abdul Somad

tvOnenews.com - Hukum merayakan tahun baru Masehi menurut Islam masih banyak menjadi pertanyaan ketika mendekati momen tersebut. 

Sebagian orang Islam masih bingung bagaimana hukumnya jika mereka ikut merayakan malam pergantian tahun baru Masehi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen pergantian tahun baru menjadi salah satu yang dinantikan oleh banyak orang di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia dengan penduduk Muslim terbesarnya.

Meski demikian, perayaan tahun baru justru bukanlah ritual yang diajarkan dalam agama Islam. Lantas bagaimana hukumnya?

Dalam hal ini, ulama kondang Ustaz Abdul Somad memberikan pandangannya terkait hukum merayakan tahun baru Masehi menurut Islam.

Dilansir dari kanal YouTube Tsaqofah TV, Ustaz Abdul Somad mulanya menjelaskan awal mula penggunaan kalender Masehi di seluruh dunia.

Ketika itu, Kaisar Romawi yang bernama Julian membuat urutan penanggalan di masa itu berdasarkan namanya yaitu Kalender Julian.

Selanjutnya kalender tersebut diambil dan dimodifikasi oleh Paus di Vatikan yang bernama Paus Gregorius yang kemudian menjadi Gregorian Calendar.

Selang beberapa waktu, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengadakan pertemuan dan menyepakati jika kalender Gregorian ini bakal digunakan secara seragam di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Atas dasar itu, Ustaz Abdul Somad tidak menampik bahwa orang Islam boleh menggunakan kalender buatan non-muslim tersebut.

Ustaz Abdul Somad (Source: Viva)

"Apakah boleh kita pakai alat non muslim? Boleh, ini kamera non muslim punya. Alat non muslim dipakai boleh, termasuk kalender boleh," kata UAS ketika mengisi ceramahnya.

Tetapi, Ustaz Abdul Somad juga bersikap keras apabila persoalan tersebut telah menyentuh ke ranah akidah atau kepercayaan umat Islam.

"Ketika sudah masuk ritual, ibadah, meniup terompet, itu sudah masuk dalam ritual. Lalu kemudian menyala-nyalakan lilin itu ritual, apalagi membuang waktu percuma, apalagi sampai membawa anak gadis orang yang tidak mahram," pungkasnya. 

Maka dari itu, Ustaz Abdul Somad mengatakan jika orang Islam hendaknya melakukan hal-hal yang sejalan dengan perintah agama, bukan dengan mengikuti perayaan kepercayaan lain.

“Oleh sebab itu, maka kita jaga, tidak ada cara lain. Kalau kebetulan malam tahun baru itu nanti ada acara dzikir, datang ke masjid, itikaf," ucap UAS.

Bahkan, Ustaz Abdul Somad kembali mengatakan dengan tegas jika tidak ada kegiatan yang bermanfaat di malam pergantian tahun tersebut, lebih baik tidur saja.

"(Kalau tidak ada) habis isya tidur," ujar UAS

Kebanyakan orang memang sering memaknai malam pergantian tahun masehi dengan membakar makanan. Dalam hal ini, UAS tidak mempermasalahkan hal tersebut asal tidak menyalahi akidah Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Membakar ayam tidak salah, tapi ketika meyakini makin banyak asapnya naik ke atas maka rezeki banyak, sudah merusak akidah kepada Allah," tutup Ustaz Abdul Somad.

Maka dari itu, sebaiknya orang Islam ganti aktivitas yang sesuai dengan ajaran agama daripada membuang waktu untuk hal yang tak bermanfaat. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Saat tiba di rumah duka, karangan bunga langsung diletakkan di halaman berdampingan dengan papan bunga yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto berwarna biru terang.
Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar (19) disebut sebagai ketua geng motor Warser di Makassar. Polisi menduga kelompoknya terlibat penculikan, penganiayaan dengan busur dan parang
Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Direktorat Jenderal Imigrasi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun
Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Ketua geng motor Waser, Al Kaisar (19), ditangkap polisi di Makassar. Ia diduga terlibat penculikan dan penganiayaan korban yang ditebas parang hingga dipanah.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT