GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Bekas Restoran Sushi , Kini Jadi Pusat Aktivitas Ramadhan yang Semarak, Ini Sejarah Musala Ar Rahman di Jepang

mat Muslim baik warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara Jepang melakukan berbagai aktivitas di musala Ar Rahmah yang merupakan bekas restoran sushi di Kota Atsugi, Prefektur Kanagawa.
Senin, 25 Maret 2024 - 03:45 WIB
Jamaah melaksanakan salat di musala Ar-Rahmah, Kota Atsugi, Prefektur Kanagawa.
Sumber :
  • ANTARA

Atsugi, tvOnenews.com - Umat Muslim baik warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara Jepang melakukan berbagai aktivitas di musala Ar Rahmah yang merupakan bekas restoran sushi di Kota Atsugi, Prefektur Kanagawa.

“Alhamdulillah, ini tahun ketiga kami melakukan kegiatan Ramadhan di musala ini. Dulunya ini restoran sushi,” kata pemilik sekaligus pengelola musala Ar-Rahmah Rieska Oktavia kepada Antara di Atsugi, Minggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rieska dan rekannya, Nurhanifah, bersama membeli bangunan tersebut yang kini terdiri dari musala, tempat tinggal serta toko yang menjual berbagai produk Indonesia serta bahan makanan halal.

Dia menambahkan pihaknya melakukan renovasi sedikit demi sedikit untuk mengubah interior restoran menjadi musala yang dilengkapi tempat berwudu, bahkan kamar mandi bagi jamaah yang menginap.

Dalam kegiatan Ramadhan tahun ini, program di musala tersebut, terdiri dari buka puasa bersama setiap hari, Family Day pada Sabtu yang merupakan kegiatan untuk orang tua dan anak-anak, pesantren kilat selama dua hari satu malam, penerimaan zakat, infak dan sedekah, itikaf dan salat Idul Fitri.

“InsyaAllah ada program Idul Fitri, Ied Ceria, ramah-tamah, kami biasanya menghidangkan masakan Indonesia lengkap dengan ketupatnya,” katanya.

Rieska mengatakan setiap harinya selalu ada jamaah yang datang, bahkan umat Muslim Jepang yang ikut melaksanakan salat Jumat serta tarawih.

Ke depannya, dia ingin mengajak lebih banyak warga Jepang ke musala tersebut dengan menyusun program-program yang lebih menarik bagi mereka

“Kemarin-kemarin itu buat saya pribadi masih deg-degan untuk mengundang orang asing karena khawatir pelayanan kita belum bisa memadai. Tapi, pelan-pelan Alhamdulillah mencoba memberanikan diri,” ujarnya

Saat ini, musala Ar-Rahmah sudah bekerja sama dengan Nihon Madani yang membantu kegiatan, seperti menerjemahkan materi kajian ke dalam bahasa Jepang agar menjamah lebih banyak warga negeri sakura itu.

Terkait tantangan yang dihadapi, dia mengaku selama ini selalu ada saja pihak-pihak yang membantu baik itu untuk terlibat dalam kegiatan maupun biaya operasional.

“Alhamdulillah saya sendiri merasakan Allah yang mencukupkan rezeki. Kayak waktu itu mau pasang AC, ada teman datang dari Amerika, dia liburan di sini. Dia ikut menyumbang, saya belum membuka amplopnya. Ketika dibuka jumlahnya pas sesuai yang dibutuhkan,” katanya.

tvonenews

Rieska berharap ke depannya semakin banyak orang yang tahu tentang keberadaan musala Ar-Rahmah dan turut memakmurkan ataupun membantu berbagai kegiatan.

“Harapan kami, kalau tempat ini digunakan banyak orang yang bersujud kepada Allah dan mendapat manfaat serta kebaikan, mudah-mudahan itu bisa menjadi syiar kita untuk dakwah di Jepang,” katanya.

Salah satu jamaah, Wahdaniah, mengikuti berbagai kegiatan di musala Ar-Rahmah, mulai dari kajian, buka puasa bersama hingga salat berjamaah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia merupakan perawat yang bekerja di Prefektur Gunma yang berjarak sekitar 166 kilometer dari musala tersebut.

“Kenapa saya datang jauh-jauh dari Gunma karena saya merasa menemukan keluarga baru di sini,” katanya.(ant/bwo)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Alarm Campak di Indonesia: 8.372 Kasus Terkonfirmasi dan 6 Anak Meninggal, Mayoritas Belum Pernah Imunisasi

Alarm Campak di Indonesia: 8.372 Kasus Terkonfirmasi dan 6 Anak Meninggal, Mayoritas Belum Pernah Imunisasi

Kasus campak di Indonesia capai 8.372 kasus pada awal 2026 dengan 6 kematian anak. Pemerintah jalankan imunisasi wabah dan pastikan stok vaksin aman.
Dua Anggota Polres Toraja Terima Setoran Rp10 Juta Tiap Minggu dari Para Bandar Narkoba: Gampang Kalau Ada Kesepakatan

Dua Anggota Polres Toraja Terima Setoran Rp10 Juta Tiap Minggu dari Para Bandar Narkoba: Gampang Kalau Ada Kesepakatan

Dua oknum polisi di Polres Toraja diduga menerima uang setoran Rp10 juta tiap minggu dari para bandar narkoba. Kedua oknum polisi tersebut AKP AE dan Aiptu N.
Harga BBM Maret 2026 Kompak Naik: Pertamax hingga Shell Tembus Rp14 Ribuan per Liter, Ini Daftar Lengkapnya

Harga BBM Maret 2026 Kompak Naik: Pertamax hingga Shell Tembus Rp14 Ribuan per Liter, Ini Daftar Lengkapnya

Harga BBM Maret 2026 Kompak Naik: Pertamax hingga Shell Tembus Rp14 Ribuan per Liter, Ini Daftar Lengkapnya
Polisi Beberkan Alasan Dokter Richard Lee Ditahan: Mangkir, Tapi Live TikTok!

Polisi Beberkan Alasan Dokter Richard Lee Ditahan: Mangkir, Tapi Live TikTok!

Polda Metro Jaya mengungkap alasan penahanan terhadap dokter Richard Lee yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen.
Dulu jadi Pelatih Andalan Timnas Indonesia, sekarang Fokus Melatih Pemain di Klub Besar ini

Dulu jadi Pelatih Andalan Timnas Indonesia, sekarang Fokus Melatih Pemain di Klub Besar ini

Masih ingatkah anda sama eks pelatih timnas Indonesia ini? Sosoknya sangat populer dan masih aktif melatih loh.

Trending

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda mengungkap Jay Idzes kini diincar Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Sassuolo disebut memasang harga transfer fantastis hingga Rp695 miliar.
Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Jay Idzes resmi menjadi pemain Indonesia dengan estimasi nilai transfer tertinggi sepanjang sejarah. Bek Sassuolo itu melampaui rekor Mees Hilgers setelah ETV-nya tembus €11,7 juta.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT