News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Manusia Cuma Bisa Tinggal di Bumi, Kenapa Allah Ciptakan Planet dan Galaksi yang Luas? Ternyata Kata Buya Yahya...

Mengapa Allah ciptakan planet, galaksi di alam semesta yang luas tapi manusia cuma bisa tinggal di Bumi? Buya Yahya jelaskan hakikat Allah ciptakan alam semesta
Selasa, 27 Februari 2024 - 15:36 WIB
Buya Yahya, mengapa Allah ciptakan planet dan galaksi tapi manusia hanya bisa tinggal di Bumi?
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Apabila manusia hanya bisa hidup di bumi, lalu kenapa Allah menciptakan planet dan galaksi yang begitu luas?

Pernahkah bertanya-tanya apa hakikat dari penciptaan alam semesta yang sangat luas jika ternyata manusia hanya dapat hidup di bumi?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada begitu banyak planet dan galaksi di alam semesta ini, tapi mengapa manusia tinggal di bumi saja?

Pasti ada hikmah yang Allah hadirkan di balik penciptaan alam semesta.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al Bahjah TV, berikut penjelasan Buya Yahya tentang hakikat Allah menciptakan planet dan galaksi yang luas.

Menjawab hal ini, Buya Yahya menjelaskan bahwa semua yang Allah ciptakan pasti ada manfaatnya.

"Semua yang Allah ciptakan di semesta ini tentu ada manfaatnya," ungkap Buya Yahya.

Namun, tak semua manfaat dari ciptaan Allah diketahui oleh manusia.

"Permasalahannya, tidak semua kemanfaatannya diketahui oleh manusia," kata Buya Yahya.

Terkadang sesama manusia pun punya pemahaman yang berbeda tentang manfaat suatu benda.

"Bahkan antara manusia dengan manusia pun kadang berbeda pemahaman tentang kemanfaatan," ujar Buya Yahya.

"Jadi yang diketahui oleh orang pun ada yang tidak diketahui oleh orang lain," lanjutnya.

Misalnya ada tanaman tertentu di belakang rumah, tapi tak pernah tahu apa manfaatnya.

Padahal, para peneliti di luar negeri mencari-cari tanaman tersebut yang ternyata tumbuh liar di belakang rumah.

Menurut Buya Yahya, ini menjadi contoh bagaimana terbatasnya pengetahuan manusia atas segala sesuatu.

"Tidak usah jauh kita ke planet sana, ternyata di belakang rumah kita ada sesuatu yang bermanfaat kita enggak tahu," kata Buya Yahya.

"Ada suatu tumbuhan yang dicari orang Amerika atau Australia, barangkali itu ada di belakang rumah kita, dan itu mungkin," lanjutnya.

Menurut Buya Yahya, di bumi saja masih ada banyak hal yang belum diketahui oleh manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tak usah jauh-jauh ke planet, yang di bumi saja yang kita pijak tidak semuanya kita tahu," ujar Buya Yahya.

"Bukankah setiap tahun kita mendapatkan berita tentang penemuan-penemuan, khasiat daun ini, khasiat pohon ini, khasiat buah ini," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT