GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong Hindari Sifat ini, Buya Yahya Ungkap Ciri-ciri Orang yang Busuk Hati dan Hasad, Ternyata Penyakit Termasuk…

Hasad merupakan salah satu penyakit hati yang harus dihindari oleh setiap manusia. bagaimana caranya untuk menyadarkan umat muslim seperti apa bentuk hasad?
Sabtu, 3 Februari 2024 - 20:01 WIB
Buya Yahya Jelaskan ciri-ciri hasad
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Hasad merupakan salah satu penyakit hati yang harus dihindari oleh setiap manusia. Dalam Bahasa Indonesia, Hasad juga dapat disebut dengan iri atau dengki.

Orang yang memiliki sifat Hasad pasti tidak jauh dari pengaruh setan di sekitarnya. Untuk itu, penyakit ini harus dihindari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, bagaimana caranya untuk menyadarkan umat muslim seperti apa bentuk hasad atau busuk hati?

Dalam satu kajiannya, Buya Yahya menyampaikan terdapat orang yang memiliki ciri-ciri busuk hati dan hasad, termasuk perbuatan yang keji dan hina.

Dilansir dari sebuah tayangan pada kanal youtube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan ciri-ciri orang yang busuk hati dan hasad merupakan sebuah sifat yang dibenci oleh Allah SWT

Berdasarkan kajian tersebut, Buya Yahya menyebutkan terdapat beberapa ciri-ciri orang yang berhati busuk.

Ciri yang pertama yaitu orang yang mencari kejelekan orang lain karena hatinya jelek dan kotor. Sehingga pada umumnya orang tersebut hanya melihat dari kejelekan orang lain saja.

“Ketika melihat kejelekan seseorang haruslah Anda bersedih karena ia adalah umat Nabi
Muhammad SAW," ungkap Buya Yahya pada tayangan di YouTube Al Bahjah TV..

"Jikalau Anda tidak bersedih tandanya iman Anda masih keropos. Seharusnya orang beriman menangis melihat saudaranya kesusahan,” sambung Buya Yahya.


Buya Yahya. (Ist)

Menurut Buya, umat muslim seharusnya memiliki kasih sayang. Salah satu bukti adanya kasih sayang yaitu bagaimana kita memandang orang lain yang sedang dalam kondisi maksiat. 

Dirinya melanjutkan dengan bercerita tentang seorang Imam besar pernah menangis saat mendengar berita bahwa ada orang yang berzina.

Saat orang bertanya mengapa ia menangis kemudian imam besar menjawab, 'Aku tidak rela jika ada umat Nabi Muhammad berzina', ujarnya.

“Yang aku ketahui itu di kampung sana itu ya umat Nabi Muhammad. Aku tidak rela jika ada seorang umat Nabi Muhammad berzina,” tutur Buya Yahya.

Buya Yahya kemudian menambahkan, seharusnya kita sebagai kaum muslim bisa mencontoh hal seperti itu.

Saat mendengar maupun melihat perbuatan zina, mabuk, maka kita dianjurkan untuk berlatih bersikap seperti itu. Bukan kemudian tertawa sambil bisik-bisik pada tetangganya.

Orang yang hatinya memiliki rasa dendam, benci, iri, dengki, terlebih jika melihat umat Nabi Muhammad SAW berzina, dan ia bertepuk tangan, maka dalam dirinya tidak mencerminkan adanya iman sebagai seorang muslim. 

Jika umat muslim tidak bersedih melihat hal tersebut, maka harus disetarakan dengan bacaan doa. Yang kedua, janganlah Anda mencari-cari kejelekan orang lain.

Kemudian yang ketiga, biasakan berucap yang baik-baik saja menurut Buya Yahya. 

"Saat sedang berbicara dengan saudaramu, apapun yang membuat dia jadi tidak senang. Termasuk menghina fisiknya sehingga menyakiti perasaannya itu adalah tanda-tanda hati kita busuk," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menggunjing itu bisa dengan lisan kita, bisa dengan isyarat kita, bisa dengan tulisan." tambahnya.

"Membicarakan kejelekan siapapun, jangan. Jika masih melakukan ini tandanya hati kita tidak menunjukkan cinta kepada sesama muslim. Hidup kita seharusnya menutupi kesalahan orang lain. Hidup kita adalah meminta pengampunan dari Allah SWT,” tutup Buya Yahya. (udn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lengkap! 8 Pernyataan Sikap SMAN 1 Pontianak, Buntut Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI di Kalbar

Lengkap! 8 Pernyataan Sikap SMAN 1 Pontianak, Buntut Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI di Kalbar

Kepsek SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati merilis pernyataan sikap soal dinamika penilaian juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalbar.
Trending Topic: MC Acara LCC MPR RI Sempat Ikut Kompetisi Bakat, Dewan Juri LCC Buka Suara, hingga Imbas Polemik Penilaian Juri LCC Kalbar

Trending Topic: MC Acara LCC MPR RI Sempat Ikut Kompetisi Bakat, Dewan Juri LCC Buka Suara, hingga Imbas Polemik Penilaian Juri LCC Kalbar

Tiga isu seputar Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kalbar menjadi topik yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com Berikut tiga rangkuman berita terpopuler tersebut.
Puluhan Perempuan di Yogyakarta Dilatih untuk Mandiri Secara Ekonomi

Puluhan Perempuan di Yogyakarta Dilatih untuk Mandiri Secara Ekonomi

Berbagai upaya dilakukan dalam memberdayakan kaum perempuan agar mandiri secara ekonomi.
70 Persen Pajak Tambang Diusulkan Kembali ke Desa

70 Persen Pajak Tambang Diusulkan Kembali ke Desa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM mengusulkan 70 persen pajak dari aktivitas pertambangan dikembalikan kepada desa tempat tambang beroperasi.
Ramalan Karier 15 Mei 2026, 5 Weton Ini Diprediksi akan Mendapat Peluang Emas di Hari Jumat Kliwon

Ramalan Karier 15 Mei 2026, 5 Weton Ini Diprediksi akan Mendapat Peluang Emas di Hari Jumat Kliwon

Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami lonjakan prestasi dan keberuntungan karier pada tanggal 15 Mei 2026. Apakah salah satunya adalah wetonmu?
AVC Champions League 2026: Terhenti di Perempat Final, Hitter Nakhonratchasima Akui Ketangguhan Jtekt Stings Aichi

AVC Champions League 2026: Terhenti di Perempat Final, Hitter Nakhonratchasima Akui Ketangguhan Jtekt Stings Aichi

Pertandingan perempat final AVC Champions League 2026 menghadirkan duel sengit antara Nakhonratchasima VC dan Jtekt Stings Aichi di Pontianak, Kamis 14 Mei.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak juga kunjung mendapatkan gaji.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT