GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memangnya Boleh Menunda Kehamilan dengan Keluarkan Air Mani di Luar Rahim? Buya Yahya Jawab Tegas dalam Islam Hukumnya…

Bagi pasangan suami istri yang ingin menunda kehamilan kerap dengan mengeluarkan air mani di luar rahim. Ternyata Buya Yahya tegaskan hukumnya dalam Islam...
Minggu, 11 Februari 2024 - 18:45 WIB
Buya Yahya jelaskan hukum keluarkan air mani di luar rahim untuk menunda kehamilan
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Bagi pasangan suami istri yang ingin menunda kehamilan kerap dengan cara mengeluarkan air mani di luar rahim.

Meski sudah menikah, namun beberapa pasangan memilih untuk menunda kehamilan dengan alasan tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu alasannya seperti ingin menjaga jarak umur anak, agar jarak umur antar anak tidak terlalu dekat.

Oleh karena itu, pasangan kerap mengeluarkan air mani di luar rahim sebagai salah satu cara untuk menunda kehamilan.

Lantas, apa hukumnya dalam ajaran Islam bila mengeluarkan air mani di luar rahim untuk menunda kehamilan?

Seorang pendakwah, Buya Yahya menjelaskan hukum mengenai keluarnya air mani di luar rahim untuk menunda kehamilan.

Seperti apa penjelasan dari Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir dari tayangan di kanal YouTube Al Bahjah TV, berikut penjelasan Buya Yahya tentang air mani dan menunda kehamilan.


Buya Yahya. (Ist)

Dalam hubungan suami istri, terdapat banyak hal yang harus diperhatikan agar tidak bertentangan dengan syariat Islam.

Sehingga pasangan harus memperhatikan apa-apa saja yang dilarang ketika akan berhubungan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Buya Yahya menjelaskan tentang hukum menunda kehamilan.

"Yang pertama adalah, hukum menahan menunda kehamilan bukan sesuatu yang terlarang asalkan tujuannya bukan takut melarat," ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

"Kalau anda menunda kehamilan karena takut melarat, ini kurang ajar kepada Allah," lanjutnya.

Menurut Buya Yahya, menunda kehamilan hukumnya tidak haram asalkan alasannya bukan karena takut miskin. 

"Tapi menunda kehamilan karena mengatur biar anak saya agak gede, bisa ngerawat, bisa ini. Boleh-boleh saja," ujarnya.

Namun, Buya Yahya ingatkan perlu untuk memerhatikan bagaimana cara yang benar dalam menunda kehamilan.

"Cuman cara menundanya ada cara bener, ada cara haram," kata Buya Yahya.

Di antara cara yang diperbolehkan menurut Buya Yahya adalah azl, apakah itu?

"Cara yang bener adalah, cara yang diperkenankan adalah dengan cara azl," tuturnya.

"Ini sudah hampir disepakati, azl itu asalkan ada kesepakatan dari suami istri, azl itu adalah mengeluarkan air mani di luar rahim," sambungnya.

Mengeluarkan air mani di luar rahim ini pernah dilakukan oleh sahabat Nabi dan tidak ada larangan dari Rasulullah.

"Jadi seorang suami disaat ingin keluar mani dikeluarkan di luar, itu namanya azl kata Sayidina Zaid dalam riwayat ini pernah terjadi kepada sahabat Nabi kami pernah melakukan azl, yaitu mengeluarkan sperma di luar dan keadaan Wahyu masih turun," jelas Buya Yahya.

"Kalau emang dilarang mesti ada Wahyu yang turun kepada Nabi, ternyata tidak ada larangan maka termasuk seperti itu membuang sperma di luar dengan tujuannya bukan takut melarat maka itu diperkenankan," terusnya.

Cara lain yang diperbolehkan dalam menunda kehamilan menurut Buya Yahya dengan menggunakan kondom.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemudian apalagi cara yang diperkenankan untuk itu, kalau mohon maaf selama ini yang aman karena tidak ada urusan dengan orang lain seperti menggunakan kondom," ujar Buya Yahya.

"Meningkat lagi, apalagi. Mohon maaf, yang pakai spiral. Namanya IUD, maka itu dengan catatan kalau itu dengan catatan," sambungnya. (far/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia
Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Media Korea Selatan soroti reaksi pelatih Red Sparks Ko Hee-jin setelah mantan anak asuhnya Megawati Hangestri berlabuh ke tim rival Suwon Hyundai Hillstate.
Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Polemik omba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalbar, pernyataan tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait cara pandang “klenik” terhadap situs sejarah Sunda, hingga kisah

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT