News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minta Air Supaya di Doakan Kiai, Pak Haji atau Ustaz, Boleh atau Tidak? Kata Ustaz Adi Hidayat dalam Islam Hukumnya…

Sebagian orang kerap meminta air doa kepada tokoh keagamaan, seperti Pak Haji, Ustaz, atau Kiai untuk meminta doa. Lantas, apakah diperbolehkan dalam Islam?
Jumat, 26 Januari 2024 - 21:18 WIB
Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Hukum minta air doa ke ustaz dan kiai
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Hingga kini di masyarakat Indonesia masih ditemukan berbagai praktik keagamaan untuk meminta doa dari seorang tokoh keagamaan, salah satunya berupa air doa.

Sebagian orang kerap meminta air doa kepada tokoh keagamaan, seperti Pak Haji, Ustaz, atau Kiai untuk meminta doa dengan berbagai maksud dan tujuan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Air doa kerap diajukan oleh masyarakat lantaran terdapat permintaan seperti untuk kesembuhan penyakit, keselamatan, keberhasilan dalam mencapai sesuati, hingga meminta berkah. 

Permintaan yang kerap diajukan oleh masyarakat seperti meminta air doa untuk kesembuhan penyakit bahkan meminta berkah.

Air putih menjadi media yang paling sering digunakan ketika doa dibacakan oleh Pak Haji, Ustaz, atau Kyai yang kemudian dikenal dengan istilah air doa. 

Lantas, bagaimana hukum dalam Islam jika meminta air doa kepada Pak Haji, Ustaz, atau Kyai? Apakah diperbolehkan atau tidak?

Seorang pendakwah, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bagaimana hukumnya mengenai meminta air doa dari orang-orang tersebut.

Bagaimana penjelasan Ustaz Adi Hidayat mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.


Ustaz Adi Hidayat. (Ist)

Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan tentang hukum meminta air doa kepada Pak Haji, Ustaz, atau Kiai.

Seorang jamaah menanyakan hal tersebut, namun menurut Ustaz Adi Hidayat pada tayangan di YouTube Adi Hidayat Official, bahwa jawaban dari hal ini adalah tergantung pada konteksnya.

"Jika ada orang berobat ke tempat semacam pak Haji, Ustaz atau Kiai yang orang sebut, lalu dikasih obat berupa air minum yang didoakan, apakah termasuk syirik atau bagaimana?," tanya jamaah.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan hal ini dapat ditentukan dari maksud dan tujuan doa itu sendiri digunakan untuk apa.

"Tergantung, jika Anda minta doa, tabarruk dengan doa itu, wasilah, supaya memohon berdoa, didoakan kepada Allah, Anda bisa berdoa sendiri, minta dan bisa saling mendoakan," ungkap Ustaz Adi Hidayat pada tayangan YouTube Adi Hidayat Official. 

Kemudian, Ustaz Adi Hidayat menerangkan bahwa meminta air doa atau tabarruk dengan doa sebagai wasilah kepada Allah SWT itu hukumnya diperbolehkan dalam Islam. 

Akan tetapi, sebelum meminta air doa kepada individu yang dipandang seperti Pak Haji, Ustaz, atau Kiai, diutamakan agar kita sendiri berdoa langsung kepada Allah SWT. 

Ustaz Adi Hidayat sempat mengisahkan bahwa Nabi Muhammad SAW sendiri seringkali saling mendoakan para sahabatnya.  

Rasulullah SAW kerap saling mendoakan para sahabatnya dan bahkan pernah minta dibacakan Al-Quran oleh Abdullah bin Mas'ud.

"Boleh adabnya boleh. Anda ketemu Ulama minta doa. Dulu kami begitu, bertemu Ulama, minta doa Syekh, doakan kami, doakan kami," papar Ustaz Adi Hidayat. 

Akan tetapi dengan munculnya pertanyaan ini, Ustaz Adi Hidayat justru menyayangkan fenomena lain yang terjadi di masyarakat.

Anehnya, saat umat muslim bertemu dengan tokoh orang saleh, justru minta foto, bukan minta didoakan. 

"Ketemu Ulama minta selfie dia," papar Ustaz Adi Hidayat seraya bergurau. 

Ustaz Adi Hidayat kemudian berpesan bahwa lebih baik seseorang meminta doa, kemudian ditempatkan di hati masing-masing dengan keyakinan kepada Allah SWT.

Hal ini bukan tanpa dasar, melainkan dalil tentang ini tertulis dalam QS. Al-Maidah Ayat 35

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَابْتَغُوْٓا اِلَيْهِ الْوَسِيْلَةَ وَجَاهِدُوْا فِيْ سَبِيْلِهٖ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ 

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan carilah wasilah (jalan) untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah (berjuanglah) di jalan-Nya, agar kamu beruntung." (udn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT