Sejarah dan Asal-usul Shalat Tarawih
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Shalat tarawih adalah ibadah sunnah di bulan suci Ramadhan.
Namun ternyata istilah shalat tarawih belum ada di masa Nabi Muhammad SAW.
Bahkan tidak ada hadis yang menyebutkan istilah shalat tarawih.
Lalu bagaimana sejarah dan asal usul dari shalat tarawih?
Berikut penjelasannya yang dilansir tvOnenews.com dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Shalat tarawih disebut juga dengan shalat Qiyam Ramadhan.
Adapun tujuan dari shalat tarawih adalah untuk menghidupkan malam-malam di bulan Ramadhan.
Shalat Tarawih di Masa Rasulullah SAW
![]()
Sejarah dan Asal-usul Shalat Tarawih (Sumber: pixabay/yusseyhan)
Pada zaman Rasulullah, istilah tarawih belumlah ada.
Rasulullah SAW bahkan dalam hadis-hadisnya juga tidak pernah menyebut kata-kata tarawih.
Semua bentuk ibadah sunnah yang dilaksanakan pada malam hari, lebih terkenal disebut qiyam Ramadhan, bukan dengan kata tarawih.
Adapun shalat tarawih yang dicontohkan Rasulullah SAW pertama kali dikerjakan pada 23 Ramadhan tahun kedua Hijriyah.
Pada masa itu, Rasulullah SAW mengerjakannya tidak selalu di masjid, Baginda Nabi kadang melaksanakannya di rumah.
Hal ini sebagaimana banyak ditemukan dalam teks-teks hadis.
Salah satunya yang diriwayatkan Imam Muslim berikut ini.
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى فِي الْمَسْجِدِ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ ثُمَّ صَلَّى مِنْ الْقَابِلَةِ فَكَثُرَ النَّاسُ ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنْ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَةِ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ فَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنْ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ قَالَ وَذَلِكَ فِي رَمَضَانَ
Load more