GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Lucu dan Menggemaskan, Hewan Ini Sebaiknya Tidak Dipelihara di Rumah, Buya Yahya Bilang Kalau Itu Bisa Menimbulkan...

Meski lucu dan menggemaskan Buya Yahya mengingatkan jika sebaiknya hewan ini tidak dipelihara di rumah. Pasalnya ada beberapa hewan yang jika dipelihara justru
Jumat, 29 Maret 2024 - 13:51 WIB
Meski Lucu dan Menggemaskan, Hewan Ini Sebaiknya Tak Dipelihara di Rumah, Buya Yahya Bilang Kalau Itu Bisa Menimbulkan...
Sumber :
  • Viva

tvOnenews.com - Dalam salah satu ceramahnya Buya Yahya menerangkan bahwa ada hewan yang sebaiknya tidak dipelihara di rumah, meski lucu dan menggemaskan.

Hewan-hewan ini kerap kali menjadi hewan peliharaan karena dianggap memiliki bentuk yang lucu serta terkadang tingkahnya menggemaskan bagi sebagian orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, hewan-hewan lucu dan menggemaskan itu tidak dianjurkan untuk tidak dipelihara di rumah.

Mengapa hewan-hewan ini lantas tidak dianjurkan untuk dipelihara di rumah? Apakah memang bisa menimbulkan bahaya

Melansir dari YouTube Al Bahjah TV, Jumat (29/3/2024) berikut adalah penjelasan Buya Yahya soal hewan peliharaan, termasuk hewan yang sebaiknya tidak dipelihara di rumah.

Sebagai umat Islam, kita perlu memperhatikan hukum dari segala tindakan sehari-hari, termasuk dalam urusan hewan peliharaan. 

Jangan sampai kemudian kita menjadikan hewan-hewan tertentu sebagai hewan peliharaan namun justru menimbulkan keburukan. 

Salah satu hewan yang kerap dipelihara karena dianggap lucu adalah hamster

Hamster dianggap sebagai hewan mungil mirip tikus yang memiliki tingkah lucu dan menggemaskan.

Lantas bagaimana hukumnya memelihara hamster di rumah? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.

"Hamster itu kita pernah dengar termasuk jenis tikus," kata Buya Yahya. 

"Berarti kita masuk bab pembahasan tentang melihara tikus," sambungnya. 

Buya Yahya menerangkan bahwa Rasulullah SAW menjelaskan setidaknya ada lima jenis hewan yang diperbolehkan untuk dibunuh dalam Islam. 

"Rasul mengatakan, ada lima jenis binatang (hewan) yang enggak apa-apa kalau mau dibunuh," ujar Buya Yahya. 

"Yang pertama adalah burung gagak, yang kedua adalah kalajengking, kemudian elang yang memakan binatang, kemudian tikus, kemudian anjing yang membahayakan," lanjutnya menerangkan. 

Karena hewan-hewan tersebut boleh untuk dibunuh, maka hukumnya menjadi wajib dibunuh jika sudah pasti membahayakan baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

"Nabi mengatakan tidak dilarang, artinya boleh, sesuatu menjadi wajib membunuh jika sudah pasti membahayakan," jelas Buya Yahya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Binatang-binatang tadi kalau pasti membahayakan harus dibunuh dong," lanjutnya. 

Dari sini Buya Yahya berpesan kepada para jamaah, jika memang berbahaya dan harus dibunuh maka semestinya hewan-hewan itu tidak dipelihara. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.
Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun menyoroti maraknya praktik judi online (Judol) yang kini telah menyasar anak-anak usia sekolah dasar (SD).

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT